
Rara pun memberikan uang seratus ribu rupiah diatas meja,lalu pergi menghampiri orang yang duduk sendirian dipojokkan kantin.
"Azek, kembaliannya buat gue nih." Nabila membatin.
Rara pun sangat penasaran, lalu menghampiri orang itu. "Hai."
"Hai kak," balas orang itu.
"Nama lo siapa?" tanya Rara.
"Nama aku Airin Rachmi kak, panggil aja Airin," jelas Airin ramah.
"Hm,kalo gue Rara Angeline, panggil aja Rara, salam kenal," sahut Rara.
Rara pun duduk di kursi sebelah Airin dan ingin mengenal Airin lebih dekat lagi."Lo kelas berapa?" tanya Rara.
"Aku kelas XI IPA 1 kak,kalo kakak kelas berapa?" tanya Airin.
"Gue kelas XII IPA 2," jawab Rara.
"Eh,lo sendirian aja?gak makan?" tanya Rara penasaran.
"Iya aku cuman sendiri kak," jawab Airin.
"Gak makan?"tanya Rara kembali.
"A-aku g-gak punya uang kak," balas Airin gugup.
"Tapi kok dia kekantin ya,kan gak punya uang," batin Rara.
"Lo suka makanan apa?" tanya Rara yang berniat ingin membeli makanan untuk Airin.
"Aku gak tau makanan apa yang enak disini kak, soalnya aku gak pernah beli apapun dikantin," jawab Airin.
Deg
Rara pun terkejut,ternyata disaat ia boros menggunakan uang, masih ada orang lain yang sama sekali tidak mempunyai uang.
"Yaudah kalau gitu lo tunggu di sini dulu ya, jangan kemana-mana." Rara segera pergi ke stand penjual bakso.
"Nih buat lo," ucap Rara sembari menyodorkan semangkuk bakso dan jus jeruk pada Airin.
"Beneran kak?" sahut Airin yang masih belum percaya.
"Beneran lah masa bohong," imbuh Rara.
"Makasih ya kak, kakak baik banget, ternyata paras kakak sesuai dengan hati kakak," puji Airin, lalu segera menyantap lahap semangkuk bakso dihadapannya.
"Bisa bae lo,kalo ada apa-apa jangan sungkan minta ke gue, yaudah gue kekelas dulu ya," ujar Rara.
"Sekali lagi makasih kak."
••••
Rara pun kini tengah merasa bosan didalam kelas, pasalnya hari ini kegiatan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) belum aktif karena ini adalah hari terakhir kegiatan MPLS.
Rara pun berniat untuk tidur, lalu menelungkupkan kepalanya diatas meja.
Brak
__ADS_1
Belum sempat Rara tidur,ada seseorang yang menggebrak mejanya.
"BAPAK LO CEWEK!" teriak Rara asal karena terkejut dan mengundang tawa seisi kelas.
"***** lo, ngagetin gue aja," ucap Rara dengan nada kesal, pada orang yang tengah berdiri dihadapannya.
"Kenalan dulu dong permen,nama gue Randy Putra Pratama," ucap orang itu sambil menyodorkan tangannya.
"Nama gue bukan permen nyet," sahut Rara.
"Habisnya lo manis banget kayak permen," ujar Randy sembari mengedipkan sebelah matanya.
"Sok kecakepan amat nih manusia," batin Rara
"Gue Rara Angeline."
Randy pun belum juga kunjung pergi dari hadapan Rara,ia malah menatap intens muka Rara.
"Udah sana lo pergi,jijik gue lama-lama lihat tampang lo," ucap Rara dengan nada yang jijik.
"Sok jijik lo,asal lo tau gue ini pria terganteng di dunia," sahut orang itu sembari menyisir rambutnya kebelakang.
"Serah lo deh,kalo lo gak mau pergi biar gue aja yang pergi," putus Rara lalu bangkit dari kursinya.Namun belum sempat Rara pergi tangannya sudah dicekal oleh Randy.
"Enak aja main pergi, gue pengen nyicip lo dulu," pinta Randy,dengan tatapan mata yang tak bisa diartikan.
