
''Gue rasa, sikap Alex beberapa hari ini sedikit berbeda''.
''beda bagaimana Bel?''. Tanya Nila.
''Entalah, gue rasa Alex seperti menyembunyikan something dari gue''.
''Mungkin hanya perasaan Lo aja kali Bel, atau mungkin Alex lagi banyak kerjaan sehingga sikapnya menurut Lo sedikit berbeda''.
''Ya, gue harap semoga hanya perasaan gue aja''.
''Sudahlah. Lagian mana mungkin Alex macam-macam. Selama ini saja dia selalu setia dan nurut sama Lo, gue salut sama Alex bisa bersabar punya istri kayak Lo Bel''.
''Emang gue Kenapa?''. Tanya Bella dengan alis menyatu.
''Ya sabar aja, punya istri modelan kayak Lo Bel. Masak Lo enggak ngerti si maksud gue''.
''Lo mau gaji elo bulan ini gue potong?''. Ucap Bella sambil melemparkan pulpen ke arah Nila.
__ADS_1
''Hehehe, jangan dong bos!. Kalau di potong entar gue gak bisa belik tas incar gue''. Jawab Nila meringis, saat mendapat ancaman dari Bella. Padahal sudah dari jauh-jauh hari Nila mengincar sebuah tas branded yang lagi trend, bisa gagal dong rencananya kalau Bella memotong gajinya.
''Heh, takut juga nya elo. Tadi belagak ngatain gue''. Sungut Bella
''Bagaimana dengan hasilnya?, Apakah kau sudah mendapatkan nya''. Tanya Alex
''Sudah Tuan, sudah saya kirimkan ke email tuan''. Jawab Max, sambil membukakan pintu mobil.
''Hm baik lah, Bonus nya nanti saya transfer''.
''Siap Tuan''. Inilah yang Max senangin dari Alex, sang tuan sangat royal kepada nya. Walaupun kadang tugas dari sang tuan sering membuat kepala nya pusing sampai hampir meledak serta kurang istirahat.
''Oma, telimah kasih. belbienya cantik cekali''. Arsy sangat antusias saat mendapat kan mainan Barbie dari Risa, Walau sudah sering Arsy mendapatkan nya.
''Terimah kasih oma''. Ucap Arsya dengan wajah datarnya, tidak seperti Arsy yang selalu kegirangan saat mendapat kan hadiah.
''Sama-sama sayang''. Jawab Risa sambil tersenyum saat melihat reaksi Arsy yang sangat antusias mendapatkan mainan Barbie. Berbeda dengan Arsya yang terlihat biasa saja, tapi Risa memaklumi nya sebab sudah biasa menghadapi sikap seperti Arsya, sikap Arsya sangat mirip dengan Alex ketika baru kenal dengan orang baru.
__ADS_1
''Tante jangan repot-repot membelikan mereka mainan kalau berkunjung, Bahkan sudah terlalu banyak mainan mereka yang Tante belikan''. Ucap Rara dengan sungkan, sebab ada saja yang di bawak oleh Risa saat datang berkunjung.
''Saya tidak merasa repot kok nak Rara, jadi jangan merasa sungkan. Lagian saya senang, dulu saya sangat ingin mempunyai anak perempuan, eh enggak terkabul. cucu saya pun lelaki juga, saat saya jumpa dengan Arsy, entah kenapa saya langsung suka. Saya sendiri juga heran, padahal sebelumnya tidak pernah seperti ini''. Ungkapan Risa, mengutarakan isi hatinya.
''Terimah kasih Tante. Rara enggak tau mau bilang apa selain terima kasih''. Ucap Rara dengan tulus. '' Sambil di minum teh ya Tante, takut keburu dingin''.
Alex dengan teliti membaca informasi seorang wanita yang bernama Rara Aprilia. Rara adalah Anak yatim-piatu dan seorang Tulang punggung untuk kedua adiknya. Dan memiliki anak kembar yang berusia hampir 5 tahun di usia yang masih 24 tahun. Melihat dari identitas nya, Rara Belum pernah sekalipun menikah.
Namun yang membuat Alex heran, Usia Anak Rara hanya berselisih beberapa bulan saja dengan Kenan. Di tambah lagi status yang mengatakan Rara Belum pernah menikah. Alex memijit pelipisnya karena pusing sendiri memikirkan nya, melihat anak wanita itu terlihat sangat mirip dengannya membuat praduga bermunculan di kepalanya.
''Tidak-tidak!, mana mungkin mereka anak-anak ku. Bukankan wanita itu adalah wanita murahan, yang menjual harga dirinya demi uang''. Alex terus menggelengkan kepala nya, untuk mengusir segala praduga.
''Kamu kenapa sayang?, apakah ada masalah?''.
Alex terkejut saat mendengar suara Bella. ''Sudah sampai dari tadi yang?''. Alex balik melontarkan pertanyaan.
''Enggak baru juga sampai. Apakah ada masalah sayang?''. Bella mengulangi pertanyaannya.
__ADS_1
''Tidak yang, hanya masalah kerjaan. Karyawan aku memilih bahan bangunan yang kurang bagus kualitas nya sehingga mengalami keruntuhan. Padahal budget yang kami keluarkan sudah besar, Tapi dia menyelewengkan kan. Kamu kan tahu?, Aku lagi Renovasi hotel kita yang di kota M yang''. Ucap Alex memberikan penjelasan, Mana mungkin Alex mengatakan apa yang tengah di pikiran nya saat ini, Lagian untuk masalah renovasi hotelnya yang gagal itu memang benar adanya.
To Be Continue......