Real Journey Girl

Real Journey Girl
bab 6


__ADS_3

kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....


...🍃READING BOOK🍃...


malam yang cerah,penuh dengan hiasan bintang dilangit bulan yang senyum manis untuk menerangi malam.tapi tidak untuk sicantik yang duduk di ayunan balkon dengan menatap langit yang indah itu


"*dulu aku cupu lemah,sekarang sudah berubah tapi mengapa perasaan yang memiliki beban ini masih terasa.semakin hari hati ini tak menentu apa sesuatu akan terjadi tapi tak mungkin kan.seandainya didunia ini tak membedakan pasti semua akan bahagia"batin hati pilu


"dulu aku tak tau yang namanya kejahatan,dipikiran ku hanya sebuah senyuman itu adalah baik dan bertambah umur itu dewasa.ternyata semuanya salah semua orang memiliki kedok wajah tersenyum yang selalu terpasang dan bertambah nya umur hanya sebuah angka tidak untuk berpikir"


"apa setiap bintang akan bersinar dengan terang seperti bintang itu,sungguh ingin menggapai nya"ucap dalam hati via dengan berkhayal memegang bintang yang bersinar terang itu tergenggam*.


"kamu kenapa sayang,tidur gih udah malam.anginnya dingin loh"ucap Ashanty yang tiba entah dari mana tanpa suara


"ah mama kenapa disini"ucap via terkejut


"mama lagi ngecek kalian eh mama lihat lampu kamu mati tapi gorden tak tertutup"ucap Ashanty mengelus rambut sang anak dengan penuh sayang.dia tau bahwa anaknya ini pasti memikirkan sesuatu sampai dia tak menyadari dari tadi dirinya mengetok pintu.


"hmm...baiklah,via tidur ya ma....good night sleep dream"ucap via dengan mengecup pipi Ashanty dan berlenggang masuk.


keesokan harinya, matahari mulai menampakan diri namu tidak untuk gadis cantik itu bangun.


"via bangun..."teriak Ashanty tapi tidak digubris oleh via


"yaampun ini kebo atau gimana"ucap Ashanty melihat anaknya itu masih tak bergeser sedikit pun


"VIANICA BANGUN"teriak Ashanty dengan oktaf yang entah ke berapa


"yok ngungsi yok"ucap ngawur via dengan rambut acak-acakan


"cepat bangun atau mama mandiin kamu disini"ucap kesal Ashanty


"elah mah,masih pagi loh"ucap via yang akan melanjutkan tidurnya


"via bangun liat jam berapa itu"ucap Ashanty yang makin geram dengan tingkah anaknya


"jam berapa sih mah ihhh.....WHAT..."ucap santay via dan langsung terkejut melihat jam sudah menunjukkan 6:15 at


"bangun dan cepat mandi,mau sekolah kagak"ucap ngegas Ashanty


"ya mau lah ma,bentar mama pergi lah dulu jangan lu tutup lagi ya pintunya"ucap via dengan berlenggang masuk ke kamar mandi tanpa mempedulikan ucapan sang mama


kini Ashanty membangun kan anak sulungnya yang cuman dipanggil lemah lembut dirinya akan bangun.


"Ray bangun nak"ucap Ashanty lembut


"udah ma,mama tadi teriak kayak orang diutan tau"ucap kesal Rayhan yang membukakan pintu yang masih dengan baju handuknya

__ADS_1


"eh sorry,kan tau mah adek kamu tu susah bangun nya"ucap Ashanty


"yaudah mah Ray siap-siap ya,duluan ma"ucap Rayhan dengan mengunci kembali pintu nya itu


20 menit pun terlewatkan,namun yang namanya via belom nongol dari tadi.


"kemana sih tu bocah masih sama aja ngk berubah"kesal Rayhan yang sudah menunggu hampir 6 menit


"sudah-sudah tunggu lah adek mu sabar,mungkin dia dandan"kata Ashanty pengertian


"via dandan...akan kiamat nih dunia klo pandai dia mah"ucap Rayhan yang memang tau adek nya itu tak pernah bener


"lu bilang apa tadi bang,durhaka lu Ama adeknya sendiri"ucap kesal via yang ada diambang tangga terakhir


"ye cepet dah terlambat nih,lama amat lu"kesal Rayhan


"jadi kakak tu baek-baek Ama adek apalagi nih adek cewek harus dibaikin"ucap via yang duduk di kursinya yang sudah diisi oleh roti dan susu coklat


"lu dibaekin,ngelunjak lu"ucap Rayhan songong


"udah-udah cepet makan,katanya mau sekolah cepat"ucap Jerikho


mereka pun sarapan dengan tenang sampai akhirnya via melihat jam ditangan nya.


