SEDIHNYA KEHIDUPANKU

SEDIHNYA KEHIDUPANKU
67.Jatuh sakit


__ADS_3

Setelah aku dan orang tua ku ngobrol dengan Ridwan dan aku pun tidak berhasil ketemu dengan anak ku sendiri. Ridwan malah kabur, dia tidak mau kalau aku tau tempat tinggal anak ku yang sekarang.


Aku pun pulang ke rumah bersama orang tua ku, walaupun hati aku sakit dan sedih tidak ke temu dengan anak aku."di mana sekarang nak ibu kangen," ucapan Elisa.aku akan coba cari dan menunggu di rumah Ridwan terus, sampai dia ngaku di mana Naura tinggal sekarang.


Sangking terus mikir kan anak aku, aku jatuh sakit. aku tidak kuat menahan rasa kangen aku pada Naura, aku pun cari informasi ke sanah ke mari tidak mendapatkan hasil nya. rasa sakit aku tidak terasa, aku pergi ke rumah Ridwan, siapa tau dia ada ke rumah itu.


Aku siang malam nunggu di rumah Ridwan, tapi Ridwan tidak ada datang ke rumah itu. aku sudah tidak kuat lagi, untung orang tua aku menjemput aku di rumah itu. orang tua aku memapah aku, karena aku sudah tidak kuat jalan lagi.


Baru juga berjalan 3 langkah ,aku sudah jatuh pingsan. orang tua aku mencari pertolongan , untung ada tetangga yang dekat rumah ridwan nolong aku. aku langsung di bawa ke rumah sakit, di perjalanan ke rumah sakit orang tua aku menetes kan air mata terus karena tidak tega melihat aku sakit ,gara gara Ridwan menjauhkan aku dengan anak nya Naura.


Beberapa jam kemudian aku baru sadar, orang tua aku bilang ke aku " aku harus di rawat dulu beberapa hari di rumah sakit, mamah ku menegaskan sama aku supaya banyak istirahat biar cepat sembuh". aku pun menjawab iya sambil lemas.


Walau lagi sakit aku tetep memikirkan Naura, dia sekarang di mana? aku sangat kangen sama anak aku sendiri, mengapa Ridwan begitu tega memisahkan aku dengan Naura.


Aku tak kerasa seminggu di rawat di rumah sakit,aku tidak kuat pingin cepat cepat pulang ke rumah.aku pingin cari lagi Naura,tak lama dari itu aku di periksa sama dokter ,hasil nya sudah baik aku besok boleh pulang.


Hari ini aku pulang, sebelum pulang aku mau mampir dulu ke rumah Ridwan. takut Ridwan ada di rumah itu, orang tua aku pun mengantarkan aku ke rumah itu. orang tua aku bilang" mudah mudahan Naura ada di rumah itu".aku pun masih lemas, tapi tetep aku pingin mencari anak ku. aku kangen banget sama Naura, sudah lama aku tidak ketemu deng anak aku.


Sampai nya di rumah Ridwan, ternyata banyak orang di rumah itu. ku kira keluarga Ridwan pindah lagi ke rumah itu, ternyata bukan pindah ke rumah itu, tapi keluarga Ridwan mempunyai hutang ke Renternir. semua barang barang keluarga Ridwan di keluarkan dan rumah nya sudah di jabel sama Renternir itu.


Aku baru tau kalau keluarga Ridwan punya utang ke Renternir itu, sampai sampai tidak kebayar. aku jadi cemas sama Naura, sekarang anak aku ada di mana, apa baik baik aja? ucapan Elisa

__ADS_1


Tak lama dari itu, aku ketemu dengan teman nya Ridwan. aku tanya sama temanya itu, alhamdulillah temanya Ridwan tau dimana Ridwan tinggal sekarang. aku tidak lama lagi langsung ke rumah Ridwan, mau jemput anak aku Naura mau di bawa pulang.


Perjalanan ke rumah Ridwan menghabiskan waktu 4 jam, untung aku ketemu sama temen nya kalau tidak ketemu aku tak tau lagi harus mencari anak aku ke mana lagi.


Sepanjang jalan aku di tanya sama temen nya Ridwan:


" kenapa El, kamu tidak tahu suami kamu pindah?


