Sang Terpilih, Malam Tahun Baru Yang Menegangkan

Sang Terpilih, Malam Tahun Baru Yang Menegangkan
episode 10


__ADS_3

Dengan sejuta pertanyaan aku menghabiskan sarapan ku, "enak juga rasanya sereal dicampur susu dan 2 lebar roti ini" pikir ku


"Tapi kenapa aku selalu mendengar bisikan di telinga ku ya" aku masih bingung dengan apa yang aku dengar tadi


"Seperti nya aku terlalu berhalusinasi" Aku terus berfikir di tengah kesunyian sarapan pagi yang sempat heboh tadi karena ulah ku, sekarang hanya suara desiran angin dan klentingan suara sendok yang beradu dengan piring saja


Ruang makan yang asik berada di sisi lain rumah ini terletak di bagian belakang bangunan dengan ruangan terbuka dan pemandangan yang indah, seperti sedang makan di restoran mahal saja


Mungkin Karana lokasi yang strategis berada di atas bukit sehingga bisa melihat dengan jelas pepohonan dan kebun kopi yang terhampar luas


****


" Kemana kita ntar malam, aq dengar malam tahun baru itu ramai loh di puncak paten telong", tanya enda memecahkan keheningan yang tercipta ditengah kesunyian yang melanda pagi hari yang cerah


" Ya paten telong katanya keren loh, Di puncak Paten telong ini, hamparan Kota Takangon dengan rumah dan bangunannya terlihat jelas. Jika tak berkabut, maka pemandangan terlihat sungguh jelas. Namun, saat berkabut, maka samar-samar terlihat rumah menyembul dibalik kabut dan awan".


"Paling menarik, hamparan Danau Laut Tawar membiru terlihat sempurna. Mirip mangkung mengelilingi kota dataran tinggi itu. Paten Telong terbagi dua, bagian atas dan bawah. Di bagian atas terdapat kafe yang menyajikan kopi arabika dan robusta." Kata Wina menjelaskan


"Eeeh sotoy lu kayak pernah kesana aja" kata lifa lagi


"Ahaha dari google" kata enda


"Ya udah kesana nya jangan kelamaan nanti takut gak dapat jalan karena kata Mbah Google jalan kesana itu akan mulai ramai dan macet saat mendekati pergantian tahun, keburu gak dapet tempat nanti, kata lifa lagi menjelaskan situasi menjelang malam pergantian tahun di lokasi tersebut


"Hilih lebay, sekarang giliran dia pula yang sotoy" kata Endah balik membuly lifa


"Beneran loh kata google, Sepanjang jalan, hamparan kebun kopi milik petani menjadi pemandangan tersendiri. sesekali, terlihat petani sayuran seperti kol sedang memanen hasil kebun. Ditimpali dengan udara sejuk nan segar, plus awan yang berkabut.


Maklum, gunung itu berada di ketinggian 1.360 meter di atas permukaan laut. Hanya pagi hari cuaca terlihat jelas tanpa kabut.


Duuuh hayuk kita kesana nya siang ini aja biar bisa sambil lihat-lihat, ke tempat lain nya besok aja" kata lifa penuh semangat


Dan keseruan terhenti dengan kedatangan seorang laki-laki yang bertubuh tegap menghampiri mom endang, dan melaporkan kalau terjadi kecelakaan lagi di sekitar belokan tajam


Mom endang hanya mengangguk, dan mempersilahkan laki-laki tersebut pergi sambil menatap ku sejenak, lalu bangkit dari duduk dan pamit undur diri


"Anak-anak mom pamit duluan ya, ada urusan mendadak, silakan lanjutkan sarapan nya" lalu mom endang beranjak dari duduk nya dan masuk kedalam

__ADS_1


"Wid ada apa" tanya ku pada Wida


"Biasa ada kecelakaan di kelokan tajam, mungkin ada yang melanggar peraturan"


"Peraturan???" Jawab kami serentak


"Iya peraturan yang aku dan supir sebutkan sebelum kita berangkat atau sebelum melewati belokan tajam"


"Sebenarnya kelokan tersebut tidak benar-benar tajam, namun mungkin karena sering terjadi kejadian aneh bahkan kecelakaan makanya dinamakan tajam" jelas Wida lagi


