Secret Baby Twins Tuan Alex

Secret Baby Twins Tuan Alex
Episode 9


__ADS_3

Alex menghempaskan Badan Rara ke ranjang, setelah itu Alex langsung menindihnya. Awalnya, Alex malas melihat wajah wanita yang ia anggapnya bodoh ini. Namun, ternyata Matanya mengkhianati hati dan pikirannya, Nyatanya Alex Malah menatap setiap detail wajah dari gadis yang ia anggap bodoh ini. Cantik, Itulah yang ada dalam pikiran Alex untuk gadis bodoh ini.


"Tuan". Ucap Rara dengan gugup, bagaimana Rara tidak gugup?. Kalau di pandang dengan jarak yang sangat dekat, Oleh manusia yang menurut nya sangat tampan, Namun berwajah datar dan dingin, seperti kanebo kering.


"Ck, Berisik". Bagaimana bisa aku mengagumi wajah gadis bodoh ini?, percuma cantik tapi murahan. Alex menatap bibir tipis Rara, Perlahan tapi pasti, Alex mendarat ciuman ke bibir tipis Rara.


Deg...


Seketika, sekujur tubuh Rara terasa tegang.


"Buka!!". Ucap Alex dengan suara serak.


"Hah". Rara terlihat bingung. Buka, apa yang harus ia buka?, atau maksud tuan tersebut menyuruhnya membuka pakaiannya. Ucap Rara dalam hati.


"Buka Bib*r mu!, Gadis bodoh".

__ADS_1


"Akhh"... desis Rara, karena bibirnya di gigit oleh Alex.


Eemmmpptt... Eemmmpptt


Alex melum*at Bib*r Rara dengan perlahan.


"Balas Cium*n ku!, Jangan Diam saja seperti mayat hidup".


Rara pun menuruti perintah Alex, Walaupun Lid*hnya terasa kaku. Namun secara perlahan, Rara mulai bisa mengikuti gerakan lidahnya Alex.


Eemmmpptt... Eemmmpptt..


Hah..Hah..Hah. Rara terengah-engah, Meraup oksigen secara rakus. "Tuan, Kenapa lama sekali melepaskannya. Saya Hampir mati, Karena tidak bisa bernafas".


"Ck, Yang menyuruh mu untuk tidak bernafas itu siapa Bodoh?. Sudahlah, saya mau keluar saja, Saya Malas untuk melanjutkannya dan akan saya batalkan. Saya Memesan mu untuk menghilangkan stress, Ini malah semakin pusing saja kau buat". Ucap Alex bangkit dari ranjang.

__ADS_1


"Maksud Tuan?, Tuan tidak jadi memesan saya?. Tuan, Tolong maafkan saya ya!!, Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi, Saya tidak akan membuat tuan kecewa. Tapi saya mohon Tuan, Tolong jangan di batalkan!. Soalnya, saya sangat membutuhkan uang itu Tuan". Ucap Rara memohon.


"Hhmm, Baiklah kalau begitu. Berikan Servis yang memuaskan untuk saya. Kalau tidak, saya akan membatalkan nya!". Ucap Alex dengan penuh nada ancaman. Sambil merebahkan tubuhnya ke ranjang. " Lakukan!, Ayo tunjukkan servis terbaik mu".


Rara mendekatkan tubuhnya dengan perlahan.'' Aku harus bisa melakukan, Jangan sampai Tuan Kanebo kering ini membatalkannya. Ayo Rara!, Kamu pasti bisa, Demi Lily". Guman Rara dalam hati.


"Lama". Dengan tidak sabar nya, Alex langsung menci*m Rara. Setelah Puas menc*um bib*r Rara, dengan perlahan Ci*man Alex turun ke leher jenjang Rara. Tangan Alex pun tak tinggal diam, Bergerak Liar meraba-raba tub*h Rara, Tangan Alex Berhenti tepat di gun*Ng kemb*r Rara, Yang terasa pas di genggaman Tangan nya, Alex merem*as-rem*snya secara perlahan.


Aahh...


Satu desah*n lolos dari bib*r Rara. Rara Merutuki kebodohan, Bagaimana bisa ia mengeluarkan suara seperti itu?.


Aahhh...Tuuaan...Aahhh...


desah*an demi desah*an lolos dari bibir Rara, Saat Alex Menj*Latin Coco cip Rara, Secara bergantian.

__ADS_1


Puas Bermain dengan Coco cip Rara, Alex kembali mel*mat bib*r Rara, Ia merasa candu dengan bib*r tipis milik Rara. Tanpa terasa, Ternyata tub*h Meraka berdua sudah sama-sama polos, Alex menatap Tub*h Rara secara buas, Sebab sudah beberapa Hari ini, Hasr*tnya tidak tersalurkan.


To be continue


__ADS_2