Rose Love Story

Rose Love Story
Perpisahan untuk selamanya


__ADS_3

Di luar terlihat rian dan rekannya mengepung sebuah bangunan tua yang diyakini tempat rose di sekap.


di dalam gedung tersebut


Rose terikat di kursi dengan rumpi Bom waktu ditubuhnya.


rose pun tersadar, betapa terkejutnya ia mendapati dirinya terikat dengan rumpi Bom waktu di tubuhnya.


"kau sudah sadar rupanya" ucap seorang pria.


"kalian siapa?... apa yang kalian inginkan dariku " ucap Rose ketakutan.


"kami hanya menginginkan mu cantik" jawab salah satu dari mereka.


"apa salahku? kenapa kalian menginginkan ku?" tanya rose kembali.


tiba-tiba mereka mencengkram dagu rose.


"inilah akibatnya jika kamu mendengar sesuatu yang tidak boleh kamu dengar. kau orang Asia kan?" jawab pria tersebut.


ya pria tersebut berasal dari negara yang sama dengan rose.


flashback.


pada saat rose berada di tempat pengungsian tersebut rose tidak sengaja mendengar percakapan mereka. rose pun hendak pergi dari tempat itu namun ke tiga pria tersebut sudah melihat rose.


rose kembali ke tenda pengungsian.


sadar akan seseorang yang dari tadi mengawasinya, rose berpura-pura seolah-olah tidak terjadi apa-apa.


flashback end.


"maafkan saya, tolong saya benar-benar tidak sengaja mendengar percakapan kalian dan saya berjanji tidak akan memberitahu siapapun tentang ini" rose memohon.


"sayangnya Kami tidak bisa melepaskan mu begitu saja, dan yang harus kau tau, kamu tidak punya alasan apapun untuk mempercayai mu." balas pria itu.


"help....help...help.." teriak rose histeris.


pria tersebut panik dan memukul rose hingga darah keluar dari hidung rose.


brakkkk..


Rian menendang pintu tempat rose di sekap.


akhirnya terjadi perkelahian.


salah satu pria tersebut menyodorkan pistol di kepala rose.


"kalau kalian berani mendekat maka gadis ini akan mati" ucap pria tersebut.


Rian kemudian berhenti dan menyuruh rekannya untuk mundur.


Rian kemudian membidik targetnya.


setelah yakin, Rian kemudian menembak tangan pria itu hingga pistol tersebut terlempar jauh.


Rian kemudian berlari mendekati rose dan rekan Rian berlari untuk menangkap pria tersebut. mereka berhasil memborgol tangan pria tersebut.


disisi lain Rian berusaha melepas ikatan rose.

__ADS_1


tapi, pada saat Rian melepas ikatan tersebut tiba-tiba bom waktu itu aktif, semua panik termasuk rose dan Rian.


"pergi Rian, ku mohon pergi dari sini" teriak rose panik.


"tidak, aku tidak akan pergi, tenanglah aku akan melepas rumpi ini." ucap Rian menenangkan rose.


"tidak, tidak ada waktu lagi tolong, ku mohon pergi dari sini" teriak rose histeris.


Rian segera membuka rumpi dari tubuh rose.


rose semakin histeris melihat Rian berhasil melepaskan rumpi itu dari nya.


"tidaaaaaaak, ku mohon jangan seperti ini, aku mohon kamu harus pergi, berikan itu padaku" rose berusaha meminta rumpi yang ada di tangan Rian.


"tidak, aku mohon sama kamu lari dari sini, tolong rose cepat pergi dari sini." teriak Rian perlahan mundur


"tidak aku tidak akan pergi, ayo pergi sama-sama" ucap rose memohon.


"tidak rose kamu harus pergi" Rian menangis perlahan mundur


waktu tersisa 1 menit


Rian memerintahkan rekannya untuk membawa rose pergi.


"tidak, lepaskan aku, Rian aku mohon jangan seperti ini, aku tidak mau keluar dari tempat ini tanpamu" rose menangis histeris.


Rian kemudian mendekat dan mengecup kening rose. setelah itu berlari sejauh mungkin dari tempat itu.


para rekan Rian menarik paksa rose untuk keluar dari tempat itu.


rose memberontak namun tidak bisa.


mereka berhasil membawa jauh rose dari gedung itu.


