Rose Love Story

Rose Love Story
Keputusan


__ADS_3

Pagi ini rose berencana untuk kembali ke rumahnya. ia sudah lama tidak berkunjung ke rumah tempatnya tinggal dulu bersama almarhum ayahnya.


"hmm sudah lama sekali aku tidak pulang ke rumah, lebih baik aku pulang untuk menenangkan diri" rose menaiki taksi. tiba-tiba taksinya berhenti mendadak dan membuat rose kaget.


"hei kalau nyebrang liat-liat dulu, kau mau mati hah?" teriak supir taksi tersebut.


"ada apa pak?" tanya rose.


"ada perempuan yang tiba-tiba menyebrang" jawab supir tersebut.


rose kemudian menoleh dan melihat sosok wanita yang ia kenali.


"berhenti disini saja pak" ucap rose tiba-tiba


"Rechol?" gumam rose kemudian tiba-tiba turun.


"Rechol? kamu mau kemana?" ucap rose.


Rechol kemudian menoleh dan segera memeluk rose.


Rechol menangis memeluk rose.


"hei ada apa? kenapa kau menangis?" tanya rose khawatir


Rechol hanya diam dan terus menangis.


rose kemudian membawa Rechol ke cafe dekat dari situ.


setelah memberi minum, rose kemudian mengelus pundak Rechol.


"hei ada apa? kenapa kau melakukan itu tadi? kau ada masalah?"


"tidak, aku hanya merindukan mu? kau kemana saja hmm? sejak kembali ke Seoul kau susah sekali di hubungi, apa kau tau aku terus mencari mu. maafkan aku soal Jae-eon" bohong Rechol


"sudahlah, jangan membahas masa lalu, lagian aku juga sudah melupakan Jae-eon. dan satu lagi jangan berbohong padaku, aku tau kau punya masalah, kau tidak bisa menutupinya dari ku. kita bersahabat dan tentunya aku tau bagaimana kamu" ucap rose.


Rechol yang mendengarnya kembali menangis, ia memeluk rose.


"maafkan aku, aku bukan sahabat yang baik untukmu, bahkan aku menjadi orang ketiga dalam hubungan mu. aku egois" Rechol menangis sejadi-jadinya.


rose melepas pelukannya.


"aku kan sudah bilang jangan membahas masa lalu. aku sudah tidak punya perasaan apa-apa lagi dengan Jae-eon "


"aku mau kau jujur sekarang, kau ada masalah apa? kenapa melakukan seperti tadi? kau hampir tertabrak? tidak biasanya kau seperti ini?"


Rechol kemudian menjelaskan


*flashback*


Rechol berjalan Hendak menuju rumah ayahnya, kebetulan dia tidak baik mobil, karena takut tiba-tiba mual dan pusing, jadi dia memilih naik taksi menuju rumah Jae-eon. pada saat pulang dari rumah Jae-eon Rechol mendapat pesan dari Jae-eon.

__ADS_1


"maaf Rechol, sepertinya aku tidak bisa menikahi mu, aku belum siap untuk menjadi ayah, aku punya kenalan dokter aborsi terbaik, aku akan menemanimu ke sana. kau jangan takut, dokter itu sahabatku, dan dia sudah profesional melakukannya. aku yakin dia bisa. maafkan aku, aku benar-benar tidak sadar melakukan itu padamu, aku janji akan bertanggung jawab tapi bukan dengan cara menikahimu" isi pesan Jae-eon


seakan tersambar petir kau seakan tidak menyangka Jae-eon akan mengatakan seperti itu.


kamu terus kepikiran,bahkan kamu tidak sadar terus berjalan dan hampir tertabrak.


*flashback off*


"apa? kamu hamil anak Jae-eon?" rose kaget.


Rechol mengangguk.


"dia harus bertanggung jawab, aku akan memberitahu orang tua kalian" ucap rose kesal.


"jangan, aku takut Jae-eon akan marah" cegah Rechol.


"jadi kamu setuju menggugurkan kandungan mu itu?" tanya rose kesal


Rechol menggeleng pelan.


"aku takut melakukannya"


"kalau begitu dia harus bertanggung jawab" ucap Rose


"tapi aku takut rose dia akan marah"


"biar saja, lagian berani berbuat harus bertanggung jawab, sengaja atau tidak sengaja itu takdir kalian. dan apakah kamu tidak kasihan dengan bayi mu? dia tidak punya Salah."


