
Hai guys...... Kangen gak ama Nada??
Jangan lupa like, coment, dan masukkan ke daftar favorit yaaa
...****************...
Empat orang yang masuk ke dalam ruangan khusus di Cafe itu sedang duduk bersisian.
"Bang Rey, gimana dong niiii.... Nada gak berenti berenti nangisnya......"kata Mita yang dari tadi menenangkan Nada.
" Nad, udah lah... Jangan selalu lo balik ke masa lalu. Itu semua udah terjadi, kita gak bisa mengulangnya lagi kan...." ucap Adan. Jujur, dia cukup sedih liat temen cewek nya ini nangis kayak gini.
Iyaaaa, semenjak dia turun dari panggung tadi, dia udah gak tahan dan langsung nangis. Kenapa dia nangis? Apa kalian ngerasa kalo Nada itu lebay?? Apa kalian berfikir kalo Nada itu lemah??
Ini emang cara dia mengungkapkan kelemahan nya, lewat suara yang dia keluarkan untuk dia melepas beban. Dia akan kembali nangis dan nangis karena bagi dia, sekarang cuma tangisnya aja yang bisa ngehibur dia.
Nada nangis bukan karena lebay, juga bukan karena lemah. Justru karena tangisan ini dia akan kembali semakin kuat. Honestly, I myself as an author feel the same respect for the attitude and nature of my character this one...
Dia nangis karena dia inget siapa yang bisa jadiin lagu itu lagu favorit nya. Dia inget sama orang orang yang dia sayang, dia inget dengan kenangan terakhir bersama mereka... Apalagi saat dia inget wanita yang rela melahirkan nya. Dan lelaki yang jadi alasan kenapa dia ada di dunia... Orang tua nya...
"Udah dong Naaaad, lo jangan bikin kita panik sama nangis lo yang terus terusan ini dooong...." kata Mita lagi.
Mita dan Adan yang emang cukup tau masalah masalah yang dimiliki Nada, ngerasa sedih dan bersalah, sedih karena sahabat mereka yang dulu sangat periang ini sekarang jadi dingin dan cuek, dan ngerasa bersalah karena mereka gak bisa bantu apa pun kecuali semangat.
Mita dan Adan mencoba menghibur Nada dengan cara berisik, ribut, saling lawak, tapi sayang itu gak bisa menghentikan tangis nya.
Cowok satu lagi yang ada di situ berdecak kesal. Dia ngelihat duo sejoli itu seakan ngeliat badut pindah rumah. Ributnyaaaa minta ampun...
" Kalian bisa gak sih jangan berisik. Adek gue lagi sedih nih!! 😤😤😤" katanya kemudian sambil merangkul pundak Nada yang masih sesenggukan.
Spontan keduanya langsung berhenti bertingkah konyol.
"Ya sorry Kak, kita cuma mao hibur adek lo doang. Galak bener lu...." kata Adan setelah mendengar ucapan nya.
Adek?????
"Iya Kak Rey, kita cuma mau bikin Nada gak nangis lagi." sambung Mita.
Yeah.... He's Nada's brother. Her name is Rey.
Namanya Putra Reygan, dia itu satu satunya kakak laki-laki Nada, sering dipanggil Kak Rey oleh mereka.
"Udah kalian jangan ribut cuma karena gue akh. Gue udah gak apa apa kok. Nih, udah gak nangis lagi..." ucap Nada yang masih ada di rangkulan kakaknya itu, sambil menghapus sisa air mata nya.
"Beneran lo udah gak papa Nad?" tanya Mita perhatian.
"Iya gak apa apa kok. Kalian tuh ngehibur gue kayak gue abis ditinggal kawin lari aja sih..." Nada bener bener senang ngeliat perhatian mereka... Orang orang yang selalu tulus menyayangi dan mencintai dia.
"Kamu udah baekan dek?" tanya Kak Rey sambil mengelus pucuk kepala nya.
"Iya Kak, tadi cuma baper aja. Inget mereka..." jawab Nada dengan raut sendu. Tapi dia buru buru mengubah ekspresi wajahnya jadi seperti biasa.
"Yaudah sekarang kamu mau ngapain?"
"Hehehe.... Mau makan.....😊😊😊" ucap Nada tersenyum polos...
