
Dijodohkan, sungguh David tidak mengira ibunya akan berpikir sejauh ibu. Apa ibu tidak berpikir jika anaknya ini sangat tampan dan mapan, jadi ngga perlu dijodohkan pun perempuan bakal mau mengantri dengan senang hati untuk dirinya.
David tidak bisa membayangkan jika dirinya nanti dijodohkan dan hidup bersama perempuan yang tidak ia cintai selamanya. Memang sih rasa cinta itu akan tumbuh melalui kebersamaan setiap harinya, namun ini beda. David adalah tipe orang yang sangat susah untuk membuka hatinya bukan karena dirinya memiliki trauma disakiti atau dikhianati dimasa lalu, hanya saja hati David memang sangat susah untuk di taklukan.
"Jangan aneh-aneh deh bu, David ngga mau ya pakai acara dijodohkan segala, memangnya ini jaman dulu apa" sahut David tidak terima dengan rencana gila yang baru saja tercetus dari mulut ibunya.
"Makanya kalau ngga mau dijodohkan cepat bawa calon mantu ibu kesini" sahut ibu yang tidak mau kalah juga atas perdebatan dengan anak tunggalnya ini.
Akhirnya yang David bisa lakukan hanya diam saja tanpa menanggapi ucapan sang ibu lagi, karena dirinya pun juga bingung bagaimana cara mengelak setiap pertanyaan maupun pernyataan dari ibunya itu.
Melihat David tidak menanggapi omongannya lagi, ibu pun kembali terfokus ke layar televisi lebar didepan dirinya yang menampilkan sosok seorang perempuan cantik sebagai bintang tamu.
"Lihat aja nanti kamu, kalau kelamaan bakal beneran ibu jodohkan sama perempuan pilihan ibu"
Ibu mulai merencanakan misinya untuk membuat anak tunggalnya itu segera menikah.
*
*
*
Kembali di studio tempat terjadinya acara gosip sekarang, dimana Rose masih setia dalam menjawab setiap pertanyaan yang diberikan oleh host cantik tersebut.
Ternyata benar dugaan Rose, tidak perlu bersusah payah dirinya membaca skrip yang diberikan oleh pihak acara tadi karena kebanyakan pertanyaan yang ditanyakan kepada dirinya sedari tadi hanya sedikit yang termasuk dalam skrip tersebut dan pertanyaan lainnya tentu saja adalah hasil pemikiran para kru dibelakangnya.
"Baiklah, sekarang kami ingin menanyakan pertanyaan pribadi kepada anda, tetapi sebelum menjawab pertanyaan dari kami apakah anda keberatan jika kami mengajukan pertanyaan pribadi Nona Rose??" tanya host tersebut dengan senyuman manis diwajahnya.
"Cih sangat licik, bagaimana aku bisa menolaknya jika kau bertanya di acara yang disiarkan secara langsung ini".
Rose membalas senyuman itu tidak kalah manisnya. "Tentu saja saya tidak keberatan" sahut Rose yang membuat senyum dari host wanita tadi berubah. Senyuman yang semula manis entah kenapa Rose merasa senyuman itu berubah menjadi licik.
"Bagus, kau akan jatuh kedalam jebakan ku seperti para Artis bodoh lainnya"
__ADS_1
"Baiklah, jika Nona Rose tidak keberatan maka saya akan mengajukan sebuah pertanyaan pribadi kepada anda" ucap host tersebut yang dijawab dengan anggukan kepala oleh Rose.
"Jika seandainya Nona Rose ingin berkencan, kemanakah tujuan yang anda mau dan makanan seperti apa yang ingin anda makan?" pertanyaan pembuka dari host tersebut untuk Rose.
"Sudah ku duga kau akan memberikan pertanyaan yang sama dengan Aurel untuk diriku dan aku pun tentu saja sudah menyiapkan jawabannya"
"Tergantung" sahut Rose singkat yang tentu saja membuat host tersebut bingung.
