
***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....
...🍃READING BOO**KS🍃**...
sedangkan ditempat lain yaitu didalam mobil,via tersenyum tipis melihat adegan Bima dan gadis itu melalui cctv yang sudah ia sediakan itu,ia menonton semua adegan dilayar hp yang sudah terhubung dicctv itu.
sebenarnya via sudah tau dari awal akan terjadi hal seperti ini,ia juga selalu menyuruh seseorang mengikuti gadis itu kemana pun gadis itu pergi.
bahkan saat gadis itu bekerja pada bar miliknya barusan sekitaran jam 9 ia langsung tau sehingga ia melakukan sebuah taktik disaat Dibar tadi agar gadis itu menemui Bima.
"kau hebat Bima bahkan kau mampu membuat gadis itu luluh dengan permainan mu"ucap via dengan senyum smriknya.
via lebih dulu pergi dari bar karna saat ini ia tak ingin keluarganya tau bahwa ia sedang tak ada dirumah.jam menunjukkan 4:30 dimana Dibar ia hanya 1jam saja dan akan segera sampai dirumah sekitaran jam lima tepat.
sesampainya dirumah,via langsung memanjat pagar belakangnya,ia melihat bahwa rumah nya masih gelap dan hanya lampu luar yang hidup dan membuat via lega akan hal itu.
ia langsung memanjat balkon rumahnya dengan beberapa pijakan yang membuatnya mudah memanjat balkon rumahnya.
sesampainya dibalkon,saat ia berbalik via dikejutkan dengan seorang Rosa yang membuka pintu balkon dengan cukup tergesa-gesa.
"astaghfirullah,ngapain Lo Vi disini"ucap Rosa terkejut.
__ADS_1
"eh itu gue ngk bisa tidur jadi gue duduk dibalkon"alasan via dengan menggaruk-garuk tekuknya.
"lah tu baju ngapa Hitam semua,Lo habis dari ma coba"ucap mengitimidasi via.
"apaan sih,jelas gue pakek baju hitem aja dari kemaren malem"ucap bohong via.
"iyakah,apa gue salah lihat kalo Lo kemaren pakek baju biru"ucap Rosa yang bingung dan via pun langsung pergi meninggalkan Rosa yang bingung karena dirinya yang salah atau via yang berbohong.
"woi gue ngomong Ama lu bocah"kesal Rosa lalu menghampiri via yang sedang memejamkan mata dikasur.
"diamlah,gue ngantuk"ucap via tanpa membuka matanya.
Rosa langsung diam,ia membiarkan via untuk memejamkan mata nya.rosa langsung pergi menuju kamar mandi karna ia tadi terjaga karna tak mendapatkan via tidur disampingnya.
flash back....
via pergi keluar untuk menikmati alunan musik yang cukup memekak ditelinganya,ia sangat bosan jika didalam ruangan dengan para pria yang sibuk dengan wanita penggoda.
ia duduk di bangku bartender bar,melihat sekeliling dengan senyum tipisnya.sedikit meneguk alkohol dengan kadar yang tinggi menurutnya itu hanya biasa saja.
"apa bar ini selalu ramai"ucap via tanpa mengalihkan pandangannya
__ADS_1
"ya nona,disini selalu ramai dengan banyak nya pengunjuk"jawab bartender itu yang dari tadi menompang dagu dimeja bartender disamping via.
"heh...sangat membosankan,apa mereka sangat tak malu saat melakukan tarian seperti itu"ucap via dengan wajah polosnya menunjuk kearah seorang penari panggung yang hanya memakai baju dalaman saja.
"dia digaji,jika dia tak ingin melakukan itu maka jangan bekerja di bar"jawab pria itu dengan senyum yang senantiasa diwajahnya.
"kau sangat pintar menjawab,siapa nama mu"ucap via lalu memandang wajah yang cukup tampan itu.
"nama ku Yoni piarkas"jawab pria itu"lalu nama mu siapa mengapa kau memakai topeng nona"tanya nya kembali yang memang tak mengetahui siapa yang sedang berbicara dengannya.
karna ia juga merupakan anak baru yang dua bulan bekerja disini jadi ia tak akan tau bahwa yang ia ajak bicara adalah orang yang cukup berpengaruh.
"kau tak perlu tau,panggil saja aku letizi"jawab via dan jelas dibalik topengnya bahwa via sedang tersenyum pada pria itu.
"le-letizi....maaf saya salah letizi"ucap nya membungkuk kan badan secara langsung karna terlalu lancang berbicara dengan memanggil nona.
"hhhhh...kau jangan sungkan tapi lain kali panggil saya letizi"ucap via dengan tawanya dan pria itu pun mengangguk paham lalu kembali menegakkan tubuhnya seperti biasa.
"apa kau sudah puas menggodanya letizi,mengapa kau tak menggodaku"ucap seseorang yang sangat familiar bagi via.
via menatap dengan tajam pria yang akan mendekatinya,via langsung menodongkan pistol kearah pria itu sehingga pria itu langsung mengangkat tangannya keatas begitu pula dua pria yang ada dibelakang nya.
__ADS_1
@**@@@%
Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