Real Journey Girl

Real Journey Girl
bab 64


__ADS_3

***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....


...🍃READING BOOK🍃...


"gue baik-baik,kalian Napa sih nanya itu mulu"ujar via dan langsung menghampiri keduanya dengan mengalungkan tangannya kekeduanya.


"cerita sini,gue tau lu ngk baik-baik saja"ujar bianca mengelus rambut via.


"ah ngk ada,yok kita pergi"ujar via mengalihkan pembicaraan.


"Lo bohong via"ujar Laura


"eh kalian udah sarapan belum atau kita langsung pulang


"kami udah sarapan kok,tapi Lo belum kn"ujar Laura menatap via


via hanya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal,ia bahkan lupa bahwa belum sarapan


"udah yuk sarapan dulu baru kita balik ke Jakarta"ajak Laura dan via hanya mengangguk kikkuk


dimeja bundar,disana sudah ada roti dan susu hangat.dengan segera via melahap semua itu dengan lahap karna ia cukup lapar,ya jam sekarang sudah jam 10.


saat sedang menikmati rotinya,para cowok tiba-tiba datang dari arah pintu.mereka diam terus mengamati via.


"apa kalian lapar,sini makan lah bersama gue"ujar via


"dek,lu baik-baik aja"tanya Rayhan


"yaiyalah bang"ucap via


"oh"


Rayhan dan yang lain duduk di meja yang sama,mereka terus memperhatikan via


"jangan perhatiin gue kayak gitu,risih"ucap via yang sudah menghabiskan makanannya dan langsung berdiri.


"eh mau kemana dek"tahan Rayhan


"yok kita balek,ngk Baek ntar mama khawatir"ujar via


dan semuanya hanya mengangguk paham saja.


******


didepan gerbang mereka sudah siap dengan motor masing-masing.


"dek sama Abang aja ya,motor tinggalin aja disini"ujar Rayhan.


"ngk bang,gue Ama Laura aja"ucap via.


dan segeralah via menghidupkan mesin motornya dan menjalankan perlahan,via berhenti sebentar diambang pintu gerbang.


"jaga pondok,ingat musuh mulai banyak"ujar via pada Raka


"siap nona"


segeralah via melajukan motornya dengan kecepatan sedang dan diikuti mereka dari belakang.

__ADS_1


saat dipertengahan jalan via memberikan kode menggunakan gas motornya yang dimainkan agar melaju lebih kencang lagi.


setelah itu mereka semua pun mengikuti kode via dan langsung melajukan diatas rata-rata pengendara yang baik.bahkan sirine polisi sudah terdengar dibelakang mereka.


*****


sesampainya dikediaman Bramastyo,mereka langsung duduk disofa untuk meluruskan tubuh mereka.


"kamu dari mana saja nak"tanya grandma yang duduk disamping via.


"ke Tanggerang nek"jujur via yang berusaha menggerakkan tubuhnya agar nyaman.


"ngapain kesana coba"


"liburan doang kok nek"ucap via.


"kamu yakin hmmm"ucap grandma yang kurang percaya.


"iyalah yakin,yaudah via masuk ya mau kekamar"ujar via dan berlalu pergi.


"via kita gimana"tanya Laura.


via menoleh ke belakang,ia sempat lupa bahwa ia tadi bukan sendiri tapi bersama sahabatnya.


"yok,kita kekamar gue"ajak via dan segeralah sahabat via mengikuti via.


sedangkan diruang tamu mereka meninggalkan para cowok yang masih berdiam diri tanpa suara.


"ini minumannya,eh mana via sama teman-teman nya"tanya Ashanty yang membawa minuman dan dibelakangnya sudah ada pembantu yang membawa cemilan


"kekamar ma"jawab Rayhan.


"gue pulang juga,capek"izin Alvin


"yaudah hati-hati,eh minum dulu sayang mama gue dah bikinin"ujar Rayhan


dan segeralah mereka meminum jus yang dibuat Ashanty dengan cepat dan mereka langsung beranjak dari duduknya.