"riaaaaaaan" teriak rose histeris.


"tidak....ini tidak mungkin terjadi... riaaaan" rose menangis sejadi-jadinya.


"lepaskan aku, aku harus menemui Rian" rose memberontak namun tetap di tahan.


"tidak, semua ini tidak boleh terjadiiiii" Rose terus menangis.


"Rian aku mohon kembaliiiiiii, katakan ini semua mimpi, ayo katakaaaaan,hiks hiks" teriak rose mencengkram lengan baju salah satu tentara yang memegangi rose.


"ayo rose bangun... ini mimpi, ayo bangun" rose menampar dirinya sendiri.


"ku mohon katakan semua ini mimpiiiiiiii" Rose Semakin menangis sejadi-jadinya.


"riaaaaaaan ku mohon kembali, kenapa kamu meninggalkanku?" rose terus menangis hingga akhirnya pingsan karena syok dengan yang terjadi barusan.


Beberapa dari mereka mengangkat rose ke mobil.


beberapa jam kemudian mereka telah sampai.


rose di bopong masuk keruangan tempat peralatan medis.


"rose?" Yuri berlari menghampiri rose.


Yuri segera memeriksa keadaan Rose dan mengobati beberapa luka Rose.

__ADS_1


"rose, rose kenapa kamu bisa begini?"


gumam Yuri sambil mengobati rose.


setelah selesai mengobati rose. Yuri memasang infus dan menyuntikan beberapa vitamin untuk rose.


Yuri kemudian menelepon beberapa rekannya.


"halo,Yuri, bagaimana dengan dokter rose? apa ada perkembangan?"tanya Ara


terlihat semua dokter dan perawat menunggu informasi lebih lanjut.


"yaaa rose sudah ketemu, dan syukurnya lagi dia tidak apa-apa hanya luka sedikit"jawab Yuri memandang rose yang masih belum siuman.


"lalu dokter rose dimana sekarang?"tanya Ara.


"aaaa rose belum siuman, sepertinya dia pingsan karena syok"


"syukurlah.


Kim Tan yang berada di rumah sakit untuk mendapat info tentang rose pun merasa lega mendengar kabar itu, yaa Kim Tan ke rumah sakit karena terus kepikiran dengan rose.


disisi lain bibi rose pun lega mendengar kabar kalau rose sudah ketemu dalam keadaan selamat.


"sayang, rose sudah ketemu, dan aku bersyukur rose tidak kenapa-kenapa" ucap bibi rose lega.


"syukurlah, kita bisa tenang sekarang" ucap paman rose memeluk istrinya.


*****


beberapa jam kemudian rose siuman.


"Rian...Rian.." ucap Rose membuka matanya.


Yuri yang mendengarnya pun segera menuju ke tempat tidur rose.


"akhirnya kamu sadar" ucap Yuri.


"dimana Rian? aku harus ketemu Rian" ucap rose panik.


"tenang rose, kamu baru saja siuman" Yuri menahan rose.


"tidak, aku harus ketemu Rian" rose mencabut infusnya Dan berlari keluar.


Yuri mengejar rose.


pada saat di depan rose syok melihat ada Ambulance dan banyak orang disana. mereka terlihat bersedih.


pada saat Ambulance di buka semua tentara memberi hormat.


rose menghampiri Ambulance tersebut dengan tubuh yang gematar dan hampir terjatuh. Yuri pun memegangi rose.


rose membuka kain putih penutup yang ada di mayat tersebut.


rose terjatuh karena melihat Rian lah yang berada di bawah kain putih itu.


"tidak...ini tidak mungkin.. riaaaaaaan, Ayo bangun, kenapa kamu meninggalkan ku?" rose kembali menangis sejadi-jadinya.


karena tidak bisa menahan syoknya akhirnya rose kembali jatuh pingsan.

__ADS_1


yaaa tubuh Rian di temukan di bawah reruntuhan bangunan tersebut jauh dari tempat bom itu meledak, itu kenapa tubuh Rian masih utuh dan hanya luka akibat reruntuhan itu.


******


__ADS_2