Secret Baby Twins Tuan Alex

Secret Baby Twins Tuan Alex
Episode 29


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu, kondisi Kenan pun sudah membaik dan sudah bermain seperti sedia kala.


📞 Hallo nak Rara.


📞 Hallo nyonya Risa, Ada yang bisa saya bantu?


📞Saya ingin memesan kue buat acara syukuran saya besok sore, apakah bisa?.


📞 insyaallah bisa nyonya.


📞 Baiklah Nanti saya kirim alamat nya, Tapi bisakah nak Rara mengantarnya langsung kemari bersama dengan si kembar. Kebetulan ini acara syukuran kecil-kecilan cucu saya, Pasti cucu saya akan senang kalau bertemu dengan si kembar.


📞 Ekhm, Bagaimana ya nyonya sepertinya__


📞 Tenang saja, Nanti saya kirim supir saya untuk menjemput kalian.


📞 Baiklah lah nyonya.


Rara pun menerima undangan Risa tersebut, Rasanya sangat tidak enak untuk menolaknya. Lagian untuk ada Lily yang bisa menjaga toko, berhubungan besok hari weekend.


Setelah memastikan kue pesanan nyonya Risa selesai, Rara segera melihat anaknya. Arsya sudah terlihat ganteng dengan kemeja hitam yang membalut tubuhnya, Sedangkan Arsy terlihat cantik dengan gaun pink yang di kenakan, Walaupun rambut nya masih berantakan.


''Mama, lambut Aci kucil ekol kuda aja ya!''.

__ADS_1


''Baiklah''. Rara pun dengan telaten menyisir rambut Arsy dan mengucir ekor kuda seperti permintaan Arsy.


''sudah selesai, Anak mama sudah sangat tampan dan cantik''. Rara mengacung kan jempolnya.


''Kak, Itu supir nya nyonya Risa sudah datang''. Ucap Lily memberi tahu.


''Ayok kita berangkat!, nanti di sana enggak boleh nakal ya!''.


''Oke Ma''. Jawab Arsya dan Arsy secara berbarengan.


Mereka pun menyusun kue-kue tersebut ke dalam mobil, Rara memeriksa sekali lagi. Karena takut ada yang tertinggal.


''Kakak titip toko dulu ya Ly!''.


''Oke, Aman itu kak. kakak enggak usah khawatir, Lily bisa menghendelnya''.


Rara bergegas masuk ke dalam mobil, menghampiri dua anaknya.


Risa duduk dengan tidak tenang, pasalnya beberapa menit lagi acaranya akan di muka. Tapi Rara dan anak-anaknya belum sampai juga.


''Tante, lagi nunggu siapa si?''. Tanya Lira penasaran, pasalnya tamu dan kerabat dekat sudah pada hadir.


''Tante lagi nunggu Rara sama si kembar, kenapa mereka belum sampai-sampai ya. Padahal sudah 1 jam lalu mereka berangkat''.

__ADS_1


''Mungkin kena macet Tan, soalnya kan hari weekend''.


''Ma, kenapa acaranya Belum di mulai?, Bukankah sudah pada datang semua''. Alex pun bersuara menghampiri sang mama.


''Bentar lagi Lex, Mama lagi nunggu__. Nah itu mereka sudah sampai''. Tunjukan Risa ke arah pintu, saat melihat Rara dan si kembar datang.


''Assalamualaikum nyonya, Maaf kami terlambat soal kami terjebak macet. Ini kue nya mau di letakan di mana nyonya?''. Rara merasa tidak enak, saat melihat orang-orang sudah ramai berkumpul.


''Tidak apa-apa, lagian acaranya belum di mulai. Kamu letakan saja di meja itu Ra!, Nanti biar di susun sama bik Ina''. Risa menunjukan meja yang letaknya tidak jauh dari Rara berdiri.


Rara pun bergegas menuju meja tersebut dan meletakkan kue-kue nya, saat berbalik ke arah anak-anak dan nyonya Risa. Betapa terkejutnya Rara, saat melihat lelaki yang tengah menatap nya dengan mata sedikit menyipit. Badan Rara terasa kaku, terasa sulit untuk di gerakan.


Sama halnya dengan Alex. Alex yang awalnya merasa tidak asing dengan suara tersebut, suara seorang wanita yang tengah di tunggu dengan mama nya. Alex menajamkan pandangan saat melihat wajah wanita tersebut karena takut salah mengenali orang. Dan Alex meyakini bahwa wanita itu adalah wanita yang pernah bermalam dengan, Saat melihat Reaksi wajah terkejut wanita tersebut saat melihat.


''Wow, lumah nya bagus sekali. Sepelti lumah pelinces''.


Arsya pun menyenggol lengan sang adik. ''Arsy, pelan kan suara mu!, jangan membuat mama malu!''. Arsya berbisik di telinga sang adik.


pandang Alex teralih, ke arahnya anak perempuan dengan gaun pink yang terlihat menggemaskan tersebut. Lalu pandangan menyipit saat melihat anak lelaki dengan kemeja hitam, yang terlihat saat femiliar dan Alex merasa Wajah anak tersebut terlihat sedikit miring dengan nya.


''Sayang, apakah acaranya masih lama?. Yang lain sudah menunggu!''. Ucap Bella menghampiri.


Alex pun segera mengubah ekspresi wajahnya, dan membuang praduga tentang anak lelaki tersebut.

__ADS_1


''Tidak, ayo!, kita mulai acaranya''. Alex menatap ke arah sang mama. Dan berlalu pergi sambil menggandeng tangan Bella.


To Be Continue....


__ADS_2