Real Journey Girl

Real Journey Girl
bab 94


__ADS_3

***kembali ke cerita ku pada anak remaja yang sering di-bully dan kini berubah,sekarang Jom....


...🍃READING BOOK🍃...


kini via sudah berada dimarkas dengan beberapa anggota yang ikut berkumpul dan tangan kanan dan kiri nya juga ada.


"apa anda terluka letizi"tanya Bima dengan khawatir.


"tenang aja,mereka hanya ingin menggunakan jasa kita"ucap via dengan meneguk wine nya.


"heh....apa kau bodoh mengapa harus menuruti perkataan mereka"ucap vian yang tiba-tiba datang.


namun via tetap tak menggubris ucapan Vian, menurutnya jika ia melawan ucapan vian maka ia juga yang akan kalah.


"hey...aku berbicara dengan mu,sekarang kau lihatlah didepan"ucap vian lalu menghilang.


via dan yang lain pun pergi ke depan dan ternyata mereka kedatangan tamu yaitu alucar dengan beberapa anggotanya.


"mengapa anda datang king "ucap via.


"seharusnya anda tau sendiri letizi"ujar alucar.


mereka akan menggunakan bahasa formal jika sedang berada dikalangan mafianya dan akan bicara bahasa biasa mereka jika berada diluar jauh dari kata mafia.


"masuklah"ucap via yang lebih dulu berjalan didepan.


mereka pun akhirnya masuk kedalam ruangan berkumpul,disana sudah ada beberapa anggota letizi Devils dan lion ice yang ikut bergabung.


"ikutlah dengan ku dan mereka biarkan disana"bisik via pada alucar.


alucar hanya mengangguk dan akhirnya pergi menuju ruang pribadi.


"apa kamu letih sayang"ucap alucar menyandarkan kepala via padanya.


"ngk...btw ngapain kesini"ucap via.


"hanya ingin melihat calon ibu dari anak-anak ku"ucap alucar dan via pun bersemu merah dipipi.


"seriuslah,aku sedikit aneh dengan mu yang terus senyum-senyum sendiri dibalik topengmu"ucap via lalu membuka topeng alucar.


"hhhh....sungguh jeli ya mata seorang ketua mafia"ledek alucar.


"kau juga seorang ketua mafia"kesal via.

__ADS_1


"baiklah,hmmm.... sebenarnya..."ucap alucar namun terputus.


"apa!!! bicara yang baik"ketus via.


"mau ngk kamu menikah dengan ku"ucap alucar dengan mengeluarkan satu kotak kecil berwarna merah.


"hmmm....aku ...."ucap via


"aku tak meminta pendapat, jawabannya hanya dua yaitu iya dan mau"ucap alucar dengan memperlihatkan dua jarinya.


"hhhh....baiklah aku menerimanya"ucap via.


Al pun langsung memasangkan sebuah cincin dengan berlian biru dan didalam berlian itu terdapat ukiran bunga yang sangat indah.


"besok lamaran resmi dan Minggu nya kita nikah"ucap alucar mendadak dan seketika via langsung tersedak oleh air liurnya sendiri.


"apa!"terkejutnya.


"ngk boleh menolak dan kamu sudah menerimanya"ujar alucar.


"serah deh serah"pasrah via.


"baiklah yok kita kerumah mama mu, sebenarnya aku sudah berbicara dengan Tante Ashanty tapi kata Tante Ashanty nunggu jawaban dari mu"ucap alucar.


"apa!!! apa yang kamu bilang sayang"ucap alucar karna ia tak mendengar ucapan via.


bagai mendapat lotre disiang hari,alucar terus tersenyum didalam topengnya dan bahkan jiwa dinginnya bertukar menjadi seorang anak-anak.


skip


mereka pun pergi menuju kediaman Bramastyo keluarga via,disana mereka akan meminta izin untuk menikah dan semua keluarga dekatnya sudah disuruh datang meski mereka tak tau apa-apa.


sesampainya disana,via langsung dihujam banyak pertanyaan dari keluarga nya terutama Rosa.


"Lo ada apa anjir,ada yang hilang bagian tubuh lo"panik Rosa.


"iya nak kenapa coba suruh kita kerumah kamu"ucap Tiara.


"dek Lo habis dari mana coba"ucap Rayhan menghampiri via.


"diam dulu deh,tenang.....tenang....santai buang napas"ucap via.


"Lo pikir sedang melahirkan"kesal Rosa dan plak suara yang cukup renyah ya besti.

__ADS_1


Rosa menabok via saat itu juga untuk menyalurkan kekesalannya.


"apaan sih Lo kk iss..."kesal via mengelus bekas gaplokan Rosa


"lu sih, mangkanya ditanyain serius itu dijawab serius juga"ketus Rosa.


"udah-udah duduk dulu mengapa kalian semua ribut"tegur grandpa.


mereka pun akhirnya duduk,beberapa detik tak ada yang berbicara dan akhirnya grandpa lebih dulu.


"katakanlah"ucap grandpa dan alucar tau maksud dari grandpa via.


"baiklah, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu"ucap alucar dan semua nya pun menjawab.


"disini atas izin yang kuasa dan keluarga izinkan aku untuk menikah dengan salsa Minggu ini"ucap alucar dengan tegas.


sedangkan dipojokan,Rosa dan via terus berdebat soal pernikahan via.


"Lo kok mau sih Vi Ama tu orang"ucap Rosa memanas manasi.


"serah gue lah apalagi dia ganteng"ucap via.


"yaelah...kan gue bisa tu klo Lo kayak kemaren ngk mau gitu kan gue bisa ambil tu anak jadi bayi gedek gue"ucap Rosa yang pura-pura alay.


"tak geplak Lo,awas ya lo"kesal via.


"sabar deh,btw ini cincin yang dikasih Ama alucar ya"ucap Rosa menunjuk cincin via.


"iya"jawabnya singkat.


sebenarnya salsa masih ingin mendengarkan ucapan dari alucar calon suaminya,ea...calon suami ni ye.tapi karna ulah Rosa membuatnya kurang konsentrasi mendengarkannya.


"izinkan aku melamar via satu hari lagi digedung hotel,disana akan dilakukan lamaran resmi dengan berbagai media yang mempublik"ucap alucar lalu menatap via dari kejauhan.


"lihat noh,dulu sok-sokan ngk mau Ama alucar,eh sekarang malah langsung nikah"sindir Rosa dengan menyenggol lengan via


"apaan sih Lo kk,diem ngk atau gue perban tu mulut"ucap kesal via dengan penuh emosi.


sedangkan Rosa merasa merinding dengan ancaman dari via dan akhirnya ia pun membiarkan via dan ia pun juga mendengar acara lamaran,eh salah meminta izin atau apalah.


@**@@@%


Hay gues kembali lagi dengan bab yang menarik jangan lupa like and comen ya gaes 😎.karna author nih pencerahan dari kalian para reader ku yang baik.sampai jumpa lagi😉😁

__ADS_1


__ADS_2