RINTANGAN CINTA

RINTANGAN CINTA
Fiona Dihukum


__ADS_3

Pagi hari yang cerah. Di SMA ANTARIKSA, langit biru, udara pagi yang segar. Sebagian murid - murid di SMA ANTARIKSA sudah berdatangan. SMA ANTARIKSA termasuk sekolah yang terpopuler di kota X. Rata - rata yang bersekolah disana adalah anak - anak dari kalangan atas.


Sebagian murid - murid sudah berdatangan. Ada yang diantar supirnya, ada yang naik kendaraan sendiri, seperti mobil atau motor.


Suasana di sekolah sudah lumayan ramai. Banyak siswa siswi yang berlalu lalang di sekolah, ada yang langsung ke kantin, ada yang ke kelas, dan lain sebagainya.


Brum..


Brum..


Suara motor anggota Geng Black Wolf, entah itu kebetulan atau bagaimana, atau memang sudah takdirnya, sesaat setelah anggota Geng Black Wolf memasuki halaman sekolah, tiba - tiba Geng Zervanos pun datang, dan memarkirkan motor mereka di dekat motor anak - anak Geng Black Wolf.


Kedua Geng yang saling bermusuhan itupun membuka semua helm full face mereka, dan seperti biasa mereka merapikan rambut mereka, agar terlihat keren mungkin.


Lalu mereka semua pun saling bertatapan satu sama lain tanpa mengeluarkan suara sedikitpun.


Kalian masih ingat kan Geng Zervanos, musuh bebuyutannya Geng Black Wolf. Kedua Geng yang saling bermusuhan itu, sebenarnya satu sekolahan. Meskipun mereka bermusuhan tetapi sampai sekarang mereka tidak pernah tawuran di sekolah, jika mereka ingin adu kemampuan biasanya mereka cuman bertanding balapan saja, ya seperti balap liar misalnya. Tetapi kalau tawuran, sampai sekarang mereka belum pernah, tapi nggak tau kedepannya bagaimana.


Cukup Lama mereka saling bertatapan dalam diam, tak lama kemudian mereka mengakhiri aksi tatap - tatapannya, dan kemudian mereka semua meninggalkan parkiran.


Kalau Geng Black Wolf, nggak usah ditanya lagi mereka kemana, pasti kalian juga tau kok. Seperti biasa keenam inti Geng Black Wolf menuju ke kantin Bu Siti, untuk sekedar mengobrol, tidur, minum kopi, dan masih banyak lagi.


...****************...


" Pak. Pliss pak. !! Buka dong gerbangnya Fio mau masuk nih." Kata Fiona sambil memohon ke penjaga gerbang supaya dia diperbolehkan masuk.

__ADS_1


" Tap --" Belum sempat Pak Mamat menyelesaikan ucapannya tiba - tiba


" Ada apa pak.!?" Tanya Pak Bimo Si Guru BK. Sambil berjalan ke arah Pak Mamat.


" Loh. Kamu Fiona kan,? anak kelas sebelas mipa 2." Tanya Pak Bimo.


" I --iyya pak." Jawab Fiona terbata - bata.


" Kamu kenapa terlambat.?"


" Hmm. Anu pak, eh, Sa -- saya terlambat bangun pak." Kata Fiona, sambil tersenyum canggung.


" Kok bisa sih.! Emangnya kamu habis begadang yah.?"


" I --iyya pak." Cicit Fiona.


" Astaga. Bisa patah nih kaki kalau begini. Mana Pak Bimo kalau ngomong lima abad nggak akan selesai - selesai tuh.!" Batin Fiona dalam hati.


" Seenggaknya kan, gue disuruh masuk dulu gitu. Ini apa.? Dari tadi gue berdiri terus. Sampai - sampai nih kaki kayak mau patah, gara - gara kelamaan berdiri. Aduh Pak.! Bukain kek gerbangnya, bisa hangus aku kalau kelamaan berdiri disini." Batin Fiona.


" Eh. Kamu ngapain berdiri disitu.? Sini masuk, kamu mau jadi patung disitu." Kata Pak Bimo.


" Gimana saya mau masuk pak, kan gerbangnya kekunci." Kata Fiona.


"Astaga saya lupa. He he he."

__ADS_1


" Makanya, jangan telat. Pak Mamat buka gerbangnya."


" Siap Pak.!" Kata Pak Mamat sambil memberi hormat dan membuka gerbangnya.


" Huft. Akhirnya." Batin Fiona lega.


" Baiklah Fiona. Karena kamu telat, maka sebagai hukumannya kamu harus membersihkan lapangan basket."


" Astaga.! Hukuman macam apa itu. Lapangan basket." Batin Fiona.


" Sekarang Pak.?" Tanya Fiona.


" Kagak. Tahun depan. Yah sekarang lah Fiona.! Cepetan.!"


" Pak. Nggak bisa ya hukumannya dikurangin dikit.? Lapangan Basket itu luas banget pak." Tawar Fiona.


" Oh. No.! Keputusan saya tidak bisa diganggu gugat."


" Sekarang kamu cepetan laksanakan saja hukuman dari saya. kalau tidak akan saya tambahkan hukumannya. Dan jangan coba - coba kabur.!" Ancam Pak Bimo.


" I --iyya Pak. Kalau gitu saya permisi dulu Pak." Pamit Fiona.


" Hadeh. Nasib - nasib." Kata Fiona sambil berlari menuju ke lapangan Basket.


To be continue

__ADS_1


see you in the next episode 💖💖


__ADS_2