
Semenjak keputusan yang di buat bersama antara Barra dan Inggrit mengenai Sasa,Kini Sasa tinggal bersama orang tua Aisyah dan bersekolah di Jogja.
Sementara Aisyah dan Barra tinggal di Jakarta.Barra sibuk dengan perusahaan nya dan juga Aisyah yang sibuk dengan profesi nya menjadi Dokter di salah satu Rumah Sakit besar di Jakarta yang tak lain tak bukan milik keluarga angkatnya Mr Bastian.
Saat ini kandungan Aisyah sudah masuk delapan bulan .Perut Aisyah pun semakin membuncit namun,dengan besar yang tak biasa .Yah..ternyata Aisyah mengandung anak kembar .
Semua keluarga sangat bahagia mendengar kabar itu saat acara 7bulanan Aisyah waktu itu.Apalagi Sasa yang sangat antusias menyambut hari dimana adiknya lahir.
"Sayang..." ucap Barra
" Mas,sarapan .." ucap Aisyah melihat suaminya sudah rapih dengan baju kerja nya
" Kapan kamu cuti, jangan mepet-mepet cutinya,biar bisa istirahat..siapkan tenaga buat lahiran. Apalagi dengan dua anak yang akan kamu lahirkan." Ucap Barra duduk di kursi meja makan.
" HPL nya juga dua Minggu lagi mas,pas kan seminggu lagi aku cuti.." ucap Aisyah santai.
" Apa nggak masalah kamu melihat normal,nggak Caesar aja.Aku nggak tega liat kamu kesakitan keluarin mereka." ucap Barra dengan menggenggam tangan Aisyah.
" Mas gimana sih, justru kalau Caesar pemulihannya lama mas,yaahhh.. walaupun sekarang sudah canggih.Tapi,aku ingin normal aja mas." ucap Aisyah.
" Yah sudah,itu kemauan kamu .Mas cuma bisa mendoakan kamu dan mendukung kamu, Insyaallah aku akan selalu sama kamu dalam proses mereka lahir."
Barra mengelus Elus sayang perut Aisyah dan mengecupnya saat akan berangkat Kerja.
" Anak-anak Daddy jangan nakal yaa.. .kasihan Bunda kecapean,jangan buat bunda sakit juga .." ucap Barra dengan ekspresi wajah yang lucu seperti dia sedang bicara dengan seseorang.
" Iya Daddy..Daddy semangat kerjanya yaa..?! " ucap Aisyah menirukan suara anak kecil.
" Aku berangkat dulu yaa..kamu ke Rumah Sakit hati_hati bilang sama pak Tono suruh pelan bawa mobilnya." pamit Barra.
Aisyah meraih tangan Barra dan Barra pun mencium kening ,mata ,pipi ,dan bibir Aisyah tak ketinggalan perut buncit Aisyah pun dia ciumi pertanda pamit pada kedua anaknya yang masih dalam kandungan.
__ADS_1
Barra pergi kekantor dan setelah memastikan suaminya pergi Aisyah menuju kamarnya menyiapkan diri untuk pergi ke rumah sakit.
Sementara hubungan Arya dan Anne sudah tak bisa di pertahankan .Karena Arya memutuskan menikah kembali karena memang dia ingin mempunyai anak dari darahnya sendiri sementara Anne yang tak mau di madu pun meminta perceraian sebelum pernikahan Arya terjadi,Umi dan Abi Safi sebenarnya tak mempermasalahkan jika Anne dan Arya mengadopsi anak saja namun,Arya persikukuh untuk menikah kembali dengan sekretaris nya.Hati
Anne sungguh hancur namun,dia juga punya harga diri dan tak mau di madu .Bagaimana pun Arya telah selingkuh di belakangnya.
Perpisahan Arya dan Anne tak di persulit karena sudah disepakati bersama soal hal ini,hati Anne sungguh terguncang,namun..dengan bantuan Aisyah dan Inggrit serta support dari orang tua Arya yang notabene nya mantan mertuanya juga keluarga besar Kyai Syam Anne bisa melewati harinya dengan tetap berfikir positif .
