
"Wid kamu kok aneh banget sih dari tadi diam terus di tanyain gak jawab, tapi tiap uni ngomong lu kayak orang kaget gitu" kata Endah yang bingung melihat sikap Wida
"Sebentar aku lihat keadaan mom dulu" kata Wida berpamitan
Kami ber enam hanya bisa saling pandang saja melihat Wida yang meninggalkan ruang santai belakang rumah
"Eh kenapa gak di Googling aja, siapa tau tu villa beneran ada" kata Endah memecah kebingungan kami akan sikap Wida
Oh iya bener teriak ku dan yang lain nya serentak
Lifa mulai mencari nama vila Cendana dan benar, lifa menemukan nama villa Cendana di sederetan vila paling bagus di kota Takangon
"Ada nih" teriak lifa menunjukan lokasi vila Cendana Yang letaknya di Jl. Lebe Kader, Takengon dan dekat dengan Danau Pante Menye
"Neh denger ya, kata lifa
Villa Cendana Mengusung konsep hunian yang asri dan sederhana, penginapan ini dikelilingi taman yang cukup luas dengan pepohonan besar yang rindang. Selain dijadikan sebagai tempat bersantai, taman ini juga kerap dijadikan sebagai spot untuk foto oleh para tamu.
Supaya pengunjung merasa nyaman selama bermalam di Penginapan Pondok Wisata, ada sejumlah fasilitas umum yang disediakan, antara lain area parkir yang luas, pendopo di area taman, ruang keluarga, ruang tamu, ruang bersantai, dapur, dan ruang makan. Tersedia pula balkon untuk menjemur pakaian dan bermain anak.
Villa ini banyak dikunjungi tamu saat malam pergantian tahun dimana selalu tersedia pesta kembang api dan taman yang indah saat malam hari untuk menikmati pemandangan kota Takangon pada malam hari
Lifa membacakan dengan rinci informasi tentang villa cendana
"Waah hebat kamu un, mimpi mu beneran nyata, atau jangan-jangan kamu gak mimpi tapi informasi itu kamu dapat dari google juga" kata Endah disertai tertawaan yang lain
"Ish terserah lah yang jelas malam tahun baru nanti kita kesana ya, kayak nya seru" kata ku meyakin kan teman-teman untuk menghabiskan malam pergantian tahun di villa tersebut
"Terus ke puncak paten telong gimana" kata Wina lagi
"Aah itu bisa besok kan sekalian dari pagi kita jalan Ke tempat-tempat wisata lain nya.. katanya mau ke loyang koro juga jelas ku lagi
"Owh iya juga ya" kata Wina dan yang lain nya
"Ok fix nanti kita bilang ke Wida kalau malam tahun baru nanti kita kesana" kata ku lagi
"Eh jangan-jangan tu villa yang kembang api nya nya bisa kelihatan dari kelokan tajam" tiba2 wini yang dari tadi diam berbicara dan sontak membuat kami terdiam semua mendengar perkataanya
"Ah Ngadi-ngadi lu" kata ku lagi
"Ya kan aku bilang jangan-jangan, artinya kan hanya menduga-duga saja" kata wini lagi
__ADS_1
"Jadi gimana dong" kata Sri lagi
" Ya udah nanti kita bicarakan lagi aja sama Wida dia mau apa gak, kalau malam tahun baru kita ke villa itu, karena kan tadi mom endang juga kelihatan nya kayak g suka gitu kita ngomongin soal villa itu" kata ku pada teman-teman yang masih menunggu keputusan pasti tentang acara malam tahun baru yang akan di Adain eimana
"terus siang ini kita kemana, masa mau dirumah aja" tanya sri
"ntar tanya si empunya rumah dulu kan dia yang menjadi tour gaet kita selama disini" jawab enda