"kita pulang ya tan,Ray dan grandma"ujar mereka.


"ya, hati-hati nak"ujar grandma menerima juluran tangan dari para pemuda itu untuk bersalaman pada nya.


setelah kepergian mereka semua,Rayhan langsung pamitan untuk kekamar.tubuhnya sangat letih dan lengket habis dari perjalanan cukup jauh.


****


dikamar via,ketiga gadis itu mandi bersama dan setelah itu langsung menghempaskan tubuh karna letih.


"ah segar"


"pegal"


"ngantuk"


gumaman mereka sebelum berlayar ke alam mimpi.


*****

__ADS_1


pukul 7 malam,mereka dibangunkan oleh suara ketokan pintu dari luar.dengan berusaha sekuat mungkin mereka membuka mata dan terlihat Ashanty yang sibuk mengomel.


"mama kenapa sih ma"ujar via.


"kalian itu,dibangunin susah banget.udah tau jam 7 belum lagi makan malam sebentar lagi,kalian masih tidur....huh...suara teriakan ku pun tak membangun kan kalian"ngomel Ashanty.


Ashanty merupakan tipe emak-emak yang selalu ngomong apa adanya,ia tak suka harus baik-baik pada orang baru.ia akan menegur apapun yang menurutnya kurang bagus dilihatnya.


"iya ma iya,kami udah bangun nih"ujar via


"iya,kami siap-siap dulu ya tan"ujar Laura.


"yaudah cepat,lewat 5 menit kalian ngk keluar, mama gantung kalian di depan balkon"ancam Ashanty.


mereka bertiga pun bergidik ngeri mendengar ancaman yang dilontarkan oleh Ashanty.


segeralah mereka masuk kekamar mandi,cuci muka dan kumur-kumur dan jangan lupa mereka harus cepat melakukan hal itu kalo tau mereka akan digantung.


"cepat-cepat,mama via ngeri gaes"ujar Laura


"eh mama gue lu bilang ngeri,gue banting lu baru tau"


"aaa....anak nya sama aja"teriak via dan langsung keluar kamar dengan tawanya.


namun saat ia berlari tanpa sengaja ia menabrak tubuh Vallen dan membuat Laura jatuh diatas tubuh Vallen yang ada dilantai.


"cie....cie....ehem....ini namanya pucuk dicinta ulam pun tiba"ledek Bianca.


sedangkan Laura masih memaku ditempat,ia masih belum percaya bahwa ia berada diatas tubuh seorang pria.


"minggir"ucapnya dengan nada dingin.


segeralah Laura tersadar dan langsung bangkit dari tubuh Vallen.


"ehehmmm.....ini ada apa,apa gue ketinggalan"ujar via yang baru keluar dari kamarnya.


"ngk ada,ngk ada apa-apa"ucap malu-malu Laura.


"hhhhh.....tu pipi Napa kok bisa merah,lihat noh Vi temen lu salting"ejek Bianca.


"temen Lo juga anjir,udah ah yok ntar mama marah lagi"ujar via


"kamu baik-baik aja dek"ujar Vallen mendekati via.


"kapan bang datang"tanya via tanpa menjawab pertanyaan Vallen


"tadi,pas denger kamu pulang"ujar Vallen mengelus rambut via.


"oohhh,jadi sekarang rencananya nginep nih"ujar via yang berjalan menuruni anak tangga begitu pula dengan yang lainnya.


dimeja makan,Disana sudah ada Rayhan, Ashanty, Jerikho,grandma dan grandpa.


"apa bener kamu ke Tanggerang via"tanya Jerikho.


"iya yah"ujar via


via merasa sedikit bersalah, pergi secara mendadak dan tidak izin secara langsung pada ayahnya.

__ADS_1


@**@@@%


Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁


__ADS_2