
Pertemuan antara Barra dengan masa lalunya di temani oleh masa depannya .Hatinya sekarang terasa tentram. Inggrit pun menerima keputusan Sasa yang tidak bisa ikut dengan nya juga papa sambungnya .
Inggrit mengerti jika luka hati putrinya begitu dalam,atas saran Aisyah dia akan mendekati putrinya dengan perlahan dan membuktikan jika dirinya bisa jadi ibu yang baik untuk Sasa.
Drew pun mengakui cintanya pada Inggrit tak pernah berubah walaupun dia sudah tak bisa mengandung lagi, Drew pun akan menunjukkan jika dia bisa jadi papa sambung yang baik. Terlebih dia melihat dengan mata nya sendiri yang di lakukan Aisyah pada Sasa yang begitu tulus menyayangi Sasa seperti putri kandungnya.
Inggrit dan Drew menuju kediaman kyai Safi untuk berpamitan karena dia harus kembali ke Singapura secepatnya.
Mobil sewaan Drew masuk dalam area pesantren milik Kyai Safi.
" Siapa itu ?" tanya Kyai Safi pada istrinya melihat sebuah mobil berhenti di depan rumahnya.
" Nggak tau bi, Abi nggak punya janji apa_apakan malam ini."
" Nggak ada sih,di agenda."
" Lho itu Inggrit ,dia sama siapa bi..?"
" Entahlah.." jawab Kyai Safi
Inggrit dan Drew berjalan beriringan menuju pintu rumah Kyai Safi.
" Assalamualaikum.." ucap Inggrit dan Drew bersamaan.
" Wa'alaikumsalam.." jawab keduanya.
" Kyai..maaf saya pulang kemalaman,oh iya ..kenalkan ini suami saya Drew,sayang..ini Kyai Safi dan Umi Ratih yang menolong aku dan merawat aku pasca aku hampir kecelakaan." terang Inggrit dan memperkenalkan suaminya pada Kyai Safi dan istri.
" Alhamdulillah,suami kamu akhirnya jemput juga." ucap umi Ratih.
__ADS_1
" Iya Alhamdulillah umi." jawab Inggrit dengan senyuman yang tulus.
" Saya ucapkan terimakasih atas bantuannya untuk menjaga istri saya kyai,saya kesini juga akan menjemput Inggrit untuk kembali ke Singapura.Urusannya pun Alhamdulillah telah selesai dengan baik dan tanpa disangka pun kami sudah lega untuk menyelesaikan pekerjaan dan permasalahan internal kami,saya sangat bersyukur Inggrit bisa bertemu dengan orang orang baik disini." ucap Drew dengan wajah penuh kelembutan menatap sang istri.
" Alhamdulillah kalau begitu,kami ikut senang mendenganya." ungkap Kyai Safi.
" Assalamualaikum.." terdengar salam dari arah depan dan terlihat Arya dan Anne masuk ke kediaman Kyai Safi.
" Wa'alaikumsalam.."
" Kamu sudah kembali Nggrit?" tanya Anne menatap sekilas laki-laki yang duduk di samping Inggrit.
" Iya ..aku juga mau sekalian pamit,karena besok Insyaallah aku akan kembali ke Singapura." ucap Inggrit pada Anne.
" Emangnya urusan kamu sudah selesai?"tanya Arya dengan melirik Drew dengan wajah tak suka.
" Lalu,soal anak kamu..emm..maaf maksudnya Sasa?" tanya Arya penasaran.
" Alhamdulillah sudah selesai,tadi kami pun bertemu dengan Sasa juga Barra dan Aisyah.Sasa sudah memutuskan untuk tetap bersama Daddy nya ,dan kami pun tak mungkin memaksakan Sasa ikut dengan saya." ucap Inggrit.
" Tapi,dia anak kamu juga Nggrit.." ucap Arya menggebu.
" Iya .. Inggrit tahu betul Sasa anaknya juga.Tapi, kesalahan kami di masa lalu tak semudah itu Sasa maafkan ,dia butuh waktu untuk menyembuhkan luka hatinya. Disamping itu kita pun mungkin harus ikhlas untuk menerima keputusan Sasa,Sebagai orang yang telah melakukan kesalahan pun kami akan membuktikan jika kami akan menjadi pribadi yang lebih baik dulu .Insyaallah Sasa dengan cepat bisa memanfaatkan kesalahan kami, pengakuan Sasa kami rasa sudah lebih dari cukup." ungkap Drew dengan gamblang.
