RINTANGAN CINTA

RINTANGAN CINTA
Es hati Bintang


__ADS_3

Disinilah Fiona berada di depan toilet. Karena sebelumnnya ia sudah berkirim pesan dengan Bintang, dan Bintang berkata ia dihukum membersihkan toilet, jadi kemungkinan ia akan telat menemui Fiona. Tetapi Fiona tetap keukeh ingin menemui Bintang, dan pada akhirnya Bintang pun memberitahu Fiona dimana ia berada.


Bermodalkan satu kaleng minuman berwarna merah rasa strawberry Fiona datang menemui Bintang yang saat ini masih dalam masa hukuman.


" Bintang." Kata Fiona tidak terlalu keras namun mampu membuat dua pemuda yang sedang membersihkan toilet itupun berbalik ke arahnya.


Deon terpana ketika ia pertama kali melihat Fiona, tatapannya tak lepas dari Fiona. Sungguh ia sangat terpesona dengan gadis itu. Meskipun ia satu sekolahan dengan Fiona akan tetapi baru kali ini ia melihat gadis itu.


Bintang yang melihat tatapan Deon ke Fiona entah kenapa ia tidak suka. Entahlah, ia tidak suka Deon menatap Fiona dengan tatapan seperti itu, padahalkan ia bukan siapa - siapanya Fiona.


Akhirnya Bintang pun datang menghampiri Fiona, entah sadar atau tidak iapun merangkul bahu Fiona, dan mengajaknya keluar dari toilet itu.


DEG.!


Setelah mereka keluar dari toilet Bintang pun berkata. " Tunggu aku disini, di toilet kotor." Lalu Bintang pun berlalu meninggalkan Fiona yang menatap Bintang tanpa berkedip.


" Ya ampun.! Ya ampun.! Mimpi apa aku semalem."


......................


Di rumah Arzan, dimana semua inti geng BW sedang berkumpul, kecuali Bintang. Ada yang sedang makan, main game, dan masih banyak lagi.


" Eh. Gue pernah liat bos jalan berdua sama cewek bro.!" Heboh Faris sehingga teman - temannya kini fokus memandanginya.


" Yang bener lo." Kata Elvan.

__ADS_1


" Iya. Bener. Waktu itu gue pergi ke cafe yang dekat sekolahan itu tuh, kalian tahu kan. Eh tahu - tahunya gue ngeliat pemandangan yang WAH.!" Kata Faris heboh.


" Wah, sialan lo. Lo ke cafe nggak ngajak kita - kita." Kata Arzan.


" Waktu itu kalian ada urusan masing - masing, jadi gue pergi aja sendiri. Eh tau - taunya gue ngeliat si bos lagi makan berdua sama cewek."


" Ngomong - ngomong lo kenal nggak sama tuh cewek.?" Tanya Ghali yang ikut penasaran.


" Kenal." Kata Faris.


" Bahkan kalian juga kenal kok." Tambahnya lagi.


" Siapa.?" Tanya mereka heboh.


" Nama cewek itu adalah.... "


" Adalah...... "


Plak..


Elvan pun langsung menabok kepala Faris sangking gemasnya dengan sahabatnya yang satu itu.


" Cepat katakan bambang. Lo nggak tau ya kita itu sudah sangat penasaran setengah mati nungguin lo tau.!"


" iya, iya sabar napa bro."

__ADS_1


" Nama cewek itu adalah Fiona."


" Fiona.! Cewek yang pernah makan batagor itu sama kita, terus bukan batagornya yang ia makan malah tusuknya." Kata Izam.


Lalu Faris pun hanya mengangguk membenarkan ucapan Izam.


" Wah. Si bos ternyata sudah meleleh ya."


" Lo kira si bos itu es apa."


" Yakan lo tahu sendiri si bos itu kagak pernah dekat dengan perempuan. Iya kan."


" Ya jadi gue ibaratkan hatinya bos Bintang itu ibarat es."


" Es hati bos Bintang. Mungkin kulkas di rumah bos Bintang udah penuh kali, makanya dia udah nggak naro hatinya lagi di kulkas, nah alhasil hatinya itu jadi cair deh. Dan masuklah nama seseorang disana." Kata Izam.


" ngawur bener pikiran lo." Timpal Elvan.


" Tapi gue setuju, setuju aja sih kalau Fiona dekat sama bos Bintang, secarakan gadis itu baik." Kata Ghali.


" Iya kita juga setuju, kalau Fiona itu jadi bu bos kita." Kata mereka semua.


To be continue


Sepertinya Fiona sudah dapat lampu hijau nih dari anggota inti geng BW.

__ADS_1


see you in the next episode 💖💖


__ADS_2