"iya ide bagus tu, sekarang kita pakai istirahat aja atau persiapkan apa saja yang mau dibawa nanti berpetualang, yang mau renang silahkan" kata lifa menambahi
oke siaap jawab kami serentak
"ya sudah aku ke kamar duluan ya aku mau tidur lagi tadi masih ngantuk udah disuruh sarapan aja" pamit ku pada teman-teman yang masih menikmati cemilan yang tersedia
"eeh anak gadis dilarang tidur pagi" ledek Wina
"aah biar lah kan semalam kita habis perjalanan jauh" jawab ku sambil berlalu meninggal kan mereka yang masih duduk santai sambil menikmati semua hidangan yang tersedia
aku berjalan menyusuri koridor rumah menuju kamar ku, dengan fikiran yang semangkin kacau, sejuta pertanyaan semangkin menari-nari dikepala ku
sikap aneh dari Wida dan mom endang soal pembicaraan villa Cendana semangkin membuat ku penasaran tentang apa ya g terjadi sebenar nya
apa kaitan antara villa Cendana dengan kelokan tajam, apa ada kaitannya dengan kasus pembunuhan atau semacam nya
"cek aaaarg" aq berteriak kecil sambil mengucek rambut ku tanda pusing
Entah apa hubungan ku dengan keluarga ini, kenapa aku yang menjadi sasaran untuk melihat kejadian-kejadian aneh, walau hanya mimpi
Tapi kalau Santi tidak nyata bagaimana mungkin aku bisa menerima gantungan ini
Pikiran ku terus teringat pada kejadian-kejadian yang aku alami sepanjang perjalanan ke sini, aku merasa aneh saja kenapa hanya aku yang mengalami sementara yang lain tidak mengetahui sama sekali
Apa aku hanya di prank saja padahal mereka tau semua kejadian nya dan sengaja menyembunyikan nya dari ku dan sampai pada waktu nya akan meneriakkan kata prank pada ku
.
...Kelentang...
Aku mendengar seperti ada benda jatuh dari arah yang tak pasti, aku sepeti mendengar banyak orang yang mengobrol di ruangan ini, padahal tidak ada orang sama sekali
"Jadi malam tahun baru mau kemana"
__ADS_1
sepeti ada yang mengatakan soal malam tahun baru
"ahahaha"
Seperti ada suara tertawa anak kecil
"Santi jangan berlarian di dalam nanti kamu tersandung meja"
Ada suara perempuan menyebutkan nama Santi, tapi dimana.. ruangan mana
"Santo ambil kembang api nya di rumah om ya, pesanan Yanti sudah di beli"
Ada yang berbicara soal kembang api
"Hei ada orang kah disini" teriak ku
"Santi" teriak ku lagi
"ahahaha, Tante"
Aku sepeti mendengar suara tertawa Santi dan memanggil Tante
"Santi.. kamu kah itu, kamu dimana" aku berteriak dan memanggil Santi lagi
"Hei jangan becanda deh gak lucu tau gak!!" aku berteriak lagi
Tapi tidak ada yang menyahut dan suara-suara yang aku dengar tadi seperti hilang ditelan angin
...Kreeek.. aku seperti melihat seorang laki-laki membuka pintu depan dan keluar
Aku ikuti laki-laki itu dan ku buka pintu tapi masih terkunci, aku heran perasaan tadi ada yang keluar dan mendorong pintu dengan gampang tapi kenapa pintu masih terkunci
Ku putar kunci yang menggantung dipintu dan ku buka pintu nya ku intip dari balon pintu tak ada siapapun
Aku keluar dan melihat sekitar halaman rumah, sepi tak ada siapapun
"Kemana orang tadi, cepat sekali menghilang nya" gumam ku
..Klotak.. Klotak.. bum..
Aku seperti mendengar ada suara klotakan dan suara pintu mobil ditutup, tapi anehnya tidak ada orang disekitar mobil
__ADS_1
Aku merasa merinding dan jadi takut sendiri, ku putuskan untuk masuk kembali ke dalam