Secret Baby Twins Tuan Alex

Secret Baby Twins Tuan Alex
Episode 20


__ADS_3

"Telimah kasih kakak cantik, Celing-celing ya mampil ke cini. Buat beli kue Mama Aci, Kakak pati enggak akan nyecel beli kue mama Aci, Kalena kue buatan Mama Aci paling enak". Ucap Arsy dengan semangat saat ikut melayani pembelian.


"Gemes kali si kamu dek, Oke nanti kakak akan sering-sering mampir ya. Dan kakak akan memberi tahu sama teman-teman kakak untuk membeli kue di toko ini''. Ucap Alira dengan semangat, Ini pertama kalinya Alira membeli kue Di Lily Bakrie, Tapi dia sudah merasa jatuh hati dengan anak pemilik toko nya.


"Oke kakak cantik, Aci tunggu tau!".


"Siap princess, Terimakasih". Ucap Alira sambil terus tersenyum. Lalu Alira menatap Anak laki-laki yang duduk tidak terlalu dari mereka. Wajah anak lelaki itu sangat datar berbeda dengan sang adik, Alira merasa sangat familiar dengan wajah anak lelaki tersebut.


"Wah,,Wah,,Wah,,, Anak Mama sudah pandai mencari pelanggan ya". Ucap Rara sambil tersenyum kepada sang putri.


"Iya dong Mama, Aci kan mau bantu Mama calik duit". Hehhehe


"Waow, Mama harus bilang terima kasih nih Sama Arsy. Makasih ya sayang". Ucap Rara mengelus kepala sang putri.


"Iya Mama, Cama-cama. Kakak atulan cini juga, Bantu Aci jualan". Ucap Arsy pada sang kakak.


Rara memang tidak mempunyai pegawai, Soalnya takut tidak bisa membayar gaji karyawan. Biasanya sahabatnya Lea yang sering membantu, Tapi untuk sekarang ini Lea tidak bisa membantu karena tengah hamil tua. Awalnya Lea memaksa untuk tetap membantu, Tapi Rara melarang nya. Karena takut nanti Lea ke kelahan dan akan berpengaruh pada kehamilan. Pasalnya Lea sudah menunggu hampir dua tahun agar ia bisa hamil.


"Kakak bantu dari sini aja". Ucap Arsya dengan nada datar.

__ADS_1


"Kakak Aca kenapa enggak selu sekali si, Atulan kan duduknya cini baleng Aci". Ucap Arsy dengan nada sebal


"Huh". Arsya menghembuskan nafasnya, Bisa pekak telinganya kalau duduk berdekatan dengan sang adik. mendengar suara cempreng serta cadel sang adik.


"Uda-uda, Arsy duduk sini sendiri saja ya. Biar kakak duduk di situ saja". Ucap Rara pelan memberi pengertian pada Arsy, Rara Sangat tau bahwa sang putra malas duduk berdekatan dengan sang adik yang tidak ada lelahnya saat berbicara.


"Hem, Baiklah Ma". Arsy pun akhirnya menurut pada sang Mama.


"Ya sudah kalau begitu, Mama kebelakang dulu ya, Mama mau membuat adonan lagi. Mungkin sebentar lagi Aunty Lily akan kesini".


"Oke Ma". Ucap Arsya dan Arsy berbarengan.


Dret..Dret...


๐Ÿ“ž Hallo Ra, Lagi sibuk enggak ni elo?..


๐Ÿ“ž Hallo, Enggak terlalu si Le, Ada apa ni bumil?...


๐Ÿ“žSi kembar kemana Ra?, Gue rindu banget sama mereka, Apalagi si Arsy Uda hampir sebulan ni enggak dengar celotehnya.

__ADS_1


๐Ÿ“žAda di depan, Bentar ya gue kasih dulu handphone sama Arsy. Rara berlalu dan mengalihkan panggilan menjadi Vidio call.


๐Ÿ“žHallo Sayang, Ekm Aunty rindu sekali lah dengan Arsya dan Arsy. Kapan-kapan ajak dong Mama kalian untuk mampir ke rumah Aunty.


๐Ÿ“žHallo aunty, Aci juga Lindu cama Aunty Lindu cama adik bayi yang dalam pelut aunty. Adik bayi dalam pelut aunty nya Uda kelual belum aunty?


๐Ÿ“žAdik bayinya belum mau keluar ni Arsy, Katanya adik bayinya pingin kak Arsy main ke rumah Aunty dulu, Baru adik bayinya mau keluar.ucap Lea sambil mengarahkan handphone nya ke perut buncit nya.


๐Ÿ“žOh gitu ya aunty, Ental kalau Aci main lumah aunty adik bayinya mau kelual ya?, Kalau gitu nanti Aci ajak Mama main lumah aunty, Biar adik bayinya telual ya. Mama nanti kita main ke lumah aunty Lea ya?...


"Baiklah, Nanti kita singgah sebentar tempat aunty Lea". Jawab Rara


๐Ÿ“ž Aunty kata Mama, Nanti Mama cama Aci cama Aca mau kelumah aunty. Biar dedek dalam peyutnya telual. Ucap Arsy sangat antusias.


๐Ÿ“ž Baiklah Aunty tunggu tau!...


Rara hanya bisa menggelengkan kepala, Mendengar percakapan random Arsy dan Lea.


To be Continue....

__ADS_1


__ADS_2