RINTANGAN CINTA

RINTANGAN CINTA
Kembalinya Fiona dan Bintang


__ADS_3

Huft


" Aduh badan aku sakit semua." Keluh Fiona. Kini ia sudah berada di dalam kamarnya ia berbaring sambil menatap langit - langit kamarnya.


Fiona saat ini sudah berada di rumahnya sendiri. Berkat anak buah papanya sehingga Fiona sekarang bisa berada di sini.


Ya semenjak Fiona tidak kembali setelah ia berpamitan kepada orangtuanya untuk ke supermarket pada saat itulah ayahnya mengerahkan seluruh anak buahnya untuk mencari keberadaan anak semata wayangnya itu.


Semua orang yang ada di kediaman Argawijaya sangat - sangat panik setelah mengetahui Fiona hilang. Mereka sebenarnyai ingin melapor kepada polisi, tetapi tidak bisa karena belum dua kali dua puluh empat jam, jadi Arya papahnya Fiona langsung mengerahkan anak buahnya untuk mencari putri semata wayangnya itu, sedangkan Faiza sampai pingsan setelah mengetahui anak tercintanya itu hilang.


Seisi mansion langsung sibuk mencari Si Nona muda yang dinyatakan hilang. Dan akhirnya usaha anak buah Arya tidak sia - sia, mereka bisa membawa sang Nona muda kembali ke mansion.


......................


Tok...tok.... tok...


" Assalamualaikum.!"


" Fi. !" Panggil Hana.


" Waalaikumsalam. Iya Han, sebentar."


Cklek...


" Nih aku bawain makanan buat kamu Fi."


" Makasih banyak ya Han.! Uluh.. uluh.. aku senang banget deh dapat sahabat kayak kamu yang perhatian Banget.!"

__ADS_1


" Dalam persahabatan tidak ada kata terima kasih Fi,"


" Ini tuh memang sudah jadi tugaa aku Fi."


" Iya deh iya."


" Oh, iya Han mamah aku gimana keadaannya sekarang.?"


" Tenang aja Fi, tante Faiza baik - baik aja kok, dan sekarang tante lagi istirahat di kamarnya bersama om Arya."


" Pada saat kamu hilang Fi, tante sama om Arya tuh khawatir banget tau nggak, sampai - sampai tante Faiza sampai pingsan."


" Huft. Iya Han aku tau kok, pasti mereka sangat khawatir pada saat aku hilang apalagi mama."


" Iya Fi, Seisi mansion semuanya panik pada saat kamu hilang."


" ish. Fi.! Kamu nggak seharusnya minta maaf Fi, yang harusnya minta maaf itu ya penculiknya Fi."


" Eh btw, kamu kenal nggak Fi sama orang yang nyulik kamu.?" Tanya Hana, dan dibalas gelengan kepala oleh Fiona.


" Ya udah Fi, kamu istirahat aka nggak usah banyak pikiran ya." Kata Hana.


" Ya udah aku pergi ya Fi, soalnya aku ngantuk banget nih. Hoam.. ups Heheh, maaf Fi." Kata Hana dan tak sengaja ia menguap di depan Fiona, lalu iapun cengengesan di depan Fiona karena ia menguap tetapi ia lupa menutup mulutnya.


" Ish. Dasar kamu Han. Kalau kamu begitu terus awas loh jangan sampai ada nyamuk yang masuk ke mulut kamu." Nasihat Fiona.


" Heheh iya Han. Aku janji nggak akan begitu lagi, kalau aku ngelanggar aku janji lagi deh. gampang kan."

__ADS_1


" Yee.. Dasar kamu Han."


" Yaudah Fi aku pergi dulu ya.! Good night."


" Iya Good night too."


Cklek...


Hana pun menutup pintu kamar Fiona, lalu iapun langsung berjalan menuju kamarnya sendiri.


......................


Di kediaman Bintang.


Tak jauh berbeda dengan Fiona, Bintang saat ini juga berada di kamarnya. Saat ini ia sedang menatap langit - langit kamarnya.


" Siapa sebenarnya orang yang neror gue.? Mereka sudah keterlaluan sampai - sampai mereka ngelibatin gadis itu, padahal aku yakin yang mereka mau adalah aku. Aku yakin orang yang nyulik Fiona adalah orang yang sama yang meneror aku selama ini."


" Entah apa tujuan mereka. Aku harus mencari tahu secepatnya, sebelum mereka bertindak semakin jauh."


" Dan untuk gadis itu aku akan menjaganya, karena saat ini mungkin ia juga dalam bahaya. Mungkin saja si peneror itu masih mengincar gadis itu."


" Haish. Mereka sungguh -sungguh menyebalkan.!"


" Akan aku cari tahu siapa kamu sebenarnya."


To be continue

__ADS_1


see you in the next episode 💖💖


__ADS_2