
" Lari.!"
" Tidak boleh berhenti sampai kalian keliling lapangan Dua puluh Kali.!"
" Aduh.! Pak Bimo nggak kira - kira kalau ngasih hukuman, masa kita disuruh keliling Lapangan dua puluh kali sih.!" Gerutu Izam.
" Iya. Tega banget Pak Bimo , kalau ngasih kita hukuman. Nih lapangan kan luas banget." Sahut Faris.
" Sudah syukuri aja apa yang kita terima saat ini. Anggap aja kita lagi olahraga pagi supaya kita makin sehat." Kata Arzan.
" Sudah jangan banyak ngeluh.! Benar tuh kata Arzan anggap aja kita lagi olahraga. Kalau kalian ngoceh terus bisa - bisa Pak Bimo malah tambahin hukumannya." Kata Ghali.
Kini keenam inti Geng BW sekarang berlari di lapangan karena mereka ketahuan Bolos di Jam pelajaran oleh Pak Bimo sang Guru Bk. Alhasil karena kelakuan mereka itu, mereka sekarang harus berlari di lapangan di bawah terik sinar matahari.
17
18
19
20
" Selesai.!"
" Baiklah hukuman kalian berenam selanjutnya adalah bersihkan semua WC di Sekolah ini."
" What.!!" Teriak mereka semua serempak.
" Bapak nggak salah ngomong kan.?" Tanya Izam.
" Enggak. Saya nggak salah ngomong."
" Tap--"
" Kalau kamu protes hukumannya saya tambahin. Mau.!"
" Enggak Pak. Itu aja cukup kok Pak, jangan ditambahin lagi." Kata Izam.
" Baiklah. Saya kasih kalian waktu istirahat lima belas menit." Kata Pak Bimo.
" Baik Pak.!"
__ADS_1
Lalu Pak Bimo pun segera melenggang pergi dari hadapan mereka semua tapi sebelum itu dia pun mengatakan,
" Nanti Naura akan pergi kesini untuk ngawasin kalian semua.! Jadi jangan coba - coba kabur.!"
" Astaga.! Si Pak Bimo ngutus Si Lioness lagi untuk ngawasin kita. Hadeh.!" Kata Elvan setelah Pak Bimo sudah jauh berjalan meninggalkan mereka semua.
Mereka semua memilih tiduran di Lapangan Basket itu. Mereka memilih mempergunakan waktu istirahatnya untuk tiduran di lapangan sementara Izam pergi ke Kantin untuk membeli minuman.
Tap.
Tap.
" Ekhm.!"
Baru saja mereka semua memejamkan mata mereka beberapa menit. Tetapi suara deheman itu sudah membangunkan mereka lagi, akhirnya dengan terpaksa mereka kembali membuka mata mereka.
" Tadi Pak Bimo nyuruh gue untuk ngawasin kalian semua.!"
" Iya. Tau Lioness tau."
" Cepat banget sih lo datangnya teleportasi ya.?" Tanya Elvan ke Naura. Yang saat ini Elvan sudah dalam posisi duduk sementara teman - temannya yang lain masih asyik rebahan tanpa memperdulikan kedua sejoli itu.
" Iya.! Gue emang teleportasi. Kenapa ada masalah.?" Balas Naura.
" Sejak lahir.!"
" Nggak percaya gue."
" Ya udah kalau lo nggak percaya, nggak ada yang nyuruh lo percaya."
" Jutek banget sih lo Lioness. Awas nanti lo jatuh cinta sama Babang Elvan yang Ganteng ini. Banyak lo yang naksir sama aku, secara kan aku ini tampan, tajir, dan jago masak tentunya. Siapa coba yang bisa menolak pesonaku."
" Amit.! Amit.!"
" Nggak boleh gitu Lion. Kata orang tuh ya, benci sama cinta beda tipis."
" Gu---"
Belum sempat Naura membalas perkataan Elvan. Tiba - tiba Izam datang dengan dua kantong jajanan kantin. Ada Batagor, Bakwan, dan makanan ringan. Dan tak lupa juga dengan minumannya.
" Makanan sudah datang.!"
__ADS_1
" Mari silahkan dinikmati."
Lalu inti Geng BW yang masih berbaring tadi kini semuanya pun bangkit dan duduk, untuk menyantap makanan ringan dan gorengan yang dibawa Izam.
" Ini." Lalu Izam pun meletakkan makanan itu di depan mereka. Dan mereka semua pun langsung membentuk lingkaran dan tak lupa Naura juga ikut bergabung ya disitu. Tapi ada satu orang yang belum bergabung yaitu adalah Fiona, ya Fiona memang ikut dengan Naura tadi, itu semua juga karena paksaan Naura karena Naura tidak mau pergi sendiri.
" Fi.! Ayo.!" Ajak Naura.
" Iya Fiona nggak enak kalau kamu nggak makan sedangkan kita semua pada makan disini." Kata Izam.
" E-- enggak usah a--ku mau pergi aja." Kata Fiona gugup.
" Nggak ada kata penolakan pokoknya kamu harus nemenin aku disini.! Ayo duduk.!" Kata Naura dan menarik Fiona agar duduk makan bersama mereka. Dan kebetulan tenpat yang kosong itu ada di dekat Bintang, jadi Fiona duduk di dekat Bintang dan kalian tahu apa yang terjadi,
Deg. !
Deg. !
" Aduh nih jantung kumat lagi kan." Batin Fiona lalu menoleh ke arah Bintang.
Bintang yang merasa diperhatikan lantas iapun langsung menolehkan kepalanya ke arah Fiona dan, kedua mata mereka pun bertemu.
Deg. !
Deg. !
Buru - buru Fiona pun mengakhiri acara tatap - tatapan mereka berdua. Karena Fiona merasa itu sama sekali tidak baik untuk kesehatan jantungnya buru - buru iapun langsung memalingkan wajahnya dan memakan apapun yang ada di depannya sampai - sampai iapun mengambil sesuatu di depannya tanpa melihatnya. Dan iapun langsung memakannya tanpa tahu apa yang dia ambil.
" Fi.! Ini batagornya Fi.! Kok kamu makan tusuk batagor sih.!" Kata Naura kaget melihat Fiona menggigit tusuk batagor. Bukannya Batagornya yang digigit ini malah tusuknya.
" Kamu mau nunjukin cara makan batagor terbaru ya Fi.?" Tanya Izam.
" Ternyata kamu lucu juga Fi. Hhhhh." Kata Izam lagi.
Dan itu semua membuat Fiona malu setengah mati. Sampai - sampai Fiona ingin mempunyai kekuatan teleportasi supaya ia segera menghilang dari tempat itu. Karena kegugupan yang ia alami ia jadi bertindak bodoh seperti tadi. Dan sekarang Fiona pun hanya bisa menundukkan kepalanya karena dia sudah sangat, sangat malu saat ini sampai - sampai ia ingin segera menghilang dari tempat itu detik itu juga.
To be continue
Nah. Teman - teman gimana episodenya kali ini.? Seru nggak.?
Oh iya Author beberapa hari ini mungkin nggak Up dulu ya.! Soalnya Author lagi sibuk beberapa hari kedepan..
__ADS_1
see you in the next episode 💖💖