Rechol hanya diam memikirkan perkataan rose.


rose kemudian mengambil handphone miliknya.


"halo, Jae-eon? aku rose"


"iya rose ada apa? aku Senang sekali kau menelfon ku" jawab rose


"aku menelfon karena ada yang ingin aku bahas dengan mu"


"ada apa?"


"aku sudah tau semuanya, aku tau apa yang terjadi dengan Rechol, aku kecewa sama kamu, bisa-bisanya orang yang aku anggap baik, bertanggung jawab bisa mengatakan itu. aku benar-benar kecewa dengan mu, ini salah kamu Jae-eon dan kamu harus bertanggung jawab "


"aku memang salah, tapi aku tidak sengaja melakukannya pada Rechol, aku benar-benar belum siap untuk menjadi ayah, dan aku mencintaimu, Bagaimana bisa aku menikah dengan Rechol?"


"tapi Rechol sedang mengandung anakmu, dan kamu harus bertanggung jawab. lagian apa yang kamu harapkan dari aku? sebentar lagi aku juga akan menikah "


"tapi rose, aku benar-benar tidak bisa, aku mohon maafkan aku, aku mau hidup bersama kamu, tolong kasi aku kesempatan."


"maafkan aku Jae-eon, aku harus menikah karena aku juga sedang mengandung anaknya Kim Tan" bohong rose.


Rechol kaget mendengar penuturan rose.

__ADS_1


rose hanya mengkode Rechol untuk diam.


"tidak mungkin" ucap Jae-eon


"apa yang tidak mungkin? kau saja bisa melakukannya dengan Rechol yang tidak saling mencintai. apalagi aku yang saling mencintai dengan Kim Tan, tidak ada yang tidak mungkin, dan aku bersyukur Kim Tan memiliki rasa tanggung jawab untuk mau menikahi ku, meskipun karirnya terancam. tidak seperti mu. aku harap kau bisa mempertimbangkan keputusan mu untuk Rechol " ucap rose menutup telfon.


"kamu hamil? Kim Tan? Kim Tan siapa? jangan bilang? actor itu?" tanya Rechol.


"aku memang akan menikah dengan Kim Tan, tapi aku tidak hamil " ucap Rose.


"lalu?"


"ya aku akan menikah karena kami saling mencintai " ucap rose.


"tapi gosip tentang " Rechol tidak melanjutkan ucapannya, dia takut trauma rose tentang Rian kambuh.


"gosip apa?" tanya rose


"ah itu , berarti gosip Kim Tan akan menikah itu adalah kamu?" ucapnya.


"yaaa begitulah, aku khawatir dengan karir Kim Tan" ucap rose


"tidak akan, semuanya akan baik-baik saja, lagian sudah umur Kim Tan juga untuk menikah, fansnya akan mengerti. lagian Kim Tan pasti akan menjaga privasi mu. jadi tidak usah khawatir, tidak akan ada yang berani mengganggu mu"


"aku harap begitu "


"jadi bagaimana kamu sekarang?" tanya rose


"aku akan memilih mempertahankan anak ini, aku akan memberitahu ayah dan ibu, dan aku akan berusaha membuat Jae-eon menerima ku juga anak ini nanti "


"yaa kamu harus berjuang, aku yakin Jae-eon akan jatuh cinta dan bisa menerima mu suatu saat nanti "


"makasih yah rose, kamu memang sahabat terbaikku, aku benar-benar beruntung bisa mengenal kamu"


"dasar gombal kamu"


"aku berkata jujur, pantas saja Jae-eon tidak bisa melupakanmu, akupun kalau jadi laki-laki akan menikahi mu" godanya.


"kalau kau terlahir pria, aku juga tidak akan mau dengan mu" goda rose


"kenapa? aku pasti Tampan ketika jadi pria"


"idih PD sekali anda "


mereka tertawa bersama.


"rose, sekali lagi makasih yah, lagi-lagi kamu selalu ada buat aku. maaf soal kemarin-kemarin "


"cukup yah, aku akan berhenti jadi sahabat mu kalau kamu masih membahas masa lalu"


"iya,iya maaf maaf. aku janji tidak akan membahasnya lagi"

__ADS_1


mereka pun berpelukan.


******


__ADS_2