Riad Melawan Jin

Riad Melawan Jin
PERNIKAHAN PERTAMA


__ADS_3

Setelah hari itu, tibalah hari pernikahan Riad dan Rianti, para tamu dengan undangan khusus berdatangan, tamu yang datang menunjukan undangan kemudian dirobek oleh petugas yang mana ada nomor


undiannya, tangan juga distempel yang hanya bisa terlihat dengan senter ultraviolet yang di pegang oleh penjaga pintu masuk.


Di ruang rias.


"Ini Riad mana sih.. Jay juga dua bocah ini mau ku jitak kepalanya bikin repot saja!" Madi yang bersama Sora yang sudah tampil cantik mencari.


Di kamar Resort.


"Oh jadi ini.. seperti ini.. jahat banget kamu Riad..!" Miyuki marah setelah tau acara di ballroom adalah pernikahan Riad dan Rianti.


Sedangkan Ryuna hanya diam tak menangis dan bersuara seperti patung duduk di pinggiran tempat tidurnya dengan ekspresi muka datar.


"Maaf aku tak bisa menahan kejadian ini.." Riad tak bisa berbuat apa-apa.


"Miyuki tenang dulu..!" Jay menenangkan pacarnya itu.


"Kamu sama aja Jay.. ngapain kamu kemaren asyik-asyikan dengan wanita lain, pantes ya tak nampak sama sekali, iya di situ ceweknya lebih seksi dan lebih banyak..!" Miyuki semakin marah ke Jay.


Rupanya Loli sudah menceritakan semua pada Miyuki dengan bumbu tambahan yang diraciknya sendiri.


"Sudah ku duga kalian di sini ayo buruan ke ruang rias Riad..!" Madi menarik Riad dari kamar itu.


Riad hanya bisa pasrah tanpa bisa melakukan perlawanan.


"Miyuki.. kemaren itu aku kebawa sama Kak Madi bukan nya aku mau ke situ, lihat mata aku apa aku sedang berbohong" Jay menatap Miyuki.


"Kamu curang ih.. aku jadi gak bisa lama-lama marah sama kamu..!" Miyuki luluh dengan mata biru dan ketampanan Jay.


"Lebih baik kalian bersiap.. kita harus hadir di acaranya Riad karena dia selama ini sudah menjaga kita, membimbing kita, diperjalan dengan tanggung jawabnya sebagai pemimpin" Jay membujuk.


Ryuna membaca surat yang ditinggalkan Riad untuk nya.


"Untuk orang yang menenangkan jiwaku, aku tau aku egois.. aku memaksakan kehendak ku, aku tak bisa memilih seakan aku ingin mengambil semuanya. Aku hanya bisa bilang kalau pun hatiku dimiliki Rianti, jantung ku berdetak hanya untukmu.. jadi jangan biarkan aku mati dengan rasa cinta yang diambil orang lain. Dari jantung yang berdebar untuk mu Riad." Dada Ryuna yang tadi nya sesak berangsur mereda setelah membacanya.


"Ryuna kamu gak papa..?" tanya Miyuki.


"Kita dandan yang anggun, cantik, dan seksi!" Ryuna segera berdandan ala bangsawan sederhana tapi mewah.


Selagi Ryuna berdandan Riad sudah sah menikah dengan Rianti, para keluarga dan tamu yang hadir menikmati pesta.


Khamir dan istri.


Hasbullah dan istri.

__ADS_1


Khan, istri, dan anak laki-laki nya.


Khim dan kekasihnya.


Madi dan kekasihnya Sora.


Serta anggota tim pasukan, yang membaur seperti orang biasa.


Donatur orang-orang yang sering meminta bantuan serta beberapa wisatawan yang juga diundang. Disiarkan live ke seluruh penjuru wisata tersembunyi.


Semuanya berbahagia atas pernikahan kedua mempelai yang begitu nampak serasi.


Di tengah acara pesta para tamu yang sebagian adalah orang terpandang terkesima dengan kedatangan Ryuna dengan Miyuki serta Jay yang mendampinginya.


"Itu Ryuna anak dari Presdir Ryuhei perusahan elektronik terkemuka di Jepang bukan ya..?" seorang tamu yang mencoba mengenali walau sebenar nya wajah nya di sembunyikan dari publik, tapi ada saja yang berani mencari tahu.


Rianti yang melihat kehadiran Ryuna sedikit kesal dia pikir Ryuna bakalan menyerah dan pergi begitu saja, bukannya malah berani datang ke pesta pernikahannya.


"Selamat menempuh hidup baru semoga kalian berbahagia.." ucap Miyuki di hadapan dua mempelai.