" kata siap anak kamu di bawa Ridwan?


" kamu tau ga? kalau rumah itu di sita sama Renternir, karena suami kamu banyak sekali hutang sama Renternir, suami kamu kalah judi.


Aku sampai kaget mendengar nya, aku tidak tahu kalau Ridwan suka judi dan banyak hutang begitu banyak sama Renternir itu. terus anak aku di mana dan sama siapa sekarang? tanya Elisa ke temanya


Aku langsung menangis, takut kejadian apa apa sama anak aku. kalau aku tau Ridwan punya banyak utang, dia ga akan di ijinkan bawa anak aku . pantesan dia ngancem ngancem sama aku, dia pingin balikan lagi sama aku, ternyata dia punya hutang sama Renternir.


" ya Alloh ketemukan aku dengan anak aku, berikan lah kesehatan kepada anak aku. aku mohon kepadamu ya Alloh berikan lah petunjuk kepada aku, pertemukaanlah aku dengan keluarga Ridwan. jangan sampai dia kabur atau pindah lagi ke tempat lain, aku pingin ketemu sama anak aku. tunggu Naura sebentar lagi ibu datang jemput Naura pulang ke rumah ibu," doa Elisa di dalam hati sambil meneteskan air mata.


Tak selang dari itu, aku, orang tua aku dan juga temanya Ridwan tiba menuju ke rumah Ridwan yang baru. aku jalan masih belum kuat tapi aku paksakan pingin ketemu sama anak aku, dari jalan itu cukup jauh menuju ke rumah Ridwan. jalan menuju ke rumah Ridwan berbelok belok, pantas tidak ketemu karena rumah Ridwan tersembunyi jauh dari mana mana.


Aku sudah tidak kuat jalan lagi, aku coba paksakan jalan terus, aku ga sabar pingin meluk anak aku.kata temanya Ridwan 4 rumah lagi di lewati sampai di rumah Ridwan. aku pun terus berhitung rumah yang di lewati sama aku, dari rumah ke rumah itu jarak nya sangat jauh kalau pake mobil tidak akan masuk. aku menyusuri jalan setapak biar sampai ke rumah Ridwan.

__ADS_1


Tak lama kelamaan aku sampai ke rumah Ridwan, ternyata rumah dia sangat terpencil jauh ke mana mana. aku ketek ketuk pintu rumah Ridwan:


" tok"


" tok"


"tok"


Asalamualaikum bu ini Elisa, buka pintunya bu.


Beberapa kali mengetuk pintu tidak ada yang membukkan nya, akhirnya temanya nya Ridwan menyuruh aku lewat ke pintu samping. ternyata pintu samping tidak di kunci, aku langsung membuka pintu itu langsung cari anak aku ke dalam. ternyata di dalam tidak ada siapa siapa, temanya nya Ridwan pun aneh: "ko rumah nya kosong kemaren juga Suami kamu masih di sih, bahkan malam aku tidur di rumah suami kamu" ucapan temanya Ridwan.


Setelah di lihat di dalam tidak ada, temanya nya Ridwan langsung tanya ke tetangga sebelah, karena tetangga sebelah suka main di rumah Ridwan.


Pas di tanya ke tetangga nya, ternyata Ridwan sudah pindah lagi dari rumahnya itu. aku mendengar ucapan itu semua, aku langsung lemas tidak ada tenaga lagi untuk jalan. aku pun tanya sama tetangga nya, apa lihat anak kecil di rumah Ridwan?


Tetangga itu pun menjawab nya" Anaakkk kecilll, "aku belum pernah lihat dia bawa anak kecil, setau aku Ridwan di rumah itu bersama ibu nya yang sakit parah" ucapan tetangga nya.


Lalu anak aku kemana? aku mulai kuatir. tapi tetangga nya itu suruh aku pergi ke rumah sakit, karena ibunya di rawat di rumah sakit.


Aku pulang dari rumah itu langsung ke rumah sakit, mau tau kalau anak aku Naura ada di sanah apa tidak?

__ADS_1


sedang kan rumah sakit itu tidak jauh dari kontrakan Ridwan.


" ya Alloh kuatkan lah aku, ke temukan lah aku dengan anak aku Naura. amin yra


__ADS_2