Dengan bantuan Aisyah Anne diminta untuk membantu Lia dan Zaskia juga Shereen untuk masuk ke Yayasan yang di bangun oleh Aisyah dan juga dia juga bekerja sebagai Manajer di sebuah rumah makan milik Barra yang ada di Jogja.
Anne menganggap nasibnya sungguh beruntung,bagaimana pun sosok Aisyah yang pernah dia sakiti karena merebut Arya darinya ternyata dalam keterpurukan nya dialah orang yang pertama menolongnya dan bukan hanya dia yang merasa beruntung dengan mengenal Aisyah .
Inggrit yang notabene nya mantan istri dari Barra suami Aisyah pun demikian karena pemahaman Aisyah dan perkataan Aisyah yang tak menghakimi nya dia tersadar akan kekeliruan nya.
Aisyah mengajar kan menerima takdir Allah yang kita anggap tak adil namun,di balik itu semua banyak hal yang bermanfaat untuk hidupnya.
Drew dan Barra pun sudah baik kembali menjadi sahabat seperti dahulu,yahhh...Drew adalah sahabat Barra jaman Kuliah dan dulu pun dia mencintai Inggrit dengan besar dan sampai melakukan hal yang mengecewakan Barra dan yang menjadi korbannya adalah Sasa.
Bicara Sasa anak cantik itu sekolah di MTS dan belajar di pondok milik kakeknya .
Sepuluh Hari kemudian Aisyah sudah mulai cuti lahiran dan seperti biasa walaupun ruang geraknya sekarang terbatas karena beban yang dia bawa tak menyurutkan semangat nya untuk selalu memberikan perhatian dan melayani suaminya.
" Kamu jangan capek-capek sayang." ucap Barra menuntun sang istri saat akan menjelang tidur.
" Nggak kok mas,aku seneng malah.." ucap Aisyah dengan senyum manisnya.
Pagi hari seperti biasa, Aisyah menyiapkan keperluan Barra yang akan ke kantor ,memasang dasinya.
Namun,perutnya mendadak merasa mules alias sakit.
" Sayang kamu kenapa?"tanya Barra saat melihat istrinya yang detik kemudian rautnya berubah seperti menahan sakit.
__ADS_1
" Mas , perutku sakit ." ucap Aisyah dengan mencengkram lengan suaminya dengan kuat.
"Hahh...Auuussstttttt...sayang,kamu..kamu mau lahiran ..bukanya ..
"Mas...aku pipis..."potong Aisyah saat menyadari ada yang mengalir di kakinya.
"Ya Allah..itu air ketuban yang,kita ke rumah sakit sekarang." Barra memapah Aisyah ke kasur dan dengan cepat Barra keluar kamar "Tonooooo....!!! siapkan mobil,kita Ke rumah Sakit !!!" teriak Barra.
"Kenapa tuan.." Tono yang mendengar tuanya berteriak pun menghampiri sang majikan
" Aisyah Meu melahirkan..!!" ucap Barra dengan suara yang keras.
" Ba..baik tuan..!!" Tono pun langsung ngacir untuk menyiapkan mobil untuk mereka kerumah sakit.
" Tuan ,bibi yang bantu bawa perlengkapan baby tuan.Sekarang tuan bawa non Aisyah ke mobil." ucap SI BIBI yang melihat tuannya mendadak panik.
"I_iya bi.." sahut Barra tergagu.
" Mas Barrrraaaaa...sakit...!!!" teriak Aisyah yang merasakan sakit kembali melanda perutnya.
"Iya Sayang sabar yaa...kita kerumah sakit sekarang." ucap Barra
Barra dengan cepat mengangkat tubuh Aisyah dia gendong dengan bridal style kluar rumah menuju mobil yang sudah siap di depan rumah . Sementara sang bibi pun membawa perlengkapan dua bayi kembar yang akan terlahir kedunia.
Bersambung..
Sabar yaaa...
Saya napas dulu ,habis goreng_goreng karena di rumah lagi sibuk ,karena mau hajatan ponakan sunat.
Maafkan othor yaaa..
__ADS_1
Jangan lupa baca juga Mafia In Love
beri dukungan juga yaa..