"Selamat atas pernikahan pertama ya.. harus sabar kalau setelah ini akan ada pernikahan kedua!" Ryuna berkata dengan santai ke Rianti yang menggandeng Riad dengan erat.


Rianti tak bisa marah, karena sebelumnya Riad juga sudah memberitahukan semua sebagai syarat atas percepatan pernikahan.


Riad menanggapi obrolan dua wanita yang dicintainya dengan santai.


Susunan acara pesta sudah sampai pada akhir acara yaitu pengumuman pemenang nomor undian, di antara nomor yang disebutkan terdapat nomor Miyuki yang mendapatkan hadiah berupa akses masuk benteng Padepokan Nafas Patikaman yang jadi incaran para tamu.


"Ini beneran bisa masuk situ..!" Miyuki sangat senang akhir nya rasa penasarannya akan segera terjawab.


"Emang ada apaan dalam situ?" Ryuna heran sama Miyuki.


"Nah maka dari itu.. kamu penasaran gak?" tanya balik Miyuki.


"Gak penasaran sama sekali.." Ryuna menjawab dengan yakin.


"Tapi di situ tempat tinggal Riad loh.." Miyuki membuat Ryuna goyah.


"Masa sih..?" Ryuna penasaran.


"Riad adalah tuan muda nya tempat wisata ini, pantas kru kita lebih diistimewakan dari pada kru lain, aku sih gak papa kamu mau jadi yang kedua asal kan Ryuna ku bisa berbahagia bersama pangerannya" Miyuki mencoba berpikir positif.


"Aku akan pertahankan cinta ini, aku sudah terlanjur sayang sama Riad" Ryuna meyakinkan hatinya.


Siang berganti malam.

__ADS_1


"Pap sini.. mau gak?" panggilan sayang Rianti pada suaminya.


"Besok aja Mun.. aku mau istirahat" panggilan sayang Riad ke istrinya.


"Yaudah kue nya aku makan sendiri.." Rianti tergoda makanan manis.


Setelah makanan manis Rianti jadi pengen, mereka pun bercocok tanam dengan lembut, karena ini pertama kalinya bagi mereka jadi sedikit canggung dan degdegan.


Hari telah pagi Riad memandangi wajah istrinya, menunggunya terbangun.


"Pap.." Rianti terbangun menyentuh pipi Riad.


"Aneh gak sih, kita kan temenan dari kecil sekarang jadi teman seumur hidup" Riad sebenarnya sayang banget sama Rianti.


"Pap.. kita mandi yuk?"


Mereka mandi dan terjadi lagi.


Rianti memasak sarapan pagi Riad memeluk istri cantik nya itu dari belakang sungguh mesra pasutri baru.


Namun kemesraan yang dikira bisa dinikmati, harus terganggu dengan rasa pusing Riad yang kambuh kembali.


"Pap kamu kenapa..?" Rianti panik.


"Rianti tolong menjauh sebentar!" pinta Riad sambil menahan pusingnya.


"Aku kira kamu sudah sembuh, makanya kita waktu pacaran jarang bertemu karena aku takut kamu sakit seperti ini.. tapi kenapa sekarang kambuh lagi!" Rianti membelakangi agar tak terlihat.


"Kenangan akan Tiara yang sudah aku lupakan, akan muncul apa bila aku mesra dengan wanita yang aku sayangi. Kecuali bersama Ryuna.. bersamanya entah kenapa hal ini tak pernah terjadi" Riad menerangkan.


"Itu yang membuatmu suka bersamanya, aku mengerti dan aku tak bisa memaksakan cintaku bila sulit untuk memelukmu, hampiri dia dan kembalilah lagi kepadaku bila kamu sudah membaik aku akan selalu mencintaimu apa pun yang terjadi" Rianti mencoba berlapang dada.


Rianti hanya diam dan waktu berputar begitu saja sampai hari kembali malam dan suaminya tak kunjung kembali.


"Seharian tanpamu aku bisa, bahkan malam ini aku sendiri menantimu akan ku tahan asalkan kau kembali padaku, aku akan selalu siap memelukmu karena hanya bersamamu aku merasa sempurna Riad Papku.. cepatlah kembali aku berharap hatimu selalu berbisik cinta yang tak henti-hentinya tentang ku" Rianti yang berpakaian putih menunggu.



Suara pintu terbuka, Rianti yang sedari tadi hanya memandang keluar jendela kaca bergegas menyambut kedatangan suaminya itu.


"Pap.. kenapa kamu mengajaknya kesini..!" Rianti kaget melihat Suaminya pulang bersama Ryuna.


Bersambung...


"Sampai jumpa" 👋

__ADS_1


__ADS_2