
" Assalamualaikum.!"
Lantas Fiona yang ada di ruang tamu, dan duduk di sofa pun lantas langsung menolehkan kepalanya ke sumber suara. Dan matanya pun langsung membulat, tak lama setelah itu iapun langsung bangkit dari duduknya dan berlari,
Hap.!
" Mama.!"
" Iya. Sayang." Kata wanita itu sambil membalas pelukan Fiona. Kedua wanita itupun langsung berpelukan dengan erat melepas rindu yang teramat besar. Tetapi tiba - tiba sebuah suara pun berhasil membuat mereka melepas pelukan mereka, dan lantas mereka pun lantas menoleh ke suara itu.
"Kok. Papa nggak dipeluk sih Fi.!" Kata Pak Arya Ayahnya Fiona. Sambil cemberut, dan berpura - pura marah ke anak semata wayangnya itu.
__ADS_1
" Eh. Papa sejak kapan ada disitu.?" Tanya Fiona ke Papahnya. Perlu diketahui bahwa sebenarnya Fiona itu juga melihat Papahnya tadi yang merentangkan tangan untuknya, tapi Fiona malah memeluk mamahnya. Alhasil Papahnya langsung cemberut ke anak semata wayangnya itu tak lupa memalingkan wajahnya dari Fiona. Pertanda ia sedang marah. Sebenarnya Papah Arya tidak marah, ia cuman pura - pura saja, agar anaknya itu mau membujuknya.
" Masa, kamu nggak liat Papah sih.! Yang sebesar ini." Kata Papah Arya yang masih memalingkan wajahnya dari anaknya.
" Papah, kecewa sama Fiona." Tambah Pak Arya lagi yang masih dalam mode pura - pura ngambeknya.
" Papa. Kalau mau pura - pura ngambek itu jangan ke Fiona. Fiona kan tahu Papa lagi pura - pura atau nggak."
" Papa ngambek beneran loh Fi.! Kamu nggak ada niatin bujukin Papa gitu supaya nggak ngambek."
" Lagian kamu Pah. Udah tua masih aja suka ngambek. Nanti jadi makin tua loh kamu." Sahut Bu Faiza, ibunya Fiona.
__ADS_1
Nararya Putra Argawijaya. Atau sering dipanggil Arya atau Pak Arya. ia adalah Papahnya Fiona. Pak Arya adalah seorang Ceo di perusahaan AF Group. AF Group adalah salah satu perusahaan terbesar. Itulah mengapa Ayah Fiona juga sangat sibuk dan jarang mengunjungi Fiona di kota X, Perusahaan AF Group berada di kota Y.
Faiza Tazkia shafia. Ia adalah ibunya Fiona. Faiza sendiri menemani suaminya di kota Y. Bukan hanya sekedar menemani suaminya disana ia juga ikut turun tangan dalam bisnis yang dijalankan suaminya. Faiza termasuk perempuan yang tangguh, dan juga cerdas dalam hal berbisnis, dan tentunya juga baik hati.
Arya dan Faiza. Kedua pasangan itu adalah pasangan yang hebat meskipun mereka berasal dari keluarga kaya tetapi mereka berdua lebih memilih membangun perusahaan yang saat ini mereka kelola dan sudah berkembang pesat itu berdua tanpa campur tangan dari keluarga mereka. Setelah mereka berdua menikah mereka memilih menjalani hidup dengan mandiri tanpa bergantung dengan keluarga mereka.
Suka duka mereka jalani berdua, sehingga mereka bisa sesukses sekarang. Tetapi itu semua tidak pernah membuat mereka berdua sombong ya, menurut mereka berdua semua manusia itu derajatnya sama walaupun kaya atau miskin sama saja semuanya harus saling menghormati. Dan juga harta itu cuman titipan Tuhan yang kapan saja bisa ia ambil. Harta itu juga tidak akan dibawah mati.
Sekaya - kaya apapun kita jika kita mati harta kita juga tidak akan kita bawa mati. Dan satu lagi Harta itu cuman titipan Tuhan yang kapan saja ia bisa ambil dari kita. Jadi buat apa kita sombong.
Sebenarnya Arya dan Faiza sudah beberapa kali membujuk Fiona untuk tinggal di Kota Y bersama mereka berdua. Tetapi apalah daya Fiona tetap Keukeuh pada pendiriannya yaitu tetap tinggal di Kota X tempat kelahirannya. Jadi mereka berdua hanya pasrah dengan keputusan anaknya itu yang lebih memilih tinggal di Kota kelahirannya. Entah apa alasan anaknya itu untuk tetap tinggal disana.
__ADS_1
To be continue
see you in the next episode 💖💖