
Kening Bella sedikit mengkerut, saat melihat foto yang di kirim oleh orang-orang suruhannya. ''Sedang apa Alex di sana?, bukankah dia mengatakan bahwa lagi ada perjalanan bisnis. Dan kedua anak itu, aku seperti pernah melihatnya, tapi dimana?''. Batin Bella.
Bella nampak berfikir keras, berusaha mengingat kedua anak itu. Kilasan beberapa waktu lalu melintas dalam pikirannya.
"Saya kira itu tadi anaknya pak Alex, soalnya mirip sekali dengan pak alex. Eh, ternyata saya salah''.
''Saya pun tadi juga berpikir seperti itu, lihatlah wajah dingin anak itu! sama persis seperti wajah pak Alex".
''Benarkan, bahkan putra pak Alex sendiri sama sekali tidak ada mirip-miripnya dengan pak Alex".
''Atau jangan-jangan?_
''Huss... Jangan bicara sembarangan. Kalau nanti ada yang mendengar dan melaporkan pada pak Alex, Bisa payah urusannya.
''Ah, anak itu. Anak wanita, pemilik toko langganan mama Risa. Mama mengundang mereka pada saat acara syukuran Kenan. Anak yang membuat orang-orang lebih memperhatikannya, dari pada putraku. Ada hubungan apa Alex dengan mereka?''.
📨*Cari tahu! ada hubungan apa Alex dengan anak-anak itu, dan Cari tahu juga tentang ibu dari anak-anak itu. Saya minta secepatnya!.
📨Siap bos. Akan kamu usahakan dengan cepat. Tapi jangan lupa juga dengan bonus nya bos.
📨 Kalian tenang saja, kalau kalian cepat menyelesaikan pekerjaan kalian, bonusnya akan saya kirim saat itu juga.
📨Baik bos.
"Awas saja kalau Alex berani bermain-main denganku".
Tiba-tiba Bella tersenyum smirk. Terlintas dalam benaknya, cara bagaimana memindahkan aset-aset milik Alex ke tangannya.
__ADS_1
''Memang keberuntungan itu, selalu berpihak kepada ku''. Hahahaha....
Suasana hati Bella saat ini sangat bagus. Hingga beberapa karyawan yang bekerja di tokonya, saat melakukan kesalahan Bella langsung memaafkannya.
Sikap Bella yang seperti ini, membuat tanda tanya besar di kepala Nilla. ''Kelihatanya, suasana hati bu bos lagi bagus. Kalau tidak saya yakin pasti kamu bakal langsung di pecat Sar''.
''Iya Bu Alhamdulillah, saya beruntung sekali Bu bos tidak memecat saya''.
Nilla berjalan, menuju ruangan Bella.
''Sepertinya suasana hati bu bos hari ini sangat bagus?''.
''Yups, tebakan mu benar sekali Nil. Hari ini suasananya hatiku lagi bahagia, jadi kau jangan merusaknya''.
''Emang ada apa si?, kok bos bahagia sekali''.
''Ehm, bukan seperti itu juga Bell. Gue hanya penasaran Lo lagi dapat jekpot apaan kok wajah Lo terlihat berseri-seri gitu''.
''Ada deh, lain kali Lo pasti akan tahu. Jadi sekarang Lo keluar dulu! gue enggak mau suasa hati gue rusak karena ada elo''.
''Baiklah, gue keluar. Tapi lain kali Lo harus cerita ke gua''.
''Iya, lain kali pasti gue ceritain sama lo''.
''Kak, tadi saat kami di mall, ada seorang pria memberikan boneka untuk Arsy serta Mainan robot untuk Arsya''.
''Siapa?''.
__ADS_1
''Katanya sih, anaknya nyonya Risa''.
Rara terlihat terkejut mendengar perkataan sang adik. Ada perlu apa lelaki itu datang menemui anak-anaknya, bukanya mereka sudah sepakat, Dan lelaki itu juga sudah menyetujuinya, Untuk tidak saling mengganggu kehidupan satu sama lain.
Serta Rara juga menolak uang bulanan dari lelaki itu, karena Rara tidak ingin berurusan lagi dengannya . Tapi kenapa sekarang, lelaki itu muncul di hadapan anak-anaknya.
''Lalu, apa yang lelaki itu lakukan Lu?. Kenapa kau membiarkan orang asing mendekati Arsya dan Arsy. Bagaimana kalau nanti orang itu punya niatan enggak baik kepada Arsya dan arsy?''. Rara berusaha menetralkan perasaannya, jangan sampai sang adik curiga melihat raut wajahnya yang terlihat sedikit takut.
''Tidak ada, lelaki itu hanya memberikan boneka kepada Arsy, terus memeluk Arsy sebentar. Dan Arsya terlihat sangat marah, saat lelaki itu tiba-tiba memeluk tubuh Arsy kak''.
''Apakah mereka menerima hadiah dari lelaki itu lu?''.
''Arsy terlihat sangat ingin menerimanya, tapi di larang oleh Arsya. Jadi Arsy tidak berani menerimanya''.
''Lain kali, kalau lelaki itu datang menemui si twins, kakak minta tolong! bawa mereka pergi menjauh dari lelaki itu ya lu''.
''Emang kenapa?, kakak sepertinya sedikit berlebihan. Bukanya dia anaknya nyonya Risa? jadi mana mungkin dia akan berbuat macam-macam ke si twins kak. Mungkin dia lakuin itu karena sebelumnya sudah pernah bertemu dengan twins, atau mungkin juga dia menyukai si twins. Lagian, siapa yang tidak suka dengan twins, wajah Meraka berdua itu sangat menggemaskan''.
Rara tidak mungkin menceritakan siapa sebenarnya Alex kepada Lulu. Bisa kacau kalau Rara sampai menceritakannya kepada Lulu. Pasti Lulu akan langsung mendatangi pria tersebut. Tapi dengan alasan apa supaya Lulu tidak curiga, dan juga banyak bertanya macam-macam padanya.
''Walaupun lelaki itu berkata bahwa dia anak Tante Risa, tapi tetap saja, Kita harus tetap waspada kepada orang asing. Dan jangan pernah membiarkan lelaki itu mendekat apalagi sampai memeluk Arsy. Kakak bukan apa-apa, tapi akan lebih bagus kalau kita tetap harus waspada''.
''ehm, maaf ya kak. Lain kali enggak akan Lulu ulangi lagi, Lulu akan ikuti seperti yang kakak katakan tadi".
**To Be Continue.....
Annyeong Haseyo 👋☺️**
__ADS_1
jangan lupa buat like, coment, serta votenya ya 🙏🥰