SEDIHNYA KEHIDUPANKU

SEDIHNYA KEHIDUPANKU
25.Bisa berbagi


__ADS_3

Sepulang nya Elisa kerja, dia selalu berkumpul dengan teman nya. dari sekian banyak teman hanya satu yang Elisa bantu, dia hidup nya sangat menyedihkan lebih sedih dari Elisa. temanya selalu curhat tentang keluarganya, dia hidup sendiri dan harus menghidupi 3 adik adik nya. sedangkan orang tuanya sudah meninggalkan, dia di tinggal kan sama orang tuanya sejak umur 6 tahun.


Elisa mempunyai 1 teman yang sangat menghawatirkan,dia berteman baik dengan Elisa,dia mengumpul kan botol botol itu untuk makan.dia sudah 2 hari tidak mengumpul botol botol itu, karna dia sakit. jadi Persediaan makanan di rumah mereka sudah habis. kalau dia tidak mengumpul kan botol botol itu mereka bisa makanan dari mana, adik adik nya pun banyak, jadi kalau dia tidak bekerja mereka mau cari makan ke mana.


Dia pontang panting mencari kerjaan tidak dapat, sedang kan adik adiknya harus makan. kepaksa dia ngumpulin botol botol bekas buat makan sehari hari. dia menghidupi adik adik nya dari hasil mulung botol.


Elisa memeluk temanya, bangga punya teman sekuat dan setekar kaya dia. Elisa pun memutus kan setiap bulannya di kasih sebagian sama dia. tapi dia masih bersukur rumahnya tidak ngontrak dia rumah peninggalan orang tuanya.


Elisa tidak tega melihat nya,Elisa memberikan makan kepada temanya. Walu tidak banyak lumayan buat makan sehari hari,itu untuk persediaan makan selama seminggu.Tanpa membuang waktu Elisa pun mengumpul kan botol botol yang ada di tempat kerjanya, lalu setiap pulang kerja,Elisa memberikan kepada dia untuk di kumpulan botol botol itu dan di kumpulkan sebanyak mungkin,2 x sehari ia menjualnya ke tukang rongsok, Elisa sangat senang hasil jual rongsok hari ini lumayan aga gede, lalu berjalan pulang untuk membeli persiapan makanan.


Di perjalanan pulang, mereka bertemu dengan ibu ibu.ibu itu kelihatanya sangat lemas. Elisa mendekati nya, lalu Elisa bertanya:


“kenapa,bu ? Mengapa terlihat sangat lemas ?” tanya Elisa


“saya lapar dan haus, jadi tidak punya tenaga. Seharian ini aku belum makan,” jawab ibu ibu itu


Mendengar penjelasannya ibu, Elisa merasa kasihan. Ialu memberi sebagian makanan nya untuk ibu ibu itu. ibu itu pun makan dengan lahap, dan akhirnya ibu itu kembali sehat


Elisa dan sahabat itu melanjutkan perjalanan pulang. Namun, sahabatnya merasa heran, lalu bertanya kepada Elisa:


“Mengapa kamu membagikan makan itu? ltu kan, untuk persiapan makan aku selama seminggu,” tanya sahabat


“Tidak apa, kan masih punya cukup banyak makan” jawab Elisa


Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang ibu ibu tua lagi ,Kondisi cukup menyedihkan

__ADS_1


“Tolong tolong ,tolong saya Nak, Saya dan keluarga saya belum makan,” ucap ibu tua itu


Melihat itu, Elisa merasa kasian. la memberikan banyak makanan dan memberikannya kepada ibu tua itu.Elisa dan temanya tidak punya makanan lagi karena uang hasil jual botol tadi Sudah habis di kasih sama ibu ibu itu.


“Terima kasih, Nak. Keluarga saya pasti sangat bahagia,” ucap ibu tua sambil tersenyum lebar.


Elisa dan sahabat itu kembali melanjutkan perjalanan pulang.  sahabat Elisa bertanya lagi:


“Kenapa kamu menolong ibu ibu tua lagi? Lihatlah, makanan yang tadi tinggal sedikit lagi. Tak mungkin bisa cukup untuk persediaan,” ucap sahabat.


