RINTANGAN CINTA

RINTANGAN CINTA
Butterfly Fairy


__ADS_3


Di dalam kamar yang bernuansa biru, dan putih itu, terdapat seorang pemuda yang terduduk lesu disana sambil memegang sesuatu dalam genggamannya.


" Kemana lo hah.!!" Maki pemuda itu.


"Kemana, kemana lagi gue harus mencari lo." racau pemuda itu, yang sepertinya sudah hampir menyerah, lalu dia menundukkan kepalanya, dan cairan bening pun lolos dari matanya.


Menangis.?


Yah pemuda itu menangis sambil melihat benda yang ia pegang. Benda itu adalah sebuah gantungan kunci kupu - kupu, itu hanyalah gantungan kunci biasa, tetapi menurut pemuda itu, itu adalah gantungan kunci yang sangat berharga baginya.


Mungkin jika ada orang lain yang melihatnya menangis, mungkin orang itu akan mengaggap dirinya cowok lemah, tetapi ia tidak mempermasalahkan itu semua, dan lagi pula cuman dirinya yang ada di kamar itu, tidak ada siapa - siapa lagi selain dirinya. Dan hanya tuhan - Lah yang tau dirinya itu sebenarnya serapuh itu.


Bintang. Yah pemuda itu adalah Bintang. Bintang yang terkenal sebagai cowok dingin, sedikit cuek, eh tidak, bukan hanya sedikit cuek tetapi ia sangat cuek dengan orang - orang disekitarnya, tetapi lain halnya jika itu menyangkut dengan orang - orang terdekatnya. Misalnya saja seperti anak - anak Geng Black Wolf, Bintang memang terkenal sebagai ketua Geng yang tegas, dan terlihat acuh tak acuh, tetapi dibalik itu semua jauh didalam lubuk hatinya yang terdalam dia sudah menganggap anak - anak Geng Black Wolf sebagai keluarganya sendiri. Bahkan dia juga sering membantu teman - teman se-Gengnya, jika mengalami kesulitan.

__ADS_1


Dan juga keluarganya, Yah tentu Bintang sangat - sangat menyayangi keluarganya, terutama sang Mama tercinta, dan juga Papa nya. Yah Bintang akui meski ia sering membantah perkataan Papanya, tetapi ia juga sangat menyayangi Papanya. Bintang tidak pernah membenci Papanya tidak, Bintang tidak pernah membencinya. Yah mungkin cuman sikap Bintang aja yang sedikit dingin, cuek dan sering membantah perintah Papanya. Contohnya saja seperti Papanya menyuruhnya untuk ikut kekantor, tetapi Bintang tidak pergi. Yah itu semua karena Bintang tidak ingin kekantor untuk Sekarang dia mempunyai hobi lain, ia tidak ingin terjun kedunia bisnis dulu untuk sekarang, karena dia mempunyai hobi lain. Mungkin suatu saat nanti ia akan terjun kedunia bisnis, ia yakin itu karena jika tidak siapa lagi yang akan mengelola perusahaan Papanya itu. Bintang sudah memikirkan itu jauh - jauh hari, bahkan ia juga telah mempersiapkan diri jika suatu saat nanti ia terjun di dunia bisnis, cuman Bintang malas aja untuk pergi ke kantor Papanya.


" Lo pernah janji sama gue, kita bakal selalu bersama. Tapi kemana lo pergi hah.!!" Maki Bintang lagi.


" Kenapa lo ingkari janji lo sama gue. Kenapa saat itu lo pergi dan nggak ngasih tau gue."


" Kenapa.Hah.!" Teriak Bintang melampiaskan emosinya, dan untungnya kamarnya kedap suara, jadi tidak ada yang mendengarkan teriakannya itu.


" Lo pasti sengaja kan, ninggalin gue." Kata Bintang sambil menghapus airmatanya.


Mungkin tidak ada yang pernah menyangka bahwa seorang Bintang Adipranata selemah itu. Seorang Bintang yang selalu menunjukkan sikap cool nya didepan semua orang, kini tengah menangis, yah itulah Bintang, mungkin saja didepan orang dia bersifat cool tetapi lain halnya jika ia sendirian seperti sekarang, apalagi jika ia mengingat gadis itu, gadis kecil yang dulu menemaninya disaat orang - orang menjauhinya. Tetapi sekarang apa, justru gadis kecil itu yang pergi tanpa pamit kepadanya, dan ia bingung akan mencari gadis itu dimana. Tetapi Bintang tidak akan menyerah mencarinya dia akan terus mencarinya, walau ia mungkin tak tau harus mencarinya kemana, dan apakah gadis itu masih ingat dirinya atau tidak.


"Butterfly Fairy. Dimana lagi gue harus mencari lo, dan apakah kita akan dipertemukan lagi suatu saat nanti.?" Gumam Bintang lirih, sambil menatap gantungan kunci yang ia genggam.


Note : Butterfly Fairy adalah nama julukan bukan nama asli Si gadis kecil.

__ADS_1


" Bahkan nama asli lo pun, gue nggak tau. Huft." Kata Bintang lagi, sambil menghela nafasnya kasar.


To be continue


Ada yang penasaran siapa sih gadis kecilnya Bintang, yang ia panggil Butterfly Fairy.?


Dan apakah Si Fiona dapat menggantikan posisi Butterfly Fairy di hati Bintang.?


Penasaran ?


penasaran ?


Nantikan terus yah, kelanjutan cerita ini.


Dan juga kisah ini murni karangan dari Author sendiri.

__ADS_1


Selamat membaca yah teman - teman.


see you in the next episode 💖💖


__ADS_2