Secret Baby Twins Tuan Alex

Secret Baby Twins Tuan Alex
Episode 15


__ADS_3

''Bagaimana Lulu bisa tahu Lo hamil Ra?, Bukannya elo bilang elo butuh waktu buat cerita ke Lulu. Lalu bagaimana reaksi Lulu saat tau elo hamil Ra?''


''huh,,, Gue kemaren sore sepulang membeli bahan-bahan kue, Gue sekalian belik susu hamil. Dan gue lupa ngeluarin susu gue dari kantong belanjaan, Terus saat gue masih duduk di ruang tamu lurusin pinggang. Lulu yang menyusun belanjaan di dapur, Dan dia nampak kotak susu gue''. Ucap Rara dengan lesu


''Lalu bagaimana reaksi Lulu Ra?''.


''Dia sangat kecewa dengan gue Le, Dan sejak kejadian kemarin sore, Lulu belum ada bicara apa-apa lagi sama gue?''.


''Elo Uda coba jelasin belum ke Lulu?''...


''Belum Le, Aku masih bingung ngejelasin nya bagaimana?. Bukankah nanti Lulu Lebih kecewa lagi dengan gue, saat tau Kalau kakaknya menjual kehormatan demi uang''. Ucap Rara dengan nada frustasi, Rasanya kepalanya saat ini sangat pusing sekali.


''Tapi Ra, Elo lakuin itu semua kan demi Lily, Bukan untuk kesenangan elo, Kecuali kalau elo ngelakuin hal itu demi kesenangan elo. Gue pun bakal sangat marah ke elo, Gue Rasa Lulu bisa ngertiin keadaan Lo pada saat itu''.


''Aku rasa untuk sekarang biar seperti ini saja dulu, Aku belum siap menjelaskan semua. Nanti setelah amarah Lulu mulai mereda, Aku akan berbicara tentang semua kepada Lulu". Ucap Rara dengan nada meyakinkan.


''Oke, Gue si terserah elo aja. Dan untuk urusan Lulu, Elo yang lebih mengenal bagaimana sikap Lulu. Dan bay the way, Kira-kira siapa nama lelaki itu Ra?''.


''Gua enggak tau Le''. Jawab Rara menggeleng kepala.


''Gimana si Lo Ra?, Masak tidur bareng sampe jadi anak enggak tahu nama. Aturan kemarin sebelum tidur bersama, Tanya nama dulu, Jadi kalau kejadian seperti ini kan setidaknya elo tau nama lelaki tersebut''.


''Gue enggak ke pikiran tanya nama lelaki itu Le, Lihat wajahnya saja nyali gue menciut''.


''Bukanya elo bilang lelaki itu ganteng ya?''.

__ADS_1


''Ganteng si ganteng Lea, Tapi wajah nya itu loh tanpa ekspresi, seperti kanebo kering". ujar Rara


''Elo gak mau minta pertanggung jawaban lelaki itu Ra?, Siapa tau dia mau tanggung jawab''


''Hem,,, Mana mungkin dia mau tanggung jawab sama gue, Dari awal saja dia sudah menganggap gue murahan. Lagian apa mungkin dia percaya kalau ini anaknya''.


''Tapi kan, Tidak ada salahnya kalau kita coba memberi Tahu Rara''.


''Gue rasa, Cukup satu kali saja gue merendah diri kepada pria itu. Dan gue enggak akan mengulangi nya lagi, Gue yakin gue bisa merawat anak-anak gue nanti''. Ucap Rara dengan nada yang tidak menyiratkan keraguan sedikitpun.


''Oke la Ra, Kalau itu memang sudah jadi keputusan elo''. Jawab Lea, Lea merasa tidak bisa memaksa kehendak nya, Supaya Rara meminta pertanggung jawaban kepada pria tersebut. Lea yakin sahabat sudah pasti tahu yang terbaik untuk kedepannya.


...****************...


''Yank, Bagaimana kalau kamu ikut aku dinas ke luar kota ?''. Ucap Alex kepada Bella


''Maaf yank, Untuk bulan-bulan ini aku belum bisa aja kamu jalan-jalan dulu. Soalnya pekerjaan ku sangat menumpuk''. Ucap Alex dengan nada rendah.


''Bukanya ada Max yank?, Serahkan saja dulu pekerjaan kamu pada Max untuk sementara. Agar kita bisa berbulan madu lagi''


''Nanti akan aku pikirkan, Kalau pun bisa mungkin cuma sampai beberapa hari saja yank''. Jawab Alex yang tak enak hati kepada sang istri.


''Hem baiklah, Yang terpenting kamu punya waktu luang untuk ku, Di tengah-tengah kesibukan mu yank''.


''Makasih yank, Sudah mau mengerti tentang kesibukan ku. Kamu yakin, tidak ingin ikut?''.

__ADS_1


Bella menggelengkan kepala.


''Hem, Baiklah kalau begitu aku pergi dulu yank, Love you ''. Ucap Alex memeluk sang istri.


''I love you too sayang''.


Emmuuaah Alex mencium kening sang istri.


''Oh iya, Sebelum aku pergi, Kiss me please". Sambil menyentuh bibir nya


Bella lalu menjinjitkan tumit nya, Dan bergegas mengecup bibir sang suami. Saat akan menjauhkan bibirnya. Tengkuk nya seperti tertahan, Siapa lagi pelakunya kalau bukan Alex. Yang awalnya hanya kecupan singkat lama kelamaan menjadi *******.


Eehhmm... Bella memukul pelan Dada sang suami. ''Uda yank!!''.


'' Sebentar saja yank, Aku pengen yank''. Ucap Alex dengan suara serak.


Au..au...'' Sakit yank''. Keluh Alex saat sang istri mencubit perutnya.


''Kamu si, Ada-ada saja yank. Sudah mau pergi malah aneh-aneh. Sana pergi Nanti kamu telat yank!!''.


''Kamu ngusir aku yank?''. Ucap Alex dengan nada kesal.


''Bukan ngusir yank, Bukankah kamu sendiri tadi bilang buru-buru. Sekarang malah mau macam-macam ''.


''Bukan macam-macam yank, Cuma satu macam aja kok''. Jawab sang Alex cepat-cepat berlalu saat melihat mata sang istri yang melotot.

__ADS_1


To be continue....


__ADS_2