
1 Minggu berlalu
terlihat rose sudah bersiap-siap untuk kembali bekerja. kali ini rose jauh berbeda dari sebelumnya dia lebih bersemangat.
"Kim Tan ayo bangun, katanya kamu mau anter aku ke rumah sakit" ucap rose sambil menarik tangan Kim Tan
bukannya bangun Kim Tan menarik tangan rose hingga jatuh ke pelukannya.
"ih apa-apaan sih, cepetan bangun, nanti aku telat loh" ucap Rose berusaha melepaskan pelukan kim Tan.
"2 menit lagi, aku nyaman seperti ini" ucap Kim Tan.
akhirnya rose pasrah dan menunggu hingga 2 menit.
beberapa menit kemudian
"hei Kim Tan ini sudah 2 menit loh, eh bukan bahkan ini sudah 5 menit. ayo bangun"
"iya iya bawel" Kim Tan bangun dari tidurnya dan sekilas mencium pipi rose.
"yaaaak aish menyebalkan sekali" teriak rose menghapus bekas ciuman Kim Tan di pipinya.
yaaa ntah sejak kapan Kim Tan sudah sangat mencintai istrinya.
*skip
akhirnya rose sudah sampai di rumah sakit tempat ia bekerja dulu, yaa rose kembali bekerja di rumah sakit tersebut karena permintaan kepala rumah sakit, prestasi yang dimiliki rose memang benar-benar di butuhkan di rumah sakit tersebut. itu sebabnya kepala rumah sakit meminta rose untuk kembali bekerja. awalnya rose berniat resign tapi keinginannya terpaksa ia kubur mengingat dia tidak tega dengan pasien-pasien yang membutuhkannya, akhirnya dia menerima tawaran itu dan mulai bekerja hari ini.
"makasih yah, udah mau anterin" ucap rose membuka belt.
"pulang jam berapa nanti? biar aku jemput"
"ngga usah, aku juga ngga tau pulang jam berapa, tergantung pasien juga"
"baiklah, hubungi aku jika mau pulang"
rose mengangguk
setelah mobil Kim Tan pergi.
rose menarik nafas sebelum masuk ke rumah sakit.
"selamat datang dokter rose" sambut semua dokter juga staff rumah sakit.
"terima kasih" ucap rose tersenyum
terlihat juga kepala rumah sakit, ia menghampiri rose.
"terima kasih sudah mau kembali bekerja di rumah sakit ini" ucapnya
"terima kasih dok" balas Elina tersenyum.
semua rekan rose menghampiri rose dan memeluk rose. mereka semua terlihat senang rose kembali.
di sisi lain Jae-eon menatap rose sendu.
"aku benar-benar tidak bisa melupakan mu rose. bahkan hingga detik ini perasaan ku masih sama untukmu" lirih Jae-eon.
terlihat Rechol memasuki rumah sakit, berapa senangnya dia melihat rose sahabatnya kembali bekerja.
"roseeeeee" teriak Rechol berlari memeluk rose.
"Rechol" mereka pun berpelukan.
"jangan lari-lari, kamu kan sedang hamil" bisik rose.
"ngga apa-apa sesekali" balasnya.
"dasar" rose terkekeh.
__ADS_1
"aku benar-benar senang kamu kembali"
"hmm, aku juga, aku benar-benar rindu rumah sakit ini" ucap rose.
"nanti jam istirahat kita makan siang yah, udah lama kita ngga makan bersama"
"memangnya kamu ngga makan siang sama suami mu?" tanya rose
"sssstttt dia Sangat sibuk" bisik Rechol.
"hmm sama seperti kim Tan dia juga sibuk, dia baru kembali setelah aku tertidur" lirih rose.
sebenarnya perlahan rose mulai terbiasa hidup bersama Kim Tan, jadi wajar saja dia kadang merasa kesepian jika Kim Tan tidak ada di rumahnya.
"nasib" ucap rose dan Rechol bersamaan.
mereka tertawa setelah mendengar ucapan mereka.
"baiklah aku ke ruangan dulu yah." ucap Rechol.
Pukul 12:00
setelah memeriksa beberapa pasien akhirnya rose menghubungi Rechol.