"Ckckck... Ni bocah satu masih aja bisa inget makan..."
"Kan laper...." (dengan muka memelas)
Sementara itu, Mita dan Adan tersenyum lega ngeliat sahabat nya balik kaya biasa. Mereka akhirnya cuma jadi penonton adegan kasih sayang kakak adek itu.
Rey langsung menyuruh salah satu pegawai nya buat membawa makanan kesukaan mereka bertiga yang emang udah diketahui oleh banyak pegawai di sana.
__ADS_1
Dan pas makanan datang, mereka pun langsung menyerbu.... 🤣 🤣 🤣 🤣
Emang bener bener sehati kalo udah soal perut. Wkwkwkwk...
"Kakak tinggal dulu yaa," ucap Rey sambil berjalan ke luar. Mereka cuma mengangguk.
...----------------...
Rey jalan ke panggung dan mengambil microfon.
"Halo semua, kalian pasti kenal saya kan.."
"Kenaaaal..." jawab banyak orang.
Ghibran dan Rangga menoleh lagi ke arah panggung dan ngeliat Rey. Mereka berdua cuma bisa angkat bahu karena emang gak kenal. Toh mereka datang ke sini juga bukan karena emang pengunjung yang sering maen. Mereka cuma coba sensasi dan suasana di tempat yang baru mereka kenal, padahal udah lama berdiri.
Tapi mereka salut dengan sistem pelayanan yang ditata bagus disini.
Andai gue bisa ketemu pendekor dan pemilik nya. Batin Ghibran..
Gak sadar aja dia, pemilik Cafe ini sedang berdiri di atas panggung dan siap melantunkan lagu.
Reygan memang pemilik sekaligus pendekor Cafe yang dia rintis ini. Tapi ini cuma kerja sampingan nya aja, karena kerjaan berat dia adalah.... Mmmm.... Apa yaaa.... Coba kalian tebak... Masukkan di kolom komentar yaaa...
"Lagu saya kali ini untuk adek yang sangat saya sayangi, untuk sahabat nya yang selalu mendampingi, dan juga untuk mama dan papa saya yang sudah berpulang.."
Rey sama seperti Nada, mengapresiasi kan apa yang dia rasa lewat lagu. Dan disini tempat mereka melukis kan apa yang sedang ada di hati mereka.. Di panggung ini, juga menghibur para pengunjung..
Rey mulai memetik senar gitar yang dia pegang.
Hey kid (Hey kid)
Do I have your attention
Life's so reckless, tragedy endless
Welcome to the family
Hey
There's something missing
Only time will alter your vision
Never in question, lethal injection
Welcome to the family
Not long ago you find the answers were so crystal clear
Within a Day You find yourself living in constant fear
Can You look at yourself now, can You look at yourself?
You can't win this fight.
In a Way it seem's There's no one to call
When our thoughtsare so numb
And our feeling unsure
We all have emptiness insiden, we all have answers to find
__ADS_1
But You can't win this fight
Hey kid (Hey kid)
I have to question
What's with the violet agression
Details blurry, lost him too early
Welcome to the famili
Hey won't You listen?
Can't help the people you're missing
Its been done, a casualty rerun
Welcome to the family
I try and help You with the things that can't be justified
I beed to warn You that there isno way to rationalize
So have You figured it out now, so have you figured it out?
You can't win this fight
Here For You all and mankind
I've lost my mind
Pshycotic rounds in rabid dementia
I won't be fine.
Stand down, place your weapon by yourside
It's our war in the end, we'll surely lost but thats alright
So have You figured it out now, so have You figured it out?
Deep inside where nothings fine
I lost my mind
You're not invited, so step aside
I've lost my......
# Welcome to the family
Setelah selesai lagu itu, Rey segera turun dari panggung dan masuk lagi ke ruangan sebelumnya.
Sementara Ghibran dan Rangga, begitu terpesona dengan Cafe ini, ada nikmat tersendiri, bisa di pastikan Cafe ini akan jadi tempat tongkrongan mereka.
Keduanya pun pulang karena udah cukup lama diam di sana.
...****************...
Gimana lagunya??? Kalian suka gak??
Love you readers...
__ADS_1