“Tidak apa-apa,kita beli lagi makanan buat persiapan kamu nanti” ucap Elisa


Sebelum ke rumah temanya,Elisa mengambil uang tabunganya.Begitu sampai di rumah shabat nya, Elisa Iangsung memberikan uang kepada sahabatnya untuk membeli persiapan makanan nya untuk nanti.


Esok harinya, Elisa mengajak sahabatnya untuk membeli makanan .Tapi, sahabat nya malah menolak karena ia masih memiliki banyak persediaan makanan. karena Elisa terlalu baik dan telah membagi-bagikan makanan. Sahabat nya bersyukur, mempunyai sahabat seperti Elisa.


Tak Iama setelah itu, ibu ibu yang ke 2 pun datang. la membawa sekarung beras dan memberikan kepada Elisa. Rupanya, ibu ibu itu sudah panen beras di kampungnya, dan berniat membagikannya kepada Elisa.Elisa pun langsung memberikan kepada temanya itu. alhamdulillah setok makanan temanya banyak cukup untuk 1 bulan.


Akhirnya, teman nya Elisa tak jadi menjual botol botol itu, ia hanya mengumpulkan botol botol nya saja.dia sudah mendapatkan banyak makanan dari Elisa dan dari ibu ibu yang ditolong Elisa waktu itu.


Setelah itu mamah nya tanya kepada Elisa:


"Dari mana kamu seharian ini"? tanya mamah nya


" Habis bantuin teman Elisa mah" jawab Elisa

__ADS_1


"kenapa temanya" ? tanya mamahnya


"Dia kasian sekali mah, hidupnya pun sangat miris, dia di tinggalkan kedua orang tuanya dan harus ngurus adik adiknya masih kecil. jawab Elisa


Mamahnya Elisa pun meneteskan air mata sambil bilang" orang lain pun bisa bertahan di tinggal sama orang tuanya, kamu juga harus lebih bersyukur dan harus lebih semangat lagi karena kamu masih punya mamah yang lebih menyayangimu". 😘🤗


Elisa pun lebih terbuka lagi hatinya, karena Elisa punya seorang mamah yang sangat sayang dan merhatiin Elisa lebih dari ayah nya.


Elisa sekarang punya teman curhat sependeritan, dia sangat mengerti dengan kondisi Elisa gimana. namun dia selalu menyemangatkan Elisa untuk semangat. Elisa dan temanya itu sedah seperti adik kakak yang tidak bisa di pisahkan dia mengerti dalam semua hal.


bahkan mamah nya Elisa pun menyayangi temanya. dia sudah di anggap menjadi keluarganya Elisa, walaupun rumah nya berbeda dan jauh mamahnya Elisa selalu mengirim kan makanan untuk adik adik nya teman Elisa.


Elisa berbicara sama mamahnya,"enak yah kalau hidup berbagi Rezeki kita tidak berkurang melainkan bertambah terus". ucapan Elisa


"Iya benar sekali, kalau kita punya rizki lebih jangan lupa memberi kepada orang yang tidak mampuh"


jawab mamahnya


Elisa di beritau sama mamahnya:


" segiman kita tidak punya uang jangan sampai meminta minta kepada orang lain, kita berusahalah untuk mencari uang, mumpung kita masih muda, kuat, sehat."


"Terus kalau kita mampu jangan lupa kamu sodakoh kepada parkir miskin".


"kecuali kalau kita sudah tua tidak bisa bekerja dengan semestinya, kita wajib menerima pemberian dari orang lain. itu pepatah dari mamah nya Elisa.

__ADS_1


Elisa pun mendengarkan pepatah dari mamah nya itu, ia pun mengerti. Elisa pun mau membatu dengan sesama,siapa pun yang membutuhkan bantuan Elisa. Elisa siap membantunya.


Makasih mamah , mamah Sudah mengingatkan dan mendidik Elisa dengan baik😘Elisa akan mengingat terus.


__ADS_2