Secret Baby Twins Tuan Alex

Secret Baby Twins Tuan Alex
Episode 48


__ADS_3

Bella mengerutkan keningnya, saat melihat Vidio yang di kirim oleh orang-orang suruhannya. Rahangnya mengeras, ternyata benar dugaannya, Melihat kemiripan Alex dengan bocah lelaki itu seperti pinang di belah dua.Ternyata mereka benar-benar anak kandung dari Alex.


''Berengsek! kau Alex. Ternyata di belakangku, kau mempunyai anak dengan wanita lain. Dan lihatlah! dengan gigih nya, kau bahkan berniat ingin merebut hak asuh anak-anak itu dari ibunya yang murahan itu. Sudah bagus-bagus mereka tinggal bersama dengan ibunya, yang kau bersikeras menginginkan hak Asuh mereka untuk apa, lagian aku tidak sudih bila harus tinggal satu rumah dengan anak-anak murahanmu itu, dasar berengsek!''


Akkkhhhh....


Bella membanting handphonenya ke lantai.


''Ternyata kau menyembunyikan Rahasia besar dariku, jangan kau kira aku akan diam saja saat mengetahuinya Lex, Sebelum semua hartamu berpindah ke tanganku, aku tidak akan tinggal diam''.


''Tak akan ku biarkan hartamu, walau hanya sepersen saja beralih ke tangan anak-anak wanita murahan itu. Karena semua hartamu adalah milikku dan juga Kenan. Lihat saja, apa yang akan ku lakukan kepada mereka, karena dengan kehadiran mereka pasti bisa mengacaukan rencanaku''.


Bella tersenyum smirk, tidak ada yang boleh menggagalkan rencananya. Jika nanti kehadiran anak-anak murahan itu, mengganggu rencananya, Bella tak akan segan untuk langsung menyingkirkannya.


Bella terlihat berusaha meredakan emosi. Sudah hampir jam delapan malam, pasti sebentar lagi Alex akan sampai rumah. jangan sampai saat Alex sampai nanti Bella masih terlihat emosi.


''Hah''. Bella menghempaskan nafas secara kasar. Bella berjalan ke arah meja rias, memperbaiki penampilan, jangan sampai saat Alex pulang nanti penampilan terlihat kacau dan tak menarik. Walau bagaimana penampilan bagi Bella tetap harus nomor satu. Terdengar suara deru mesin mobil, Bella yakin sekali bahwa itu suara mobil milik Alex. Bella mengambil bangkai handphone yang ia banting tadi, lalu Bella menyimpanya di dalam laci meja riasnya.


Ceklek..


Dari kaca Terlihat pantulan tubuh Alex memasuki kamar mereka. Alex berjalan mendekat memeluk erat tubuh Bella, lalu meletakan kepalanya di ceruk leher jenjang milik Bella.

__ADS_1


Cup...cup..cup..


Alex mendaratkan beberapa kecupan di leher jenjang milik Bella.


''Sayank, sudah hentikan! ini geli sekali''. Ucap Bella mencoba menjauhkan kepala Alex dari lehernya.


''Tapi aku tidak bisa menghentikan yank, tubuhmu ini seperti magnet yang membuat aku candu''. Ucap Alex sambil terus menciumi Leher jenjang milik Bella.


''Sayank, please! ini benar-benar geli sekali''. Ucap Bella dengan memasak Wajah memelas.


''Baiklah-baiklah, aku akan berhenti''.


''Tumben jam segini baru sampai rumah yank''. Tanya Bella, dengan posisi Alex masih memeluk tubuhnya.


''Its okay, yang penting kamu tetap harus jaga kesehatan terus yank!. Jangan sampai kau sakit karena lagi banyak kerjaan yank''.


''Aku tidak akan sakit yank. lagipula kalau aku sakit obatnya cukup ini saja yank, pasti akan langsung sembuh''. Ucap Alex, sambil meraba bagian tubuh Bella yang paling Sensitif.


