
Setelah mengalahkan para ******* suasana kembali tenang Leader Riad dan kru nya kembali melanjutkan perjalanan menuju Gunung Air Terjun.
"Karena air terjun ada di bawah gunung kita bisa langsung beristirahat di Resort yang ada di gunung air terjun, setelah cukup beristirahat dan senang-senang kita akan lanjut mendaki gunung untuk menancapkan bendera pendakian kita di puncak gunung, itu saja dan semangat..!" sepertinya malah Riad yang tak semangat karena dari pertama kedatangannya Ryuna masih diam tak seperti biasanya.
"Miyuki kemaren kamu berantem ya, ada yang sakit gak..?" tanya Jay.
"Gak papa.., lecet di tumit sedikit aja" Miyuki tak ingin membuat khawatir.
Jay memeluk Miyuki, sedangkan Riad dan Ryuna sepertinya lagi jauh-jauhan, karena masih berjalan, Riad menunggu waktu yang tepat untuk berbicara dengan Ryuna.
Sesampainya mereka semua di Resort yang berdekatan dengan air terjun.
"Kita sudah sampai di Resort gunung air terjun, selamat menikmati suasana dan bersantai, kita akan berkumpul lagi untuk melakukan aktivitas outbound jadi sebaiknya kalian beristirahat terlebih dahulu.." Riad mempersilahkan kru nya bersantai.
Setelah para kru memilih kamar mereka masing-masing.
"Ryuna..!" panggil Riad.
Ryuna pura-pura tak mendengar dan mengabaikan panggilan Riad.
"Kenapa lagi sih ini Ryuna" Riad bingung.
Setelah istirahat cukup, Riad mengumpulkan kru untuk melakukan kegiatan arung jeram.
"Oke, semuanya sudah berkumpul.. kita akan dibagi jadi 2 tim, karena anggota berjumlah 11 orang jadi 1 orang terakhir boleh memilih ikut tim yang mana.
setelah membagi tim, tertinggal 1 orang yaitu Ryuna.
"Aku pilih.." Ryuna bimbang.
Ryuna akhirnya memilih tim Jay.
Di sungai mereka sangat asyik mendayung mengikuti arus deras sungai, sampai sebuah insiden terjadi.
Perahu karet tim Jay terbalik, semua anggota Jay berhamburan, semua anggota berhasil berenang kepinggir.
"Ryuna mana..?" Miyuki panik.
karena Ryuna sedari awal naik perahu melamun, dia baru sadar setelah hanyut terbawa arus.
Riad yang melihat Ryuna hanyut menginstruksikan anggota tim nya, mendayung ke arah Ryuna, hingga akhir nya Riad bisa menjangkau dan menyelamatkan nya.
__ADS_1
Mereka mengeminggirkan perahu karet. Setelah sampai ketepian, meski Memakai baju pelampung arus yang deras tetap membuat Ryuna kemasukan air.
Riad segera melakukan pertolongan pertama dengan membaringkan, lalu menekan pernapasan setelah air keluar, Riad memberi nafas buatan.
Ryuna tersadar ada Riad di sampingnya, Ryuna menangis dan memeluk Riad.
"Tenang Ryuna kamu sudah aman.." suara Riad menenangkan kegelisahan Ryuna yang membuatnya begitu kacau.
Mereka semua mengakhiri kegiatan itu dan memutuskan untuk istirahat kembali.
"Ryuna kamu kenapa sih..?" tanya Riad pada gadis nya yang cantik itu.
Ryuna hanya diam dan memeluk lengan Riad dikala sore yang tenang disebuah cafe, semua orang sepertinya lagi bersantai dengan pasangan nya masing-masing.
"Ini cafe satu meja kursi nya muat 2 orang tapi cuma buat 2 orang saja satu meja biar apa coba, aku malah jadi sendiri kan ini..!" loli mengomel kesal karena gak bisa ngumpul rame-rame dalam satu meja.
Seorang gadis cantik berjalan sendirian di cafe itu.
"Hahahaha.. aku kira cuman aku yang sendirian, ternyata cewe secantik dia juga sendiri, haha.. ha" namun tawa loli itu berakhir saat ada pria tampan yang menghampiri gadis itu.
"Jay..!" panggil Madi.
"Itu kak Madi.. tapi siapa gadis cantik yang bersamanya, aduh..!" Jay kaget dan dicubit Miyuki.