Semua terdiam setelah mendengar penjelasan Wida


"Sejak kapan sih daerah itu sering terjadi kecelakaan", tanya ku pada Wida


"Itu terjadi sejak 10 tahun yang lalu, tepat nya sejak kejadian malam tahun baru di vila atas bukit kelokan tajam"


"Vila??? Kejadian apa?? Tanya ku


"Iya vila, gak jauh di atas bukit itu ada villa yang bagus, pemandangan nya juga sangat asik, saat malam tahun baru pasti banyak yang kesana hanya untuk menikmati pesta kembang api dan beragam acara dan makanan yang selalu disediakan tuan rumah"


"Namun malam itu" Wida terdiam dan matanya berkaca-kaca


"Ceritakan saja nak" tiba-tiba kami dikagetkan dengan suara mom endang


"Mom" Wida memanggil mom endang dan mulai terisak


Mom endang langsung menghampiri Wida dan memeluk wida


"Kami menunggu sang terpilih untuk bisa memecahkan misteri ini" kata mom endang


"Misteri??? Kata kami serentak


"Iya misteri dari setiap kejadian yang terjadi di kelokan tajam setiap menjelang malam tahun baru, makanya siapa pun yang lewat jalan itu mendekati pergantian tahun harus hati-hati, dan ini bukan sekedar isapan jempol atau mitos belaka" mom endang terus menjelaskan


"Mom, sudah jangan dilanjutkan" kata Wida sambil terisak


"Tidak apa-apa nak mom merasa salah satu dari kalian adalah sang terpilih disini, menurut ramalan Tengku bada akan ada rombongan gadis yang dibawa oleh anak perempuan dari rumah ini dan salah seorang gadis yang datang akan membongkar misteri ini dan menunjukkan dimana yang hilang berada"

__ADS_1


"sudah waktu nya misteri ini terbongkar, agar kita juga tau Dimana mereka berada" jelas mom endang


"Mereka??? Tanya ku


"Iya mereka yang aku sayangi Sampai detik ini masih menghilang dan tidak tau dimana keberadaan nya" kata Wida sembari terisak


"Apa hubungan kecelakaan dengan vila dan malam tahun baru?? Tanya ku lagi


"Menurut beberapa orang yang selamat, setiap di tanya mereka selalu menjawab dan memberikan keterangan yang sama, melihat ada kembang api yang sangat bangus terlihat di langit dari atas bukit, yang membuat mereka terlena, kemeriahan dibawah bukit yang begitu ramai nya membuat mereka seperti terhipnotis"


"bahkan ada pula yang melihat perempuan memanggil di pinggir jalan seolah minta tolong, pokok nya banyak kejadian aneh yang terjadi, tapi menurut peramal bilang akan ada satu orang sang terpilih yang akan datang untuk memecahkan semua misteri ini"


"Kalian tau kan kalau hari 3 hari lagi adalah tanggal 31 selama menuju hari makam pergantian tahun maka akan banyak kejadian aneh, itu sebab nya belokan tajam memakan korban, mungkin mereka tidak mematuhi peraturan yang ada" jelas mom endang lagi


"apa hanya menjelang malam pergantian tahun kejadian itu terjadi" tanya ku lagi


"yah betul hanya menjelang malam tahun baru saja, semoga sang terpilih benar-benar datang kerumah ini"


mom endang menepuk bahu ku sambil tersenyum, dengan senyuman yang sangat jelas menyimpan kesedihan


"hmm rahasia apa ini, aku jadi penasaran" pikir ku


"Jadi kita malam tahun baru an dimana dong" tanya enda dengan polos nya seperti tidak melihat ketegangan yang terjadi


"Nanti kita ke vila Cendana aja" kata ku yang membuat mom endang dan Wida kaget


"Kamu tau dari mana ada vila Cendana, kan aku belum bilang sama kamu nama vila nya"


"Mmmm aku"


"Kamu dapat dari mana gantungan hp itu" kata mom endang menghentikan ucapan ku


"Ini saya beli dari seorang anak kecil di rest area tengah hutan" mom


"Mom" kata Wida menggenggam tangan mom endang


"Iya mom tau" kata mom endang pada Wida yang terlihat sedih

__ADS_1


__ADS_2