
***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
...🍃READING BOOK🍃...
diatas atap sebuah mansion,dua helikopter telah mendarat dengan sempurna.mereka turun dengan cepat.
"bagaimana perjalan diudara"tutur Ridwan
"sangat menyenangkan"ucap Rosa namun tidak dengan Laura yang baru ingat bahwa dirinya mabuk udara
"hoek....Hoek...ah lemas"lirihnya lemas sambil memegang perutnya yang kosong.
"aman Ra,yaudah kita istirahat dulu"ucap khawatir Bianca.
"aman"jawabnya lemas.
"ampun lantai indahnya"
mereka pun segera pergi masuk kedalam setelah helikopter itu pergi,mereka dituntun oleh Ridwan dan Zacky beserta alucar yang hanya diam tanpa suara.
"kalian bisa pilih kamar disini dan silakan saja untuk kamar tamu berada disana"tunjuk Zacky dan mereka hanya mengangguk paham saja.
"baiklah,kalian istirahat dulu nanti sore kita akan mulai mencari keberadaan via"jelas Zacky lagi dan mereka lagi dan lagi mengangguk.
mereka pun langsung kekamar masing-masing untuk istirahat atau bersih-bersih tubuh mereka yang sepertinya sangat tak nyaman.
dikamar Bianca dan Laura,mereka masih dalam keadaan menelentang belum melakukan apa-apa, sepertinya mereka memikirkan sesuatu yang membuat mereka bingung.
"bian,menurut Lo via akan tega apa ngk ya ama kita"tuturnya Laura yang masih memikirkan nasib nya nanti.
"menurut Lo,via Setega apa"tanya Bianca dan menoleh melihat wajah cemas laura.
"gue kagak tau,sedangkan mafia nya aja udah terkenal dengan kekejaman dan kelincahannya,terus kita harus gimana"lirih Laura mengusap wajah nya dengan kasar.
Laura dari tadi memikirkan hal itu,ada rasa cemas dan takut yang mengeranyam dihatinya ini.meski begitu tapi dia tetap ingin melihat wajah sahabat yang dikangenin nya itu.
__ADS_1
"hmmm....udah ah,gue mandi"ucap nya mengalihkan pembicaraan,kini Bianca tak ingin overtingking sama via apalagi membayangkan ia yang akan dibunuh,pasti sebelum sampai tujuan ia sudah mundur jika membayangkan hal itu.
Laura pun hanya diam,ia masih memikirkan hal itu.ia mengecek hp nya dan disana ia mengirim pesan pada via tapi tetap tak dijawab bahkan centang garisnya aja cuman satu,apa segitu sibuknya Lo Vi bayinya.
****
"gimana,apa semuanya sudah dicek"tanya Bima yang makin tak karuan.
rasa takut dan khawatir bercampur adu karna hal ini,dimana ia kecolongan oleh seorang remaja dan apa ini bahkan saat ia baru 10 menit meninggalkan ruangan keluarga Bramastyo mereka sudah siap-siap dan ternyata ini dilakukan bukan cuman mereka sendiri tapi bersama dengan lion ice mafia yang sempat cari masalah.
"maaf tuan Bima,disini sudah dilihat dicctv bahkan di sedap suara pun mereka mengatakan nginap kerumah teman dan saat itu tak ada kabar apapun disini"tunjuknya pada layar monitor.dimana dia adalah seorang hacker dan pengurus iptek red letizi Devils.
"sial,bahkan aku dipermainkan oleh seorang anak kecil"kesalnya Bima.
"apa kita akan menyusul keparis tuan"tanya nya
"oke,bilang pada orang keamanan untuk siap kan satu jet pribadi dan bawa 10 misofo,lihatlah kalian sungguh membantah perkataan ku"ucapnya dengan sudut pandang tajam.
semua yang ada disana tampak bergidik ngeri,dimana Bima dan letizi kejam nya sama bahkan untuk kesalahan salah langkah maka satu yang akan terjadi memilih disiksa atau mati.
****
"apa kau sudah memberi tahu orang tua mu gadis kecil"ujar dini sambil menyuap satu potongan daging nya.
via tampak diam dan sedikit termenung dengan ucapan orang yang didepannya ini,sedikit rasa menyesal dihatinya karna membuat keluarga nya cemas bahkan mereka ada niatan mau menyusul.
"mengapa kau diam,apa kau tak memberi tahu mereka,katakan lah apa masalah mu hmmm..."ucap lembut dini dengan melipat tangan di meja dan mendekatkan wajahnya untuk melihat mata indah via.
"ya...aku tak memberitahu mereka tapi saat sedang melakukan tugas baru aku memberi tahu mereka"jelas datar via.
"hmmm....apa ada masalah gadis kecil ku"ucap dini gemas
"jangan panggil aku dengan itu dan ingat nama ku vianica"ucap datar via
"ah kau tak seru,apa habis ini kau akan pergi"tanya nya dan disaat bersamaan ada rasa tak rela dihatinya.
__ADS_1
"ya....aku akan pergi mengikuti anak buah ku,dan disini kuharap saat diriku sudah menyelesaikan tugas kau akan membawa bayi mungil mu itu"ucap via dan kembali menyuap spegetti nya.
"baiklah,ingat kau harus hati-hati"imbuh dini,ia tak ingin adik kecil nya ini terjadi apa-apa apalagi merenggut nyawa.
"tak perlu kau beritahu aku sudah tau"jelas via dan langsung berdiri ingin beranjak pergi.
"mau kah kau memelukku"ucap dini saat melihat via yang ingin membuka pintu.
"ya silakan,marilah kakak"ucap via lembut dan dini pun langsung berhamburan dalam pelukan via yang sangat ia rindukan itu.
"hiks....hiks.... hati-hati ya disana,kakak tak ingin kau terjadi apa-apa"ucap dini dan tangisnya pun pecah dalam pelukan hangat via.
"sudahlah,jika aku mati kau ku izinkan nangis tapi jangan berlebihan"ledek via.
"apaan sih,kau bercanda terus via bikin kesal saja"jengkel Dina.
"sudahlah,aku sudah dijemput.jadi bye!!!sampai ketemu nanti"ucap via melepas pelukan itu,ia harus segera pergi karna tak mungkin kan bawahannya melakukan nya sebelum ada perintah dari nya disaat ia yang akan menjadi pemimpin tugas.
"hati-hati"ucap dini mengusap air mata yang masih dipelupuk mata.
via pun segera menuju parkiran dan benar saja disana sudah ada mobil sedan hitam dan kijang hitam berbarisan dengan motor 6.
"silakan letizi"imbuh jelita.
dan via pun langsung masuk tanpa menjawab ucapan jelita.segeralah jelita memutar langkah dan menuju duduk didepan ketuanya itu..
"bagaimana perkembangannya"ucap datar via
"saat ini,sudah di ketahui bahwa mereka main belakang dengan mafia yang kalangan tengah,dan saya sedang melakukan pencarian dalang dibalik ini"jelas jelita.
"baiklah,ingat tak ada kesalah"tegas via dan jelita hanya mengangguk paham saja.
keheningan pun melanda mobil itu saat via menukar bajunya menjadi baju serba hitam,dan disana semuanya adalah wanita karna via tak suka ada seorang pria didekatnya.
@**@@@%
__ADS_1
Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