Real Journey Girl

Real Journey Girl
bab 55


__ADS_3

***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....


...🍃READING BOOK🍃...


"ye lu kayak kagak tau aja"ucap Bianca dan memberi isyarat mata pada via.


"ooohhh,yaudah deh,Jan lupa ya klo udah tergaet traktir"ujar via menaik turunkan alisnya


"asiap"ujar Bianca mengancungkan jempolnya


"eh gue kayak nya harus gimana dong,babang tamvan nya ngk tinggal disini"ujar Laura memberi isyarat mata.


semua laki-laki bingung dengan arah pembicaraan ketiga cewek itu,hanya cuman Rosa lah yang juga paham dengan pembicaraan mereka.


"gila,cewek rupanya punya kelebihan spiritual juga ya"ucap takjub Zacky


"iya,itu noh matanya Ampek muter-muter kanan kini tanpa mengalihkan pandangan"ucap Ridwan.


"lu pada kagak tau,klo cewek punya kelebihan mengetahui isi hati melalui kontak mata"ujar Rosa.


"what,ternyata cewek hebat selain selalu benar ternyata selalu bisa....trus klo gue boong cewek pasti tau dong"ujar Ridwan


"iya dan cewek bisa eksekusi cowok secara kejam"ujar Rosa.


dan laki-laki hanya meringis ngeri saja,Jan sampek deh ia bermasalah Ama kau perempuan.apalagi yang memiliki sifat phisico


"dah kami pamit ya pulang"pamit Zacky pada via.


"titip salam untuk Tante Ashanty makasih atas jamuan makan tadi"ucap Ridwan.


meskipun mereka sering bercanda dan kejam tapi soal kesopanan mereka tak kalah dari orang yang memiliki pendidikan tinggi.


"iya, hati-hati mungkin jalan lagi macet klo jam segini"ucap via


"iya,bya"ujar Zacky.


setelah kepergian alucar dkk kini tinggal teman via dua orang dan sepupu beserta abangnya.


"kalian beneran nginap"tanya memastikan via.


"kagak deh lain kali aja,malu gue baru dua kali Dateng kesini tiba-tiba nginap"ujar Laura dan dianggukki oleh Bianca.


"yaelah pakek malu segala biasanya lu malu maluin dah"ledek via

__ADS_1


"biasa Vi mode kalem dulu"ujar Laura


"apa prinsip kita"ucap Bianca


"tenang sepeti air bergerak seperti sungai....ajay"ucap mereka bersama dan bertos riang.


"dah Abang pulang dulu ya"ucap Vallen


"Abang ngk nginep, sekalian aja Rosa kayaknya nginep juga"ucap via mendongak ke atas


"Lo nginep dek"tanya Vallen pada Rosa


"iya bang napa"ucap Rosa


"yaudah Abang nginep juga"ujar Vallen pasrah dan tampak wajah cerah Laura yang berkilau.


"Napa lu senyum-senyum,dasar bocil"ketus Rosa pada Laura.


"ye lu restuin Napa dah kak,gue jamin gue baik"ucap Laura dengan senyum seceria mungkin.


"lah kagak mungkin kan kakak ipar gue kecil dari gue,ogah"ucap Rosa seolah-olah jijik padahal ia cuma. bercanda.


"selagi jalur kuning belum melengkung ngk papa dedek deketin dong"ujar Laura


"serah lu dah, seandainya nih gunung es cair gue kasih bintang 5 dah Ama lu"ucap pasrah Rosa.


