
''Selamat Datang, Ada yang bisa di bantu?''. Ucap Rara sambil tersenyum pada wanita yang berbeda usai dan hadapannya.
''Ekm, Kami mau beli kue red Velvet nya kak!. Sama pie susu nya kak, Soalnya denger- dengar pie susu di sini sangat best seller, jadi kami ingin mencoba nya''. Ucap Lira.
''Sebentar ya saya ambil kan dulu''. Rara pun bergegas mengemas pesanan kue nya.
''Itu anak kamu?''. Tanya mama Risa sambil menunjuk ke arah Arsya, Lalu mengalihkan tatapannya ke arah Arsy.
''Iya bu''. Jawab Rara sambil tersenyum ramah.
''Mereka seperti seumuran, Apakah mereka kembar?''. Ungkap Mama Risa dengan penasaran.
''Iya bu Mereka kembar''. Jawab Rara sekedar nya
''Wah... Pasti kamu senang sekali ya. Saya dulu juga sangat ingin punya anak kembar. Tapi sayang nya tidak terkabul''. Ucap Risa bernada lirih. Dulu saat masih muda, Risa sangat ingin mempunyai anak kembarnya, Namun sayang keinginan tidak terkabul. Pernah sekali Risa melakukan program bayi tabung. Namun sayangnya hasilnya pun gagal.
''Alhamdulilah, Saya sangat bersyukur mempunyai mereka''. Jawab Rara sambil menatap ke arah Arsya dan Arsy Secara bergantian.
__ADS_1
''Kalau boleh tau, Siapa nama si tampan dan si cantik ini?''. Tanya Risa, Sambil mengelus kepala Arsy. Baru sekali bertemu saja, Risa merasa sudah jatuh hati pada keduanya.
''Tentu saja boleh nyonya, Anak-anak Mama!, Ayo perkenalkan nama kalian pada?''. Rara tidak melanjutkan ucapannya, Karena dia bingung nama panggilan yang cocok untuk wanita di hadapannya. Meski terlihat sudah berumur, Tapi Melihat wajahnya yang masih sangat cantik, Membuat Rara bingung menyebutkan panggilan. Salah-salah membuat wanita di hadapannya tersinggung pula.
''Panggil saja saya Oma Risa''. Ucap Risa tersenyum.
''Oh iya, Ayo anak-anak perkenalkan nama kalian dengan Oma Risa!''.
''Hallo Oma, Nama saya Arsya''. Ungkap Arsya dengan nada datar dan tanpa ekspresi.
Berbeda dengan sang adik sangat antusias bila di suruh memperkenalkan diri.
''Hallo sayang, Senang juga berkenalan dengan kalian, Arsya dan Aci''.
''Mama...Mama... Oma itu apa?''. Tanya Arsy dengan penasaran, Pasalnya Arsy tidak pernah menyebut seseorang dengan panggilan Oma.
''Oma itu, Artinya nenek sayang''. Jawab Rara.
__ADS_1
''Wow... Nenek, Aci sekalang punya nenek ma?''. Ucap Arsy dengan sangat gembira, Pasalnya selain mempunyai seorang Papa, Arsy juga berharap mempunyai nenek dan kakek, Pasti sangat senang sekali mempunyai nenek dan kakek. Bisa bermain-main bersama, Seperti teman-teman lainnya, Yang mempunyai nenek dan kakek yang terlihat sering bermain bersama mereka.
Rara hanya tersenyum menjawab ucapan sang putri.
Sama halnya dengan Risa. Risa yang sangat senang melihat ekspresi wajah Arsy yang sangat gembira. Hanya karena memanggil dengan sebutan Oma, Risa sangat penasaran ingin bertanya, Tentang Arsy yang sangat antusias memanggil nya dengan sebutan nenek?, Apakah Arsy sudah tidak punya nenek?, Makanya dia sangat antusias. Banyak Hal yang ingin Risa tanyakan dan sampai kan kepada Rara. Tentang Arsya yang sangat mirip dengan sang putra?. Tapi Risa urungkan, Karena Rasanya kurang pantas di awal pertemuan sudah banyak bertanya macam-macam.
''Kalau Aci punya Oma, Belalti boleh kan Ma?, Aci main-main sama Oma''.
Rara pun tersenyum kikuk mendengar penuturan Arsy, Pasalnya mana mungkin Arsy main bersama dengan orang yang tidak di kenalnya, Hanya karena panggilan Oma. Dada Rara pun terasa sesak, Sebegitu berharap kah Arsy memiliki keluarga yang lengkap?, Keluarga yang selalu menjadi hayalan dalam mimpinya?, Apakah bisa Rara mengabulkan mimpi sang putri?, Mimpi yang Rara rasa sangat mustahil baginya untuk mewujudkan nya.
''Boleh dong, Nanti kapan-kapan kita main bersama ya!. Oma akan sering datang kemari, Supaya bisa main bareng Arsy''. Terang Risa sambil tersenyum lebar.
''Horeee!!.. Aci sekalang punya nenek, Bisa main baleng-baleng. Aci senang sekali Mama''. Ucap Arsy mengungkap perasaannya.
Rara hanya menanggapi ucapan Arsya dengan senyuman. '' Maafkan ucapan Anak saya ya nyonya, Kalau sekiranya kurang berkenan di hati nyonya''. Ucap Rara kepada Risa, Rara Takut Wanita tersebut kurang nyaman dengan ucapan Arsy kepada nya.
''Tidak Masalah, mereka lucu dan Sangat menggemaskan. Apalagi Arsy, Rasanya saya ingin membawanya ke rumah saya. Pasti Rumah saya akan sangat Ramai''. Ucap Risa sambil mengelus pipi chubby Arsy
__ADS_1
To Be Continue.....