"Maksud anda tergantung seperti apa ya??" tanya host tersebut yang bingung.
"Tergantung bagaimana nyamannya kami ketika berkencan, menurutku tidak perlu ditentukan sekarang mau kemana dan makan apa karena idenya nanti akan datang begitu saja ketika kami berkencan" sahut Rose dengan wajah yang ia beri senyum manis.
Host itupun tidak mau kalah setelah mendengar jawaban dari Rose barusan.
"Benarkah, tetap Artis lain seperti Aurel katanya akan dengan senang hati berkencan dimana pun dan tidak keberatan untuk makan bahkan dipinggir jalan sekalipun. Dan menurut Aurel dia bahkan sudah bosan makan makanan mahal di restoranmewah" pertanyaan yang sepertinya akan mengiring Rose yang mau tidak mau harus menjawabnya dengan sesuatu yang menyakinkan.
"Hahaa masuklah kau ke dalam jebakan ku wahai Artis bodoh"
Rose tersenyum. "Maaf aku tidak ingin menjadi seorang perempuan yang munafik dan tentu saja para fans ku tau akan hal itu" sahut Rose.
"Kalau boleh kami tau apa maksud dari ucapan anda barusan?" tanya host tersebut lagi.
Rose kembali melanjutkan ucapannya. "Kita harus mengambil sudut pandang dari berbagai sisi. Kalau sudut pandang dari orang kaya maka tentu saja mereka akan dengan mudahnya dapat berkata jika sudah bosan makan di restoran mewah dan mahal ketika berkencan karena mereka sudah sering kali merasakannya, namun kalian juga harus mengambil sudut pandang dari sisi orang biasa yang dimana makan di restoran mewah dan mahal adalah suatu keinginan tersendiri untuk mereka. Kalau mereka diberikan kesempatan untuk mencoba makan di tempat seperti itu maka pasti dengan senang hati mereka akan menerimanya meskipun hanya sekali" Jawab Rose panjang lebar membuat host tersebut terdiam.
"Jadi dapatkah anda simpulkan sesuatu dari jawaban panjang anda tadi??" tanya kembali host tersebut.
Rose kembali tersenyum menyapa para penonton yang ada di studio maupun di rumah masing-masing. "Saya pernah mendengar suatu kalimat motivasi dari orang ternama, yaitu jika kamu miskin maka apapun yang akan kamu bicarakan hanya didengar sebagai angin lalu, namun jika kamu kaya bahkan kentut mu saja dianggap sebagai motivasi". Rose tertawa sejenak sembari melihat kepada host dan juga para penonton yang kebetulan memang berada di studio tersebut untuk menambah meriah acara itu.
"Maaf kalau saya berbicara yang tidak sopan hanya saja saya paling tidak suka dengan orang yang berbicara seenaknya tanpa melihat dari sudut pandang orang lain. Dia dapat mengatakan hal itu dengan mudah namun lain halnya dengan orang yang tidak mampu, gara-gara dia berbicara seperti itu lalu orang lain akan merasa sikapnya telah salah karena berani berandai makan ditempat mewah bahkan orang kaya saja mau makan di pinggir jalan". lanjut Rose kali ini dengan wajah yang serius.
Host itu tidak berani memotong apa yang sedang Rose ucapkan karena memang suasananya saat ini sepertinya tengah berada dibawah kendali Rose.
Rose memang tidak menyukai sedari awal jawaban Aurel ketika menjadi bintang tamu di acara yang sama seperti dirinya saat ini. Aurel dengan mudahnya berbicara sudah bosan makan di restoran mewah dan dengan senang hati makan di pinggir jalan pun tidak apa.
__ADS_1
Pernahkah Aurel berpikir dan merasakan bagaimana perasaan orang yang biasa atau bahkan orang yang tidak mampu ketika mereka mempunyai khayalan untuk diajak berkencan di suatu tempat yang mewah dan bagus, namun seketika khayalan itu harus mereka pupuskan karena seorang publik figur yang kaya raya dengan mudahnya berbicara hal seperti itu.
