Secret Baby Twins Tuan Alex

Secret Baby Twins Tuan Alex
Episode 11


__ADS_3

Tak terasa, sudah dua bulan berlalu...


Keadaan Lily pun sudah berangsur membaik, Walau Masih harus menggunakan kruk. Tapi setidaknya Rara bersyukur, Lily tidak pernah mengeluh dengan keadaan nya saat ini. Ternyata, Lily lebih dewasa dari yang ada di pikiran Rara, Awalnya Rara takut kalau sang adik tidak menerima kondisi saat ini. Namun betapa bersyukurnya Rara, Kejadian tabrak lari itu, Tidak menimbulkan efek trauma untuk Lily.


"Ra, Lo beberapa hari ini, Gue perhatiin kok pucat banget sih, Lo sakit ya?".


"Entahlah Lea, Kepala gue rasanya sangat pusing beberapa hari ini". Jawab Rara, Sambil terus membuat adonan kue.


Setelah Lily mulai membaik, Rara memutuskan untuk menyewa ruko, Untuk memulai usaha kue kecil-kecilan, dari sisa uang Hasil Rara menjual diri. Alhamdulillah, toko kue Rara mulai banyak peminatnya, Toko yang Rara beri nama, Lily Bakrie.


"lo, Uda periksa belum Ra?, Jangan sampek nanti tambah parah loh, Entar elo juga yang susah!!". Ucap Lea


"Belum, rencananya nanti mau periksa. setelah gua nyelesain adonan-adonan kue nya dulu Lea. Soalnya nanti sore Kuenya kan mau di ambil, Jangan sampai enggak siap, Bisa berabe entar Kita kehilangan kepercayaan pelanggan". Ucap Rara sambil terus mengadon kue. Hari ini, banyak sekali yang memesan Rainbow Cake dan juga bolu pisang, Walaupun badan Rara rasanya sangat lemas. Bukan hanya pusing saja yang Rara rasakan, namun akhir-akhir ini, perutnya sering mual Ketika Rara mencium bau-bau tertentu.


"Iya deh, terserah elo, Yang terpenting Uda gue ingetin!. Oh iya, Adonan yang ini Uda siapkan?, Biar langsung gue kukus". Ucap Lea.

__ADS_1


Di sebuah ruang kerja yang sangat luas, Alex tengah termenung mengingat percakapan nya dengan sang istri tadi pagi.


Flash back...


"sayang, Mau sampai kapan kita menundanya yank?. Aku sudah sangat mengharapkan nya yank, Usiaku sudah menginjak kepala tiga. Sudah sangat pantas untuk menjadi seorang Daddy. Mama juga, Sudah sangat mengharapkan kehadiran seorang cucu yank". Ucap Alex dengan nada halus, Membujuk sang istri.


"Tapi yank, Kalau aku hamil nanti, aku takut Badan ku akan berubah menjadi sangat jelek. Lagipula, aku juga masih sangat sibuk, Boutique ku akhir-akhir ini sangat ramai". Jawab Bella.


"Aku tidak masalah kalau badan mu berubah yank, Aku akan tetap menyayangi mu. Apalagi, perubahan badanmu Karena mengandung benihku yank. Dan untuk urusan butik mu?, Bukankah kau mempunyai Nila yank, Orang kepercayaan mu. Jadi, aku rasa untuk sementara waktu serahkan saja urusan boutique mu kepada Nila, Kau hanya perlu memantau nya Sesekali saja yank". Ucap Alex dengan nada penuh keyakinan.


"Apalagi yang membuat mu Ragu yank, Untuk masalah kebutuhan mu?, Aku bahkan sangat mampu Memberikan apapun keinginan mu yank".


"Baiklah akan aku pikirkan, Tapi tidak dengan waktu dekat ini". Ucap Bella, dengan nada tidak mau di bantah


Bukan Bella namanya kalau tidak keras kepala, Terkadang Alex merasa lelah menghadapi sifat Bella yang keras kepala dan selalu membangkang. Karena rasa lelah itulah, Alex melakukan hal gila dengan memesan wanita dan melakukan one night stand, dengan seorang gadis yang masih peraw*n. Padahal, semenjak Alex menikah dengan Bella, Alex berhenti melakukan hal-hal gila, seperti bermain-main dengan wanita. Karena dia berjanji, akan selalu setia terhadap Bella sang istri.

__ADS_1


Flash back....


Tuan... Tuan...


Panggil Max sang Asisten...


"Hah.. Sejak kapan kau berdiri di situ Max?, Dan kenapa tidak mengetuk pintu dulu sebelum masuk?''. Ucap Alex, dengan nada datar. Alex terlihat sangat terkejut, Karena dari tadi ia tengah melamun memikirkan permasalahan nya dengan bella


"Ehhmm, Sudah sepuluh menit lalu Tuan. Maaf Tuan, Tapi saya sudah berulang kali mengetuk pintu". Jawab Max


"Ck, Ada apa kau keruangan ku?"...


"Ini Tuan, Ada berkas penting yang harus tuan tanda tangani". Jawab Max, Sambil menyerahkan berkas tersebut kepada Alex.


To be continue.....

__ADS_1


__ADS_2