Secret Baby Twins Tuan Alex

Secret Baby Twins Tuan Alex
Episode 13


__ADS_3

"Apa dokter tidak salah?". Ucap Rara dengan nada tidak percaya


"Seperti yang saya katakan tadi, Adek Rara saat ini sedang hamil, Usia kehamilan saat ini memasuki delapan Minggu, Dan lihat lah ini, Kantung kehamilan anda ada dua, Insyaallah anak anda kembar. Dan agar lebih jelas lagi, Bulan depan saya sarankan adik Rara cek up lagi Kondisi janinnya, Untuk memastikan perkembangan nya bagus atau tidak". Ucap dokter kandungan yang bernama Sarah tersebut, Sambil membersihkan gel setelah melakukan USG.


Rara tidak mampu berkata apa-apa lagi, Rasanya dunianya telah runtuh. Bagaimana bisa dia sampai hamil?. Astaga, Bagaimana ini, Bahkan nama laki-laki tersebut saja Rara tidak tau. Dan mana mungkin lelaki tersebut mau bertanggung jawab, Lalu bagaimana sekarang nasibnya?, Padahal baru saja Rara mulai bisa menentukan arah hidupnya. Lalu bagaimana Rara menghadapi cobaan ini?, Hamil tanpa suami tak pernah sedikit pun ada dalam pikiran Rara.


"Dan ini vitamin yang harus di tebus ya dik Rara!" Ucap dokter Sarah, Menyerahkan kertas catatan vitamin.


"Hah, Bagaimana dokter?". Ucap Rara terkejut. Rara pun merasa tidak enak, Karena dari tadi dokter Sarah bicara, Satu pun tidak ada yang terdengar olehnya.


"Ekhm,,, Ini saya telah menuliskan resep vitamin yang harus anda tebus, Dan saya sarankan agar adik tidak boleh banyak pikiran, Karena itu akan mempengaruhi kehamilan adik Rara".


"Dokter, Apakah bisa kalau kandungan saya ini di gugurkan". Ucap Rara dengan nada gugup, Tak mungkin dia hamil di usia yang masih belia, Bahkan Belum menikah.


"Maaf adik, menggugurkan kandungan di usia yang masih sangat mudah, Itu resiko nya sangat besar. Alangkah bagusnya kalau kandungan adik tetap di pertahankan apapun itu masalah, Karena di luar sana banyak pasangan yang sangat menginginkan anak. Jadi saran saya, Kalau bisa tetap pertahankan kandungan adik, Jangan sampai adik membunuh dua nyawa yang tak berdosa ini". Dokter Sarah sudah menebak dari awal reaksi pasien nya, Seperti tidak senang mengetahui kabar kehamilan. Sarah berharap apapun masalahnya, Wanita muda di hadapannya ini bisa mempertahankan kehamilannya.


"Hiks...hiks... Tapi saya belum siap dokter, Bahkan saya belum menikah". Ucap Rara sambil terus menangis tersedu-sedu.

__ADS_1


Dokter tersebut pun banyak memberikan saran-saran kepada Rara sebelum Rara pulang, Memberikan semangat agar tetap mempertahankan kandungan nya.


Kalau kondisi Rara yang saat ini sangat memprihatikan, Berbeda dengan Alex yang sangat gembira. Karena Bella telah bersedia mengandung benihnya.


"Yang, Uda dulu dong. Aku sangat lelah". Ucap Bella, Bella heran melihat semangat sang suami, Seperti tidak ada lelahnya. Padahal sudah dua jam lebih mereka bertempur tapi tenaga Alex masih full saja.


"Satu ronde lagi dong sayang". Ucap Alex membujuk sang istri. " Biar segera hadir junior Alex di sini". Sambil mengelus-elus perut sang istri.


"Tapi aku sudah sangat lelah yank, Aku tidak sanggup lagi, Lagian kan masih ada hari esok". Ucap Bella memelas agar sang suami luluh.


"Hahaha,,, Baiklah aku hanya bercanda saja sayang, Istirahat lah." Ucap Alex membawa Bella dalam pelukannya, Sambil terus menciumi kening sang istri. Rasanya saat ini hatinya sangat bahagia, Bahkan saat Alex mendapatkan tender besar tidak sebahagia ini rasanya.


"Bagaimana ini Le?". Ucap Rara menangis tersedu-sedu. Hiks..hiks .


"Aku juga bingung Ra harus mengatakan apa, Aku rasa lebih bagus Lo ikutin saja saran dokter".


"Tapi Le, Aku masih sangat mudah untuk menjadi seorang ibu". Hiks...hiks..

__ADS_1


"Hah" Lea menghembuskan nafas secara kasar.." Lagian Elo juga si Ra, Kenapa tidak minum obat pencegah kehamilan?, Padahal waktu itu Uda gue ingetin". Ucap Lea.


"Gue, Gue lupa Lea. Hiks..hiks... Padahal seingat ku, pria kanebo kering itu membuang nya di luar. Aku membaca di artikel kalau ngeluarin di luar enggak bakal hamil. Tapi ternyata aku hamil, Bahkan dua sekaligus". Huuaaaa....


Pletak...


"Aduh sakit Lea". Keluh Rara, Saat Lea mentonyor kepalanya.


"Lo itu kalau bego, Jangan kebangetan deh Ra. Orang yang sudah KB saja bisa hamil, Apalagi Elo tanpa pengaman. Artikel dari mana coba yang Lo baca?". Lea sangat geram melihat ke bodohan sahabat tersebut.


"Dan gue minta sama elo, Tolong pertahankan kandungan Lo, Elo membuat nya saja sudah melakukan dosa. Dan Lo bakal lebih berdosa lagi kalau membunuh Meraka Ra. Gue bakal tetap nemenin elo, Lo enggak usah takut. Dan Enggak usah elo perdulikan omongan orang. Ucap Lea berharap Sabahat nya luluh.


"Baiklah, Akan aku coba untuk mempertahankan mereka".Hiks..hiks


Lea langsung memeluk Rara, Dia sangat lega mengetahui keputusan Rara.


"Makasih ya Le, Lo selalu ada buat gue. Maaf kalau gue selalu ngerepotin elo".

__ADS_1


"Gue enggak pernah merasa di repotin sama elo, Lagian bukankah ini gunanya sahabat". Ucap Lea.


To be continue....


__ADS_2