
Fiona dan Hana sedang duduk di depan TV, sambil masing - masing mereka memegang satu toples cemilan. Dan tontonan yang mereka tonton saat ini adalah Film kartun Doraemon, kalian pasti tau dong Film itu. Seorang anak laki - laki yang bernama Nobita dan Doraemon Si Robot kucing biru.
" Wah. Si Doraemon keren.! Dia punya pintu kemana saja." Komentar Fiona sambil memasukkan cemilan kedalam mulutnya.
" Andai, ya Fi, kita juga punya pintu kemana saja. Pasti seru." Kata Hana.
" Iyya Han. Kita bisa pergi kemana saja." Kata Fiona menimpali perkataan Hana.
" Tapi, lebih bagus lagi kalau kita ada Robot Kucing kayak Doraemon." Kata Fiona, sambil menopang dagunya dan membayangkan dirinya yang mempunyai robot kucing Doraemon.
" Doraemon. Kamu punya Ramuan cinta nggak.?"
" Tunggu sebentar." Lalu Doraemon pun merogoh kantongnya dan mengeluarkan semacam botol yang isinya seperti ramuan. Lalu Doraemon pun memberikan botol itu ke Fiona.
" Wah.! Makasih, ya Doraemon."
" Sama - sama. Ingat jangan sampai ramuan itu hilang."
" Siap." Fiona mengacungkan kedua jempolnya ke arah Doraemon.
" Eh. Satu lagi, Aku juga mau minta kamu keluarin alat kamu yang satu lagi itu. Apa yah namanya kok aku lupa." Kata Fiona sambil berpikir.
" A-ha. Sekarang aku ingat.! Pintu kemana saja, Boleh ya Doraemon." Kata Fiona sambil membujuk Doraemon.
" Pintu kemana saja lagi ada masalah. Bagaimana kalau baling - baling bambu saja." Usul Doraemon.
__ADS_1
" Hmm. Iyya deh, itu aja." Kata Fiona sambil mengangguk, lalu seperti tadi Doraemon pun merogoh kantongnya dan mengeluarkan baling - baling bambu. Lalu Iapun memberikan baling - baling itu ke Fiona, dan Fiona pun menerimanya dengan wajah kegirangan.
" Asyik. I'm coming, Ice Bintang.!" Teriak Fiona sambil memasang baling - baling bambu pemberian Doraemon tadi di kepalanya. Lalu Fiona sudah bersiap - siap ingin terbang, tiba - tiba
" FIONA.!!! " Teriak Hana, yang menyebabkan Fiona kaget setengah mati gara - gara teriakan Hana.
" Astaghfirullah. Han, untung jantungku nggak copot." Kata Fiona sambil mengelus - elus dadanya karena kaget dengan teriakan Hana tadi.
" Habisnya, kamu sih. Dipanggilin dari tadi nggak nyahut - nyahut." Balas Hana.
" Sebenarnya kamu lagi mikirin apa'an sih. Sampai - sampai aku panggil beberapa kali kamu nggak jawab.?" Tanya Hana ke Fiona.
" Enggak kok." Elak Fiona.
" Kagak percaya gue." Kata Hana sambil memicingkan matanya.
" Ngomong - ngomong kamu manggil aku tadi kenapa.?" Tanya Fiona mengalihkan pembicaraan.
" Oo. Itu, aku jadi pengen deh punya mesin waktu kayak itu." Kata Hana sambil menunjuk TV yang masih menayangkan Film kartun Doraemon.
" Apa istimewanya mesin itu.?" Tanya Fiona, sambil sesekali memasukkan cemilan kedalam mulutnya.
" Ih. Fiona, dengan mesin itu kita bisa pergi menuju masa depan kita, dan bagaimana kehidupan kita di masa depan, termasuk kita juga bisa tau siapa yang menjadi suami kita kelak." Jelas Hana.
" Lalu.??" Kata Fiona sambil mengangkat sebelah alisnya. Sebenarnya ia masih belum paham perkataan Hana tadi.
__ADS_1
" Begini ya, Fiona sayang. Dengan mesin itu kita bisa pergi ke masa depan dan kita bisa tau masa depan kita." Kata Hana menerangkan.
" Oo. Begitu."
...****************...
Di sebuah ruangan, dimana cuman diterangi satu lampu, itupun lampunya tidak terlalu terang. Terdapat seseorang yang memakai pakaian serba hitam bahkan sepatunya pun berwarna hitam. Ia sedang menatap sebuah foto seorang pemuda.
" Bintang Adipranata. Kamu akan membayar perbuatan kamu, tunggu saja aku tidak akan membuat hidup kamu tenang." Kata orang misterius itu sambil tersenyum smirk. Lalu iapun merobek foto Bintang yang ada didepannya. Ya foto yang ditatap Si orang misterius itu adalah fotonya Bintang.
setelah ia selesai merobek foto Bintang, lalu iapun melemparkan robekan foto Bintang ke atas, lalu perlahan - lahan robekan foto yang ia lemparkan ke atas perlahan - lahan jatuh ke lantai, sehingga robekan foto itu berceceran kemana - mana dilantai.
Setelah itu, Si Orang misterius yang berpakaian serba hitam itu segera berjalan meninggalkan ruangan itu.
Tap
Tap
Tap
Krek....
Lalu iapun menutup pintu ruangan itu dan pergi, entah kemana ia pergi.
To be continue
__ADS_1
see you in the next episode 💖💖