"Mana Riad Jay..?" tanya Madi membawa gadis yang terlhat malu-malu.
"Hai.. namaku Miyuki, namamu siapa..?"
"Na.. namaku Sora" Sora bersembunyi di belakang Madi.
"Itu siapa kak.. apa kakak menculik gadis itu sepertinya terlalu muda buat kakak?" Jay curiga.
"Oh.. dia korban yang diselamatkan Tim Bumi, sekarang pasukan khusus sedang menyelidiki orang-orang yang kemaren sempat meresahkan, yang waktu itu kita kalahkan..!" Madi menerangkan.
"Kursi itu tarik aja.. kita bergabung disini Riad lagi sibuk, biarin dia menyelesaikan masalah nya kita ngobrol aja dulu" Jay mengalihkan perhatian.
Mereka pun ngobrol dan bercerita saling mengakrabkan diri, sedang kan bucin lain.
"Ryuna tolong bicara jangan hanya diam seperti ini?" Riad mulai gelisah.
"Kamu mau bertunangan kan dengan Rianti, entah kebetulan atau memang sudah di rencanakan. Resort gunung belerang tujuan kita selanjutnya dengan mata air panasnya yang jadi kebanggaan tempat itu menjadi tempat pertunanganmu, bahkan sebelum sampai di sana aku sudah kepanasan..!" Ryuna kesal.
Riad sudah tak bisa lagi menyembunyikan semuanya pada Ryuna.
__ADS_1
"Benar.. aku akan bertunangan dengan Rianti bertepatan dengan sampai nya kita ke gunung belerang, aku egois memang masih bilang cinta kamu sedangkan aku akan bertunangan dengan orang lain jadi apa yang harus aku lakukan?" Riad menatap Ryuna.
Ada tangan yang memegang pundak Riad dari belakang.
"Riad kamu sama siapa itu.. bandel juga ya kamu..!" Madi mengagetkan Riad yang duduk menempel dengan Ryuna.
"Kak madi mau penjelasan..!" Riad mencoba tenang.
"Sejak kapan kamu memanggil aku dengan kata Kak, yaudah.. santai aja aku gak mau ikut campur, lanjut aja..!" Madi tak bisa menyembunyikan ekspresi nya.
Sedang kan Jay dari meja lain mengisyaratkan maaf ke Riad.
"Sora.. kita jalan-jalan yuk, biar kamu bisa ceria lagi.." Madi beranjak pergi dari cafe itu.
"Maaf Riad, aku sudah mengalihkan perhatian kak Madi tapi tetap saja dia nyariin kamu.. semoga aja mulut nya gak ember" Jay merasa bersalah.
"Gak papa aku sudah menduga hal ini bakal terjadi" Riad gak begitu memperdulikan.
Di luar cafe.
"Bisa-bisanya Riad dapat cewek cantik dua orang pula, lah aku dapat satu aja masih loading.. ini" sebenarnya Madi iri bukan nya marah.
"Madi kamu kenapa ngomel sendiri..?" Sora bertanya heran.
"Sora menurut kamu aku Tampan gak.. aku serius nanya?" Madi mulai kocak.
"Kamu itu lucu aku suka.." Sora berkata sambil memalingkan wajahnya.
"Aku lucu ya.. emang aku badut!" Madi bingung.
Dan mereka berjalan menuju resepsionis untuk boking kamar.
Di cafe.
"Besok enak nya kita seru-seruan balap moto cross, apa kita jalan Mobil off-road melintasi jalur sulit?" tanya Riad ke Jay, Miyuki dan Ryuna.
"Kita off-road saja biar tau susah nya menjalani hidup, kalau balap moto cross takut jatuh, sedangkan jatuh cinta padamu saja sudah begitu menyakitkan..!" Ryuna tiba-tiba puitis.
Jay terdiam, sedangkan Miyuki keheranan dengan teman nya itu.
"Sesusah apapun jalan yang ditempuh, sesakit apapun juga, lebih susah bila jauh darimu dan teramat sakit bila tanpamu.." gombal Riad.
"Dah lah.. kita menjauh yuk, sebelum tersingkir dengan sendirinya" Jay berjalan mundur bersama Miyuki.
__ADS_1
Bersambung...
"Sampai jumpa" 👋