"Ohh lo pengen cicip gue,boleh," ucap Rara dengan senyum piciknya.
Bugh
Tanpa aba-aba satu pukulan mendarat diperut Randy sehingga mengundang perhatian seisi kelas.Randy pun melepaskan tangannya dari Rara,lalu memegangi perutnya.
"A-a-ampun Ra,gue gak bermaksud," ucap Randy dengan nada yang sangat gugup.
Rara pun pergi meninggalkan Randy yang masih mengerang kesakitan.
Saat Rara ingin keluar dari kelas, seisi murid dikelas menatap Rara tanpa berkedip dan mengikuti langkah kemana Rara pergi.
Rara pun menyadari bahwa semua menatapnya,Rara pun berbalik badan, lalu menatap semua murid dengan sangar, sontak membuat semua murid gelagapan.
Ada yang pura-pura membaca tetapi bukunya terbalik, ada juga yang pura-pura menulis tetapi menggunakan jangka,dan ada juga yang menatap langit-langit kelas seperti sedang menerawang.
"Baru ngelihat gue mendaratkan satu tonjokan, udah pada takut aja sama gue," batin Rara
"Apalagi kalo ngelihat gue berantam,pura-pura buta kali ya kalo ketemu gue."
••••
Rara pun kini tengah duduk dibangku taman belakang sekolah, sambil memikirkan dimana sekarang orangtuanya dan dimana sahabatnya itu.
Tiba-tiba datang Nabila, sahabat matre, itulah sebutan yang cocok untuk Nabila.
"Huy ngelamun aja Ra," sarkas Nabila, lalu duduk disebelah Rara.Bila Nabila sudah menyapa, pasti pembicaraannya tak akan jauh dari kata uang.
"Udah deh Nab, gue lagi gak mood nih," ucap Rara jengah.
"Oh, biar gue pijit Ra mau gak?" tawar Nabila.
"Gak perlu, gue lagi emosi nih, jangan sampai gue khilaf, terus gue kubur lo hidup-hidup," jawab Rara.
__ADS_1
"Yaelah Ra gitu amat lo," sahut Nabila.
"Pasti udah masuk ketopik uang nih," batin Rara yang sudah sangat mengenal Nabila.
"Ra gue minta ongkos pulang dong," ucap Nabila sambil memijat bahu Rara.
"Buset,lo pikir gue emak lo," batin Rara.
"Ra lima ratus ribu aja," mohon Nabila lagi.
"Matre banget nih orang,gak tau malu," batin Rara lagi.
"Eh, jantung tungau,dari sini aja kelihatan rumah lo,pakek minta ongkos segala,lima ratus ribu lagi," tukas Rara kesal.
Memang rumah Nabila hanya melewati 3 rumah dari sekolah,maka rumah ke 4 adalah rumahnya.
"Gengsi dong Ra kalau jalan," sahut Nabila.
"Gue gak punya uang, udah pergi lo!" usir Rara setengah berteriak.
"Dasar lo misqueen,SETAN!" teriak Nabila.
Rara pun geram dan ingin melayangkan pukulannya pada Nabila,namun terlebih dahulu Nabila sudah lari terbirit-birit seperti dikejar dekolektor.
"Mikir aja lo cewek,kalo gak udah gue buat rontok semua gigi lo." Rara lalu pergi dari taman itu.
Author: emang lo gak cewek Ra???
••••
Rara pun kini tengah berada dihalte bus,ia sedang menunggu taxi onlinenya.Lalu tiba-tiba ada seseorang yang duduk disebelah nya yang tak lain adalah Angga.
"Ngapain lagi lo manusia?" tanya Rara.
"Gue pengen ngomong serius sama lo," pinta Angga dengan tatapan yang penuh keyakinan.
"Hm?"
"Mulai sekarang lo jadi pacar gue."
Seketika mata Rara melotot dengan nafasnya yang semakin memburu.
📒📒📒📒
Hello orang-orang
harap maklum
Jadi siapa tokoh favorit kamu?
Vote+comment
Spam Next untuk memotivasi author
Salam
Lyra
Next....
__ADS_1