"bah...gile dah terlambat terlambat lah sampek tu sekolah"ucap via yang masih dengan susu yang diminumnya.


"udah mah,via berangkat ya by"ucap via dengan berlari menuju motor sport nya


"ngk mau Ama Abang lu pergi naek mobil"teriak Rayhan


"kagak deh telat gue Ama lu"ucap via dan langsung naik ke motor nya dan langsung meluncur.


sesampainya didepan sekolah pintu belum tertutup karna masih ada waktu 2 menit lagi bel berbunyi.dengan segera via langsung tancap gas masuk halaman sekolah nya itu.


tapi saat dirinya akan memasuki gerbang motor nya itu langsung distop oleh seorang pria berperawakan tegas dan dingin


"apa"ucap singkat via


"lengkap semua"ucap dingin lelaki itu


"apanya dah"jawab via kesal karena ada yang menghalangi jalannya itu


"dasi,topi,tali pinggang dan alemeter"ucap lelaki dingin itu


"ntar beli"jawab santay via


"nggak,baris disana"ucap lelaki itu dingin

__ADS_1


"ngk mau"jawab via


"cepat"


adu tatapan pun tak terelakan,tatapan yang tajam dari keduanya membuat mereka sangat menyeramkan.anggota OSIS yang berada disamping nya saja merinding dan lebih baik pergi dari sana


namanya Alvin rahardika,seorang anak dari pengusaha rahardika yunanda dan istrinya bernama Celsi Aurel Bramantyo ditukar menjadi nyonya Celsi Aurel yunanda, mahasiswa MIPA I kelas 11,diangkat menjadi ketua OSIS karna ketegasan dan bertanggung jawab penuh.dan jangan lupa wajah tampan nan dingin nya itu memiliki fans yang tak main-main


"apa Lo,ribet amat jadi orang ntar gue beli dah"ucap via nantangin


"baris cepat kesana,tempat siswa yang tak lengkap"ucap Alvin dingin


"ngk mau gue"ucap via yang akan menjalankan motornya tapi sayang langsung diambil kuncinya oleh Alvin


"kembalikan woy"kesal via


"ngk lu ikut gue dan kunci Lo ini..."ucap alvi"dimas"tintah alvin dan langsung diambil kunci via dan menahan motor itu agar tak jatuh karna via secara spontan langsung ditarik oleh Alvin


"aww....sakit njing"ucap via dengan mengibas-ngibaskan tangan nya yang masih ditarik paksa oleh alvin


"diam"ucap dingin Alvin dan dengan nurut nya via langsung diam dan mengikuti kemana langkah itu akan berhenti.


dan kini via baris dibarisan orang yang tak lengkap dan berandalan.lihatlah mereka semua dengan tampang bad boy nya dan hanya satu cewek yaitu dirinya.sial banget hari nya pertama masuk.


"siapa sih tu orang main geret aja gue kesini lagi"ucap kesal via dengan dirinya sendiri namun dijawab oleh seorang cowok tampang bad boy nya dan wajah tak kalah gantengnya.


"ketua OSIS MIPA I kelas 11"ucap cowok itu


"serius lo wil"ucap via terkejut karna dirinya tadi ngomong kasar


"ya lah,masak Lo ngk tau sih Vi ngapain lu sekolah bambang"ucap kesal wilo


"mana gue tau dah,gue kan ngk minat"ucap via


"ehemmm...."deheman seseorang yang pastinya ketua OSIS yang memperhatikan mereka


@*****@@


***Hay gues apa kabar up lagi nih dan jangan lu pa like and comen author nya lagi membutuhkan suport😭🤧


gue cuman menjelaskan ya jika ada yang bingung


jadi gini nama ayahnya Alvin itu rahardika yunanda yang otomatis Alvin akan mengambil nama depan ayahnya sebagai keturunan nya tapi dirinya tetap dipanggil tuan muda yunanda.kecuali istrinya yang harus menyematkan nama belakang suaminya dengan ditukar oleh nama belakangnya yang berarti keluarga nya sudah membebaskan anak gadisnya untuk diserahkan pada lelaki yang baik.dan juga sebaliknya pada keluarga via yang melakukan itu juga.


biasanya nama yang memiliki keterkaitan pada papa atau keluarga nya itu biasa nya akan dilakukan oleh keluarga kaya atau konglomerat sebagai penanda bahwa dirinya itu orang yang harus dihormati.


@**@@@%

__ADS_1


Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁


__ADS_2