Secret Baby Twins Tuan Alex

Secret Baby Twins Tuan Alex
Episode 12


__ADS_3

"Wajah lo kenapa bos?, Kok Kusut gitu, kayak baju enggak di setrika saja bos?". Ucap Nila, Orang kepercayaan Bella, Sekaligus sahabat Bella.


"Lo mau gue pecat Nil?, Nyamain Wajah gue yang cantik ini sama baju kusut". Sungut Bella


"Ya lagian elo, masih pagi tapi wajah nya Uda Badmood aja. Ada masalah apa si elo bos?''. Ucap Nila dengan nada kepo.


"Gua lagi bete sama lakik gue, Loh tau enggak?, Akhir-akhir ini, Alex sering minta gue untuk enggak Nunda kehamilan lagi" Sungut Bella


"Ya lagian Bel, Menurut gue wajar si lakik Lo Nyuruh lo jangan menunda kehamilan lagi, Lagipula kalian juga sudah lama nikah". Jawab Nila yang tidak habis pikir dengan jalan pikiran sahabat nya Bella.


"Tapi kan Nila, Gua itu belum siap repot, punya anak pasti Bakal buat gua kerepotan, di tambah lagi badan gue nanti jadi jelek, Gua belum siap untuk itu semua Nil".


"Kan elo bisa perawatan lagi setelah lahiran Bel, Lakik Lo itu ganteng, Terus tajir melintir, pasti sangat membutuhkan penerus, Lagian jangan sampek deh karena elo enggak mau hamil, Entar Alex main belakang elo juga yang rugi Bel, Entar lo yang nyesel, Toh lakik Lo selama ini selalu nurutin keinginan Lo". Ucap Bella yang tidak habis pikir dengan jalan pikiran Bella.


Bella pun terdiam, setelah di pikir-pikir ada benarnya juga. Bagaimana kalau sampai suami nya mendua?. Bella mulai meragukan, Apakah keputusan selama ini benar atau tidak?. Apalagi, sekarang hubungan dengan Mama Risa mulai merenggang, Karena Bella tak kunjung hamil.


Ting...


📨 Lagi dimana?, bisa datang ke alamat yang gue Sherlock!. Bella melihat nama pengiriman pesan, Nama seseorang yang masih terukir indah di sudut hatinya.


Setelah menyelesaikan adonan-adonan kuenya. Akhirnya, Rara memutuskan untuk bergegas memeriksa diri ke dokter terdekat.


"Lea, Gue pergi keluar bentar ya"...

__ADS_1


"Lo mau kemana Ra?..


"Gua mau ke dokter, Seperti saran Lo tadi"...


"Iya deh, perlu gue temenin enggak?...


" Kalau elo nemenin gue, Siapa yang bakal jaga toko?....


"Hehhehe...Iya ya, Lupa gue Ra. Ya udah Lo hati-hati di jalan ya".


"Iya, Bye-bye"....


Setelah sampai di rumah sakit, Rara melakukan serangkaian pemeriksaan. Hanya saja, yang membuat Rara heran adalah, Kenapa dokter tersebut menanyakan tanggal terakhir Rara Menstruasi.


"Apakah sakit saya berbahaya dok?"...


"Tidak, Anda tidak memiliki penyakit berbahaya. Hanya saja, saya sarankan untuk langsung ke dokter OBGYN, untuk lebih tau kepastiannya"


"Kalau begitu saya permisi dulu dokter, Saya akan langsung ke dokter OBGYN, Seperti yang dokter sarankan". Pamit Rara lekas berdiri.


Sebenarnya aku sakit apa ya Allah, Jauhkanlah penyakit-penyakit mengeringkan dari tubuh ku ya Allah, Aku masih harus menghidupi kedua adik ku ya Allah. Doa Rara, tak henti-hentinya di ucapkan dalam hati. Setelah menanyakan kepada perawat letak Ruang dokter OBGYN, Rara pun bergegas menuju ke ruangan OBGYN, dengan di antar perawatan tersebut.


Dret...Dret...Dret...

__ADS_1


Handphone Rara terus bergetar, Saat ia sedang menuju ruang dokter OBGYN.


Dret...Dret..Dret..


📞 Hallo lu...


📞 Hallo kak, kakak lagi dimana?...


📞Kakak lagi di luar, lagi ada urusan sebentar. Ada apa lu?...


📞 Enggak, Lulu cuma mau kasih tau, kalau obatnya Lily Uda hampir habis.


📞 Astaga, kakak sampai lupa. Ya Uda, nanti kakak Belikan sekalian jalan pulang Lu.


📞Ya sudah, lulu matikan ya kak telponnya.


📞Iya Lu.


Tut...Tut..Tut..


Bisa-bisanya, Gue sampai lupa kalau obat Lily sudah hampir habis. Untung aja, sekarang Lulu sudah mempunyai Handphone. Rara memutuskan membeli kan Lulu Handphone seken, agar memudahkan berkomunikasi di saat Rara lagi di luar rumah.


Rara pun segera masuk ruang OBGYN saat mendapat giliran nya.

__ADS_1


To be continue....


__ADS_2