Secret Baby Twins Tuan Alex

Secret Baby Twins Tuan Alex
Episode 26


__ADS_3

''Pa, Lihat lah foto ini''. Ucap Risa, Sambil menyodorkan handphone nya ke arah sang suami.


''Hhmm, Kenapa dengan foto nya ma?''. Ucap Graham sang suami.


''Huh... Papa bagaimana si, Bukankah anak lelaki ini mirip sekali dengan Alex?. Sungut Risa kepada sang suami, Risa sebal dengan respon yang di tunjukan Graham. Bukannya terlihat terkejut seperti dirinya saat melihat foto anak kecil tersebut.


''Lalu papa harus bagaimana?, Lagian zaman sekarang itu sudah sangat canggih Ma. Mungkin hanya filter saja, Atau mungkin ayah dari anak tersebut mirip dengan putra kita ma''. Ucap Graham yang bingung melihat wajah sang istri.


''Tapi pa, Ini benar-benar mirip sekali dengan Alex. Apalagi saat Alex kecil, Wajahnya sama persis seperti anak ini. Mama sudah memastikan nya secara langsung pa, dengan mata kepala mama sendiri. Oh iya Mama lupa, Papa kan jarang di rumah saat Alex masih kecil, karena papa dulu sangat gila kerja''. Ucap Risa Risa mengungkit masa lalu sang suami Yang sangat sibuk, sehingga jarang memiliki waktu untuk Risa dan Alex.


''Papa dulu jarang di rumah kan ada sebab nya ma, mama sendiri kan tahu dulu perusahaan kita hampir collapse. Sehingga papa harus kesana kemari mencari investor, agar usaha kita tetap berdiri''. Ucap Graham pada sang istri, Saat usia Alex 4 tahunan Graham memang jarang memiliki waktu dengan Alex. Graham Sebagai pembisnis muda dan ambisius, Terjerumus investasi bodong. Berharap uang yang ia investasi kan kelak bisa untuk masa depan sang putra, namun malah hampir menjerumuskan nya ke jurang kesengsaraan. Beruntung nasib baik masih memihak dirinya, karena perusahan nya perlahan mulai bangkit kembali walaupun melalui proses yang tidak sebentar. Namun akhirnya Graham puas dengan hasilnya, Walaupun harus mengorbankan hilangnya waktu dengan anak istrinya.


''Mungkin anak lelaki itu hanya kebetulan saja mirip dengan anak kita ma, sangat tidak mungkin anak itu anaknya Alex. Mama kan tahu, sebucin apa anakmu kita terhadap istrinya?''.

__ADS_1


''Mungkin papa benar, Walaupun mama berharap mereka adalah cucu-cucu mama''. Ucap Risa dengan tak bersemangat.


''kak, Temenin Aci main yuk!, Kita ketaman sebental aja. Aci mau main ayun-ayunan''.


''Kakak malas arsy''. Tolak Arsya


''Ayok lah kak!, Sebental aja''. Bujuk Arsy dengan wajah memelas, Supaya sang kakak Luluh.


Saat sampai di dapur, Arsya tidak melihat sang mama.


''Aunty, Mama pergi kemana?, Kenapa tidak kelihatan''. Ucap Arsya pada Lily.


''Oh itu, Mama mu lagi ke kamar mandi. Ada apa?, apa kau butuh sesuatu?''.

__ADS_1


''Tidak, Aku hanya ingin ijin pergi ke taman sebentar. Arsy merengek ingin bermain ayunan di sana''. Ujar Arsya.


''Pergilah!, nanti aunty sampaikan pada mama kalian. Tapi jangan terlalu lama, dan jangan mau di ajak pergi dengan orang yang tidak di kenal ya''. Pesan Lily pada Arsya.


''Baiklah aunty''. Arsya pun berlalu menghampiri sang adik.


''Ayo!''.


Arsya dan Arsy pun jalan bergandengan menuju taman yang dekat toko sang mama, walaupun Arsy sibuk meminta sang kakak melepaskan gandeng tangan nya, Tapi Arsya pura-pura tidak mendengar nya. Arsya tidak ingin terjadi sesuatu pada sang adik karena ke ceroboh sang adik.


''Akhilnya kita sampai. holee... ayo kak!, Kita lansung naik ayunan aja''. Ajak Arsy yang sudah sangat tidak sabar, ingin segera bermain ayunan. Untung sore ini, Taman sangat sepi, Jadi tidak harus mengantri agar bisa naik ayunan.


To Be Continue....

__ADS_1


__ADS_2