
***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
...🍃READING BOOK🍃...
"hiks....hiks....aku bodoh hiks....harus pergi sekarang"tangis Dita setelah mengingat kejadian semalam,dirinya begitu bodoh mengapa dengan mudahnya memberikan mahkotanya yang begitu berharga di dirinya.
21 tahun ia jaga namun terbuang sia-sia pada orang yang tak ia kenal.dengan tergopoh-gopoh Dita langsung mengambil baju nya yang tak layak dipakai lagi,ia pun melihat baju kemeja yang cukup besar ditubuhnya yang sepertinya itu adalah baju pria yang telah merenggut mahkotanya secara terpaksa.
segeralah dita mengambil kemeja besar itu,dengan rambut acak-acakan Dita pergi keluar kamar bar itu lalu pergi keluar dari bar untuk menyetop taksi.
terlihat bar masih belum buka,ia pun dengan cepat pergi agar tak ditemui oleh pria yang bikin ia takut.akhirnya ia menyetop taksi lalu pergi masuk meninggalkan bar sebagai kenangan buruk dihatinya.
sedangkan didalam kamar,Bima yang baru bangun mengerjam berusaha menstabilkan cahaya yang mengenai matanya.ia menelisik kamar dan tubuhnya yang sudah tak memakai busana dan ia mengingat kembali apa yang terjadi pada dirinya semalam.
Bima memegang kepalanya yang sedikit berdenyut,ia berusaha mengingat kembali namun kepalanya semakin sakit, akhirnya ia pun pergi kekamar mandi tanpa satu benang pun yang melekat ditubuhnya.
cukup lama Bima didalam kamar mandi, akhirnya ia pun keluar dan memperhatikan kasurnya yang sangat berantakan dan terlihat sepertinya warna merah muda lengket pada kasurnya.
"apa ini,kenapa bisa ada noda"ucap Bima bingung.
pasalnya ia kemaren hanya bertemu dengan gadis yang ia suka lalu ia tak ingat lagi,namun saat ia melihat robekan baju di lantai membuatnya berpikir pasti terjadi sesuatu pada dirinya dan gadis itu.
"kemana gadis itu,aku akan bertanggungjawab atas nya"ucap Bima lalu mengambil hp nya yang terletak di kasur yang sepertinya dari kemarin hpnya sudah terhimpit oleh beban tubuhnya.
"siapkan satu stile baju untuk ku"ucap Bima dari sebrang telpon.
tak lama kemudian seseorang datang membawa satu stile baju untuk nya,lalu ia pun langsung memakai baju itu dan pergi tak lupa ia menyuruh seorang pembersih kamar untuk bersihkan kamarnya.
Bima langsung pergi ke rumah sakit tempat kakek Dita berada,karna ia tau pasti gadis itu berada disana dan ia akan berbicara secara baik-baik untuk gadis itu.
sesampainya diparkiran rumah sakit,ia melihat Dita keluar dengan baju yang tertutup dan muka sedikit fresh namun tetap saja terlihat matanya yang sembab.
__ADS_1
Bima terus memperhatikan gadis itu sampai gadis itu masuk kedalam rumah sakit dan ia pun mengikutinya.terlihat bahwa gadis itu sedikit kesulitan dalam berjalan.sempat Bima berpikir apa ia terlalu menyakiti gadis itu sehingga membuat gadis itu untuk berjalan pun susah.
gadis itu masuk kedalam kamar salah satu kamar pasien no 31 anggrek.setelah mengetahui kamar dimana gadis itu masuk,Bima pun pergi menuju tempat administrasi rumah sakit.
ia akan menggali semuanya dan akan membayar biaya berapa pun yang akan ia keluarkan.yang penting ia membalas kesalahan nya karna terlalu menyakiti hati gadis itu.
"no 31 anggrek lantai 3,siapa yang dirawat disana"ucap tegas Bima.
"maaf tuan,tuan siapanya keluarga"ucap resepsionis itu dengan sopan.
"saya yang akan membayar biaya rumah sakit nya"ucap Bima
"siapa nama anda"tanya nya
"kau tak perlu tau,kau hanya mengasih info semuanya dan akan aku bayar semua biaya dan sekalian informasi mu"ucap datar Bima dengan mata tajam.
resepsionis itu merasa takut dan akhirnya ia pun melihat semua data yang diucapkan oleh Bima.
"seorang kakek berumur 64 tahun dengan cucunya yang bernama Dita Maharani. biaya rumah sakit selama 1 bulan sudah dia bayar namun 2 bulan nona Dita belum memberikan"jawab resepsionis.
"tuan jamier mengalami penyakit jantung dan gagal ginjal,disini kami sedang mencari pendonornya setelah nona Dita menyelesaikan administrasi dua bulan sebelumnya"jawab resepsionis itu membaca semua informasi dari layar komputernya.
"berapa biaya nya"ucap Bima to the point.
"biaya inap 30 JT dan obat-obatan 15 juta,dan jika ingin melakukan operasi jantung sementara waktu sekitaran 500 jt karna dari hasil scan bahwa tuan jamier memiliki jantung yang cukup langkah sehingga kita harus mencari pendonor yang cocok"jawab resepsionis itu.
"lakukan segera dan semua biaya akan saya tanggung,ini kartu nya"ucap Bima dan langsung memberikan kartu gold
"baik tuan,siapa nama anda"ucap resepsionis.
"ngk perlu buat nama,lakukan saja sesuai yang ku ingin kan"ucap Bima dan langsung pergi meninggalkan rumah sakit itu.
__ADS_1
*****
dikamar ruang inap,Dita berusaha kuat agar sang kakek tak mendapatkan pikiran.saat ini ia sedang menyuapi sang kakek dengan bubur yang sudah berada di meja nakas.biasanya sang kakek akan menunggu dirinya baru ia akan memakan bubur itu.
"apa terjadi sesuatu sayang"ucap Sanga kakek membelai rambut sang cucu
"aku baik-baik saja kek,makan lah kau sebentar lagi akan minum obat"ucap Dita dengan senyumnya.
"bukalah syal mu sayang,apa kamu tak gerah"ucap jamier dengan memegang syal yang sangat tebal itu.
"tak kakek,kepala ku sepertinya sedikit terkilir.bantal terlalu keras membuat tulang leherku sedikit bergeser"ucap Dita dengan bohong.
"baiklah,nanti pergilah ketempat urut seharusnya kau menjaga kesehatan mu sayang"
"kesehatan andalah yang seharusnya dipikirkan,aku masih muda dan sehat"jawab Dita
dan mereka pun terlarut dalam perbincangan cucu dan jelek,sampai suatu suara yang membuat mereka berhenti berbicara.
tok....tok...
"permisi tuan dan nona,saya ingin memberikan kabar bahwa kakek anda akan melakukan operasi"ucap dokter itu
"apa!!! bagaimana mungkin sedangkan biaya kakek ku masih belum terbayar"ucap Dita tak percaya akan pernyataan yang diucapkan oleh dokter itu.
"seorang pria yang telah membayar nya,kalian cuman tinggal menikmatinya saja"ucap dokter itu.
"siapa namanya dok,saya mau berterimakasih padanya"ucap Dita dengan air mata bahagia nya.
"dia tak memberitahu namanya nona,tapi apakah anda menyetujui operasi untuk tuan jamier besok"ucap dokter itu.
"baiklah lakukanlah dok,saya akan mencari siapa yang telah membantuku"ucap Dita dan dokter itu hanya mengangguk lalu pergi dari ruang inap jamier.
__ADS_1
@**@@@%
Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