''Tangan kamu nakal yank!''. Ucap Bella dengan senyum menggoda


''Bukan tangan aku yang nakal yank, tapi tubuhmu yang terlalu menggoda''. Bisik Alex ditelinga Bella.

__ADS_1


Bella yang mendengar ucapan Alex pun langsung terbakar gairah. Dasarnya Bella tergolong wanita yang memiliki nafsu tinggi, sehingga hanya dengan sedikit sentuhan dan pujian saja sudah membuatnya terangsang.


Alex memperlakukan tubuh Bella dengan sangat lembut, karena perlakuan Alex yang seperti itulah membuat Bella merasa tidak puas. Bukan seperti ini permainan yang Bella inginkan, Bella ingin Alex memperlakukan nya secara liar. Namun Alex tidak pernah menuruti ke inginkan Bella. Alex selalu beralasan, kalau ia takut itu akan menyakiti Bella. Sehingga membuat perasaan Bella semangkin muak dan bosan dengan Alex. Andai saja Alex mampu memenuhi hasrat liarnya seperti Willy, Bella pasti tak akan pernah mengkhianati Alex.


Di Pagi harinya, Kenan terlihat tengah merajuk dengan sang Daddy, pasalnya sekarang sang Daddy jarang meluangkan waktu untuk nya, walaupun hanya sebentar saja sekedar untuk menemaninya bermain.


''Daddy minta maaf ya sayang, weekend nanti Daddy janji! Daddy akan menemani Kenan bermain sepuasnya. Tapi tidak sekarang ya sayang! hari ini Daddy lagi banyak pekerjaan yang memang tidak bisa untuk Daddy tinggalkan''.


''Daddy dan moomy selalu sepelti itu, padahal Kenan cuma ingin main sekali-kali baleng sama moomy dan Daddy''. Ucap Kenan menundukkan kepalanya. Kenan ingin seperti teman-teman yang lainnya, bisa bermain bersama-sama dengan Moomy dan Daddy nya. Tapi Rasanya sangat sulit sekali mengajak meraka. Apalagi sang Moomy, sekali pun tidak pernah mau mengajak kenan bermain apalagi menemaninya. Terkadang sang moomy mengajaknya keluar tapi bukan untuk bermain, melainkan menemani moomy nya bertemu dengan teman sang moomy.


Di perjalanan Alex sangat merasa bersalah, saat mengingat raut wajah sang putra. Akhir-akhir ini, Alex memang sering sekali mengabaikan Kenan. karena memang pekerjaannya yang sedang menumpuk, di tambah lagi dengan kenyataan bahwa dia memiliki anak lagi selain Kenan. Entah bagaimana reaksi Bella saat mengetahuinya nanti, tapi Alex berharap, semoga Bella tidak akan pernah mengetahuinya.


Di lain tempat, terlihat Bella dengan langkah tergesa-gesa berjalan menuju Apartemen milik kekasih. Selain Bella merindukan Willy, Bella juga akan meminta pendapat Willy tentang Alex yang ternyata mempunya anak lain, bahkan kalau di lihat-lihat usia mereka hampir sepantaran dengan Kenan.


Setelah menekan sandi apartemen sang kekasih. Bella melenggang masuk kedalam, langsung menuju ke dalam kamar milik sang kekasih. Terlihat Willy yang masih bergelung di dalam selimut.


''Sayang bangun! sayang, ada berita penting yang ingin aku sampaikan''. Bella mengecup bibir sang kekasih, lalu mengguncang pelan badan Willy.


''Ck, ada apa? aku masih ngantuk dear''.


''Bangun dulu yank!. Dengarkan aku! ternyata benar kalau Alex itu memiliki anak dari perempuan lain. Lalu sekarang, apa yang harus aku lakukan yank? aku sangat membutuhkan saran darimu yank!.

__ADS_1


Willy yang mendengar ucapan sang kekasih pun, langsung terbangun dari tidurnya.


To Be Continue....


__ADS_2