
Namun aku merasakan sesuatu yang lebih seram daripada kata hantu dan setan. justru yang aku rasakan lebih ngeri dan lebih membuatku takut.
Aku tidak melihat penampakan pocong,kuntilanak,tuyul,gendrewo atau hantu hantu lainya. Seperti yang kulihat di video dan acara TV.
Aku tidak melihat hantu hantu semacam itu. Namun aku selalu merasakan sesuatu yang menerorku kapan saja. Dimanapun aku berada. membuatku merasakan kengerian yang begitu hebat.
Aku selalu merasa ketakutan, aku merasa was was,pikiranku kerap kali tidak terkendali.
Aku mengalami kejadian yang tidak masuk akal. Seperti kerap sekali mendengar suara suara aneh, benda benda terjatuh dan benda benda bergerak sendiri.
Aku pikir, itu hanya ada didalam video atau acara TV namun aku sendiri melihat dan merasakanya.
tiba -tiba perutku menjadi sangat sakit, atau dadaku yang nyeri, badan dan dahiku panas, kepalaku yang terasa pusing, dan aku pingsan.
__ADS_1
terkadang ada pula bayang-bayang seperti menedekatiku, lalu pergi begitu saja. bayang-bayang yang selalu bersamaku, Menemani hari-hariku. Menemaniku didalam tidur, menemaniku berangkat kuliah, menemaniku dirumah. Seakan akan bayang bayang hitam menakutkan itu, ada dimana mana.
kata teman-temanku, aku terkadang berbicara sendiri atau senyum- senyum sendiri. padahal aku tak pernah melakukanya. apakah aku tidak sadar akan hal itu? entahlah sekali lagi aku tidak melakukanya.
Hingga pernah temanku dikampus bercerita sehabis aku pingsan dikelas. Katanya aku berteriak teriak tidak jelas, senyum senyum sendiri. Tertawa terbahak bahak. mataku melotot seperti hendak memakan apa saja yang ada dihadapanku.
Sontak anak anak lainya berhambur ke arahku. Dan berkata ‘’ Ratih kerasukan setan. ‘’ lalu mereka memegangi tanganku. Aku semakin meronta-ronta, memberontak, Hingga aku jatuh pingsan.
Aku mendengar cerita temanku antara percaya dan tidak. Aku benar benar mengalami hal yang tak terduga menurutku. Aku pikir, ini hanya terjadi pada acara acara TV.
Entahlah, sebelumnya dari arah belakang terkadang samping bahkan depan. Seseorang seperti masuk kedalam tubuhku. Pada saat itulah, aku tak dapat mengendalikan diriku.
Sepertinya memang tak bisa kusebut manusia. Sangat tidak mungkin, Bagaimana bisa manusia bisa masuk kedalam tubuhku.
__ADS_1
Sepertinya aku merasa aku sudah gila, aku stress memikirkan itu semua.
Dalam keadaanku yang tidak terlalu baik ini. sebenarnya aku masih bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Tetapi tidak seperti dulu, kini aku lebih suka menyendiri entah rasanya dengan menyendiri aku bisa damai dengan diriku sendiri.
Ya semenjak aku sering kesurupan katanya. Teman- temanku dikampus lebih berhati hati denganku. Aneh sekali, mereka jadi agak risih ketika aku mencoba menimbrung dengan mereka.
Untung saja Aku mempunyai dua sahabat. namanya Anggi dan Vito, kami bertiga berteman semenjak di bangku Sekolah Menengah Atas. hingga Kini pun kami satu Universitas.
Aku bersama Anggi mengambil Jurusan sastra Indonesia, sedangkan Vito lebih mengambil Jurusan informatika.
kami bertiga pasti menyempatkan waktu untuk sekadar bertemu. duduk-duduk ditaman kampus sembari menikmati wifi. atau memilih menyerbu bangku kantin untuk makan dan mengobrol apa saja. bahkan,tak ketinggalan pula kami biasanya ke perpustakan.
Pindah ke buku sebelah ya judulnya "The Cursed Of Ronggeng"
__ADS_1
Selamat Membaca, semoga suka dengan cerita baru. Pokoknya banyak yang berubah dari cerita ini. Jadi jangan lupa baca dari awal