Rayhan dan Vallen hanya nyimak mungkin sedikit banyaknya mereka tau alur cerita keempat cewek itu,yaitu lagi jodoh-jodohin mereka.


mereka pun masuk kekamar,dengan via dkk dan Rosa berada dalam satu kamar dan Rayhan bersama Vallen.


mereka semua bersih-bersih setelah meminta izin nginap pada Ashanty. mereka berempat memakai baju tidur couple dengan didepannya sepeti kantung Doraemon dan jangan lupa warna hitam seperti panda.


mereka menghabiskan kegiatan mereka dengan bercerita tentang mereka masing-masing.sampai gelak tawa merekapun sampai kekamar sampingnya yaitu kamar Rayhan,mereka berdua sedang bermain PS bersama.


mereka bahkan maskeran bareng,buat pesta dikamar sambil menunggu makan malam.


jam 7:30 menunjukkan waktu makan malam sudah akan dimulai, Ashanty yang berteriak dari bahwa saja karna Ashanty malas untuk naik tangga.


mereka pun segera turun mendengar teriakan Ashanty yang menggema dalam satu rumah itu.


****


dimeja makan,semua orang sudah berkumpul,semua memakan makanan yang ada di piring nya,hanya dentingan sendok dan garpu yang beradu diatas piring.

__ADS_1


hanya Jerikho yang tak pulang karna harus lebur untuk menyelesaikan semua tugas dikantornya yang sedikit tertunda.


sekarang perusahaan Jerikho mulai berkembang cukup banyak,sehingga ia harus bekerja lebih keras lagi untuk bisa menjalani itu semua.


setelah makan,mereka berkumpul diruang tengah.via kini tak mau digendong ia berusaha berjalan sendiri dengan bantuan tongkat.


cukup lama mereka duduk disana,hingga akhirnya memutuskan untuk masuk kekamar kecuali via yang memang sengaja ingin berbicara pada mama nya.


"mama kenapa,cerita lah pada via"lirih via menatap sedu mata sang mama


"ngk papa kok,mama sehat"ujar Ashanty sedikit serak.


via tau mama nya itu ingin menangis,ia tau bahwa mama nya itu memiliki hati yang sensitif apalagi diacuhkan oleh papanya.


"apa karna papa lembur selama 2 hari belakangan ma"ujar via


dan Ashanty hanya diam tak mengubris,ntah mengapa saat anaknya itu bertanya seperti itu ia ingin selalu menangis.


"sini lah mah,papa kan sibuk ngurusin perusahan yang lagi berkembang ngk mungkin kan papa biarin perusahaan nya kayak gitu bisa bangkrut dong"ujar via


"iya mama tau,tapi mama ngk terbiasa kayak gini"keluh Ashanty


"sabar ma,papa disana lagi berjuang untuk membahagiakan keluarganya"ucap via dengan senyumnya.


mereka sudah berpelukan dari tadi,bahkan Rayhan yang ingin mengambil air minum harus berhenti memperhatikan interaksi via dan mama nya yang sepertinya bersuasana tak senang.


"tidurlah ma,papa kan paling lama jam 12 pulangnya"ucap via menenangkan mamanya.


dan Ashanty hanya mengangguk saja,ia pun langsung pergi menuju kamarnya.


Rayhan pun menghampiri adeknya itu yang masih duduk diam disofa.


"dek mama kenapa tadi"tanya Rayhan


"ngk ada kok bang cuman tadi mama bilang mau beli spatula lagi"ngeles via.


Rayhan tau bahwa adeknya itu berbohong tapi ia tetap saja tak ingin menanyakan lagi dan langsung pergi menuju dapur.


via pun segera berjalan menaiki tangga dengan kaki yang pincang.berusaha semaksimal mungkin agar tak jatuh,ia ingin kembali normal lagi seperti biasa.


mereka menghabiskan waktu mereka semaksimal mungkin,mungkin alasan mereka ngapelin cowok-cowok hanya sekedar alasan saja tpi sebenarnya mereka hanya ingin bersenang-senang dengan via.


meneriakkan yang dilakukan oleh kamar via tak didengar dari luar,karna via memasang mode kedap suara.tak mungkin kan ia biarkan sampai malam suara berisik mereka sampai keluar dari kamar

__ADS_1


@**@@@%


Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁


__ADS_2