Itu sama saja Aurel mengatakan kalau apa yang dilakukannya lah yang benar dan perempuan lain yang berandai ingin berkencan di tempat yang mewah adalah hal yang salah dan semua orang harus mencontoh dirinya yang rendah hati karena meskipun kaya namun dirinya tidak malu untuk berkencan dan makan di pinggir jalan.
Bulshitttttt......
Sungguh Rose sangat membenci orang yang munafik dan Rose berani bertaruh jika Aurel tidak akan pernah mau jika diajak berkencan dan makan di pinggir jalan yang memang bukan karakter dirinya.
"Jadi saya hanya ingin mengatakan kepada semua pemirsa dan penonton yang sedang menonton acara ini. Bahwa kalian jangan terlalu percaya pada apa yang dikatakan oleh orang lain meskipun itu adalah Artis idola kalian, percayalah semua yang kalian dengar dan lihat tidak semuanya adalah kebenaran dan itupun berlaku kepada saya sendiri yang kalian juga tidak mengetahui seperti apa karakter asli diri saya. Yang dapat kalian lakukan sebagai penggemar adalah selalu dukung idola kalian namun dalam hal positif dan jangan melakukan sesuatu di luar batas".
Sepertinya acara ini adalah milik Rose karena disini dirinya tidak merasa tertekan sekalipun dan bahkan dirinya dapat leluasa berbicara dan mengemukakan pendapat di depan umum, entah nanti apa yang akan terjadi di media sosial setelah dirinya berbicara seperti itu. Namun di hati Rose dia sangat lega karena dirinya dapat berbicara jujur akan sesuatu yang ia rasakan sekarang.
(Potret Rose)
Suasana hening ketika Rose berbicara hingga selesai tanpa ada seorangpun yang menggangu dirinya dalam berbicara. Hingga sorak sorai tepuk tangan penonton yang berada di studio tersebut terdengar meriah, mereka memberi apreasiasi kepada Rose sebagai seorang Artis yang berani berbicara apa adanya di depan publik tanpa takut citranya nanti akan jadi buruk dalam pandangan masyarakat.
Namun itulah kelebihan yang Rose miliki, dirinya dapat mengutarakan apa yang ia rasakan tanpa menyakiti orang lain dengan kata-kata tajamnya terlebih lagi Rose dapat membuat orang lain bangga akan sikap berani yang ia tunjukan tanpa ditutupi sedikitpun.
"Wah wah para penonton sepertinya sangat menyukai apa yang baru saja anda katakan Nona Rose, sepertinya para pemirsa dirumah juga sependapat dengan semua penonton yang berada di studio ini" puji host tersebut.
"Ternyata di bukan Artis yang lemah, setidaknya dia tidak masuk ke dalam jebakan pertanyaan yang aku berikan tadi"
"Terima kasih, saya hanya menyampaikan apa yang menjadi pendapat saya saja dan sekali lagi terima kasih kalau kalian mau menerima apa yang sampaikan barusan" Rose merasa dapat membalikkan kata demi kata yang pagi tadi disampaikan oleh Aurel seorang Artis yang merasa dirinya adalah seorang perempuan yang paling baik dan benar.
* * * * * * *
Nah kira-kira gimana nih tanggapan kalian tentang apa yang barusan Rose sampaikan, mari tinggalkan komentar 😁😁😁
Jangan lupa ya setelah selesai membaca budayakan untuk menekan like, komen dan vote sebagai tanda dukungan untuk author.
Jangan lupa untuk follow ig author ya 😁😁
__ADS_1
@muniy7
(Ingat, cerita ini hanya khayalan author semata dan pandangan pribadi jadi jangan kalian samakan dengan kehidupan nyata, intinya ambil yang positifnya saja dan tinggalkan yang jeleknya. Kalau kalian tidak bisa memberikan dukungan setidaknya jangan menghina. Oke terima kasih 😘😘😘)