" Aku kira kamu mau mempertahankan Sasa untuk bisa bersama kamu Nggrit." ucap Arya terdengar sinis
"Mempertahankan,Sasa memang putri dari Inggrit dan Barra.Kami menyayangi nya, walaupun kami tak bisa sama_sama Alhamdulillah kami sudah mendapatkan pengakuan dari Sasa itu sudah lebih dari cukup,karena memang itu resiko kami sudah berhasil membuat Sasa terluka hatinya , semua sudah baik_baik saja ,Kami sepakat walaupun kami tak bisa tinggal bersama kami tetap bersyukur jika kami di perkenankan untuk berkunjung menemui Sasa,biarlah sampai kapan Sasa mau tinggal bersama kami yang jelas kami menyayangi nya. Dan dengan begitu pun kami , akan berusaha memperbaiki diri untuk menjadi orang tua yang baik untuk Sasa." ungkap Drew dengan gamblang dan juga terkesan santai.
" Arya , terima kasih atas pertolongan kamu selama ini,Anne ..maaf jika beberapa hari ini aku membuat kamu tak nyaman atas keberadaan ku." ucap Inggrit dengan tulus .
__ADS_1
" I_iya Inggrit.." jawab Anne dengan terbata.
Inggrit memeluk Anne dan mengusap punggung Anne dengan membisikkan sesuatu.
" Jika dia masih berpikir untuk menduakanmu,dan kamu tak sanggup lebih baik carilah kebahagiaan mu Anne,aku siap untuk kamu berbagi. Aku dengar dari Aisyah,makanya aku minta maaf padamu agar kamu tak salah paham.Aku dan Aisyah akan selalu mendukung apa yang terbaik untuk kamu." ucap Inggrit dengan lirih.
Mendengar penuturan Inggrit tentu membuat Anne terkejut. Memang benar adanya jika seseorang bersama kita hanya untuk tujuan yang membuat dia merasa senang tidak bisa menerima kekurangan pasanganya tentu jatuhnya egois,yang ada hanya lelah hati.
Anne mendengar ucapan Inggrit hanya bisa tersenyum kecut. Dia merasa jika apa yang di katakan Inggrit ada benarnya.
Tak buang waktu lama akhirnya Inggrit dan Drew berpamitan untuk pergi ke hotel dimana Drew menginap.
Arya yang melihat kepergian Inggrit hanya bisa tersenyum kecut,karena memang dia juga sadar akan perasaannya tak akan ada sambutan dari Inggrit.
Sementara Anne melihat ekspresi suaminya tau, jika suaminya merasa kecewa dengan keputusan Inggrit.Mungkin Arya seperti merasa tak ada artinya dengan usahanya mendekati Inggrit.
" Manusia itu nggak ada yang sempurna, walaupun Manusia adalah mahluk yang sempurna dibanding mahluk lainnya yang di ciptakan Allah,karena Manusia punya otak dan pikiran untuk berfikir mana yang baik untuk dirinya. Ikhlaskan Inggrit dengan kebahagiaan nya. Suaminya masih punya hak atas dirinya. Mereka pun saling mencintai." ucap Anne dengan santai .
Setelah selesai dengan ucapannya Anne pun pergi menuju kamarnya.
" Maksudnya apa Arya,jangan bilang kamu sudah punya rasa sama Inggrit dan kamu bersikap seperti tadi karena nggak terima dengan sikap Inggrit yang sudah berbaikan dengan suami dan juga anaknya dan dengan itu kamu nggak punya alasan untuk dekat dengan dia kan?" tebak sang umi.
" A_apaan sih umi..vukan begitu maksud Arya, cuma..
" Sudahlah,buang pikiran mu untuk beradu dan membuat Anne akan mundur untuk mendampingi kamu,benar kata Anne .. sebagai pasangan kita harus saling mengisi bukan saling mengalahkan,jika akhirnya kamu dan Anne tak di takdir kan untuk dapatkan zuriat masih banyak anak yatim piatu yang bisa kamu urus bahkan adopsi,mungkin dengan ini kamu harus belajar , tidak selamanya yang terlihat sempurna akan selalu sempurna pasti akan ada setitik cela yang bisa membuatmu belajar untuk saling menghargai..camkan itu.." ucap Kyai Safi dengan panjang lebar dan ingin membuka hati sang putra yang selalu memikirkan diri sendiri.
Arya yang mendapat kan ceramah dari sang Abi pun hanya bisa menghela napas panjang dan terduduk lemas di sofa ruang tamu.
Bersambung.
__ADS_1