"halo, kamu dimana? apa sudah selesai?" tanya rose
"yaa aku sudah selesai"
"kalau begitu aku tunggu di parkiran"
"siap beibe" ucap Rechol.
beberapa menit menunggu di parkiran.
bunyi klakson dan mobil berhenti tepat di depan rose.
"ayo naik" ajak Rechol
di kantor Kim Tan sedang beristirahat sambil sibuk memainkan handphonenya.
"apa kau sudah makan siang?" isi pesan Kim Tan ke rose.
"aku sedang menuju Resti dengan Rechol" balas Rose
"apa suaminya ikut?" tanya Kim Tan lagi
"tidak, kami hanya berdua, kenapa memangnya?"
"tidak, aku hanya bertanya. baiklah hubungi aku jika kau sudah mau pulang"
"baiklah"
"makan yang banyak" ucap Kim tersenyum
"hmm, kamu sendiri sudah makan?" tanya rose kembali tersenyum
"aku sedang menunggu makanan yang di pesan staf"
"hmm oke kalau begitu, makan yang banyak juga" balas rose
Rechol yang melihat rose sangat sibuk dengan ponselnya ditambah dia senyum-senyum sendiri.
"kamu lagi chat sama siapa sih? bahagia banget. sampai nyuekin aku"
"ah haha Suami aku" ucap rose acuh.
"cie suami aku" goda Rechol.
"eh maksud aku Kim Tan" ucap rose yang sedikit malu karena keceplosan.
__ADS_1
"hmm yayaya"
skip perjalanan akhirnya mereka sampai di restoran.
"aku mau ini,ini,ini dan ini" ucap Rechol memesan makanan.
"Rechol? kamu ngga salah pesan sebanyak itu?"
"husst semenjak aku hamil makan ku bertambah, aku jadi sering lapar" jawab rechol.
"hmm, aku pesan ini aja " ucap rose.
sambil menunggu pesanan mereka berbincang.
"Rose, makanan kesukaan Jae-eon apa yah? terus hal-hal apa yang di sukai Jae-eon?"
"kok kamu nanya gitu ke aku?"
"ya kamu kan mantannya masa ngga tau?"
"loh kamu kan istrinya" balas rose bercanda
mereka tertawa bersama.
"ayolah, aku mau naklukin hati Jae-eon"
"gampang, kamu hanya perlu jadi aku" ucap rose bercanda.
"Aish rose, kok gitu"
"Jae-eon itu orangnya dingin tapi dia itu perhatian, dia peka di sekitarnya. jadi kamu hanya perlu ngode dia. dia juga suka kopi, jadi setiap kamu liat dia lembur atau kerja, buatin aja kopi. dia juga cake strawberry. apapun asal ada campuran strawberrynya,dia juga suka di perhatikan dari hal-hal kecil, jadi kamu harus perhatian sama dia"
"hmm aku harus semangat "
"kamu juga cepat berisi dong, biar kita samaan lahirannya, atau paling tidak kita bisa samaan punya anak"
"gampang banget yah, emang bikin anak itu kek bikin adona ? bikin langsung jadi" ucap rose
"yaa makanya sering-sering dong"
"apa sih? tu makanannya udah Dateng" ucap rose mengalihkan.
mereka pun menikmati makanan itu dengan sesekali tertawa.
Di ruangan.
Jae-eon menikmati makan siangnya. yaa dia lebih memilih makan di kantor daripada keluar ke kantin.
bunyi ponsel Jae-eon
"kamu sudah makan, kalau belum sekalian aku bawain makanan, kebetulan aku lagi makan sama rose di restoran dekat rumah sakit?" isi pesan Rechol.
"hmm aku sedang makan" balas Jae-eon singkat
"aku bawain kopi sama cake strawberry yah, kebetulan disini ada menu barunya" ucap Rechol
mendengar kata kopi dan cake strawberry membuat Jae-eon antusias, karena kesibukannya dia sudah lama tidak keluar apalagi makan di luar rumah sakit
"hmm boleh" balas Jae-eon
melihat balasan Jae-eon membuat Rechol senang.
"hmmm makasih banyak rose"
"hmm, yaa semoga ini awal yang baik yah"
Rechol mengangguk bahagia
"sudah, ayo makan sebentar lagi jam istirahat selesai"
__ADS_1
mereka melanjutkan makan mereka
*****