SEDIHNYA KEHIDUPANKU

SEDIHNYA KEHIDUPANKU
62.Kesal dengan Sifat suami


__ADS_3

Setelah dokter pergi, aku menggendong anak sambil memeluk. "ibu tidak nyangka kamu telah lahir sayang, betapa bahagianya ibu memiliki kamu" ucapan Elisa k anaknya


Dia di gendong sama aku, tidak nangis malah tidur terus. bahkan orang tua dan mertua aku pun sangat senang, mereka sudah menjadi nenek.


orang tua dan mertua mendoakan anak aku" semoga menjadi anak solehah, pinter, panjang umur, banyak rizki dan selalu sayang kepada kedua orang tuamu "amin.ucapan orang tuanya Elisa


Sedangkan mertua aku pun mendoakan " semoga cita cita kamu tercapai, berbakti pada ayah dan ibu kamu", Amin. ucapan mertua aku.


Alhamdulillah anak aku banyak yang mendoakan , sedangkan suami aku pergi entah ke mana. seharusnya senang melihat istri nya sudah lahiran, ini malah kelayapan, " ya Alloh kuatkan lah hati aku, berikan jalan terbaik buat aku ".ucapan Elisa sambil menggeleng kan kepala.


Besok aku mulai pulang ke rumah,tapi suami aku malah pergi entah ke mana. bukanya nemani aku di rumah sakit, ini malah memilih kumpul sama teman nya. " dasar tidak punya hati " ucapan Elisa


"Bener bener suami kamu bukanya nemenin di rumah sakit ,nemenin kamu ini malah pergi tak tau ke mana. mamah diam bukanya mamah tidak merhatiin suami kamu, makin ke sini makin menjadi. sekarang sudah punya anak masih belum punya pikiran sedikit pun, dasar tidak tau diri", ucapan orang tua Elisa sambil ketus


Aku,mamah dan mertua pulang dari rumah sakit membawa anak aku. sesampainya di rumah, kukira suami aku menyiapkan/ membereskan tempat tidur buat anak aku, ternyata tidak sama sekali.


Aku sangat kesal dengan sifat dan tingkah laku suami aku, kini aku tidak bisa sabar lagi. aku sudah cape menghadapi suami aku, tidak ada tanggung jawab sedikit pun ke pada anak dan istri.


Aku kesal dan marah sama suami aku, dia sudah tidak bisa di maafkan lagi sama aku. dari pada aku harus bertahan terus sama suami kaya gitu mending aku hidup sendiri tanpa di temani suami.

__ADS_1


Aku membereskan semua baju suami, setelah di bereskan semua baju baju suami di antar kan ke rumah orang tua nya ridwan. "suami aku jangan sampai pulang ke rumah aku, dan tidak boleh liat anak ku lagi",ucapan Elisa sambil marah ke mertua nya.


Aku kesal, berapa tahun dan berapa bulan dia bersama aku. tidak ada sedikit pun tanggung jawabnya kepada istri. dia malah memilih berkumpul dengan temanya di banding keluarganya sendiri.


Setelah baju nya di antar semua ke mertua, tak lama kemudian mertua dan Ridwan datang menghampiri aku.mungkin mertua aku malu melihat tingkah laku anaknya seperti itu. tak lama dari itu Ridwan ke rumah aku, aku tidak mau membukakan pintu karena aku sudah kesal dan sakit hati sama suami aku.


Karena rumah Elisa tidak di buka, Ridwan pun pergi ke rumah orang tua nya Elisa. mau minta maaf sama orang tua Elisa. mereka tidak bisa ngobrol dengan Elisa, Ridwan bisa ngobrol dengan orang tuanya Elisa. mau minta maaf karena Ridwan selama menikah dengan Elisa, ridwan tidak pernah membahagikan Elisa.


Sudah tau tidak membahagiakan kan istri kamu, kenapa kamu mau menikah dan mau balikan lagi sama Elisa? mana janji yang di ucapan kamu ke istri kamu dulu?kamu ke istri kamu selama ini tidak ada perubahan sama sekali. bahkan tidak ada tanggung jawab sedikit pun kepada istri kamu.ucapan orang tua Elisa ke Ridwan


Orang tua aku pun ikut marah," karena suami aku tidak ada tanggung jawab sedikit pun,pinginnya enak sendiri. setiap hari bukanya cari kerja malah berkeluyuran dengan bebas, tidak ada pikiran untuk cari kerja / lebih tanggung jawab ke pada istrinya. ini malah tidak ada sama sekali". ucapan orang tua Elisa


Orang tua Elisa mengusir Ridwan bersama orang tuanya karena sudah tidak mau melihat mukanya Ridwan lagi. Ridwan sudah tidak di Terima lagi sama keluarga Elisa.


Elisa berkata sama anak nya:


" sayang sekali kamu nak, kamu di lahir kan punya ayah seperti itu. tapi kamu masih punya ibu, ibu akan selalu menyayangi kamu terus. ayah kamu bukanya bahagia melihat kamu sudah lahir, ini malah cuek seperti itu. memberikan nama kepada kamu pun tidak sempat", ucapan Elisa sambil bercucuran air mata.


Walau ibu sedang kesal sama ayah kamu, ibu masih punya kamu.rasa sedih, kesal dan marah sama ayah kamu, ibu terobatin sama kamu. kamu adalah kebahagiaan ibu.

__ADS_1


Aku merawat anak aku sendiri tanpa didampingin suami. aku akan berusaha dengan sekuat tenaga, aku akan memberikan yang terbaik buat anak aku. aku sudah terbiasa hidup sendiri tanpa di dampingi suami.


Untung aku punya mamah yang selalu mengerti ke pada aku, walau aku sebenarnya sudah malu sama orang tua ku, semua kebutuhan aku di tanggung sama orang tua aku semua. kadang aku sadar " ya Alloh bukanya aku ngasih kepada orang tua, ini malah menyusahkan orang tua terus menerus. maaf kan aku mah, aku selalu merepotkan mamah".ucapan Elisa sambil mencium anaknya.


Aku akan memberikan nama buat anak ku:


Nama :Naura susila wati


lahir : 09- 11 -2006


jam : 3 sore


Semoga kamu menjadi wanita yang kuat, cantik, banyak rizky, di sayangin sama semua orang, sehat, panjang umur, sayang sama ibu, semoga kamu menjadi orang yang pintar. ibu hanya bisa mendoakan buat Naura yang terbaik, ibu sayang Naura.


Orang tua aku menyarankan, supaya di adakan selamatan/ pengajian buat anak aku. cuman aku melarang nya karena aku tidak punya uang dan tidak mau merepotkan orang tua aku lagi. aku belum mempunyai pekerjaan lagi, sedangkan aku belum bisa membantu orang tua aku ke sawah.


Akhirnya aku memutuskan selamatan biasa buat anak aku. aku hanya bikin nasi tumpeng yang biasa, aku hanya memasak nasi kuning, telor, ayam goreng buat di bagikan ke tetangga tetangga terdekat.


Alhamdulillah aku sudah memberikan nama buat anak aku dan sudah syukuran, walau pun sederhana tapi bagi aku sangat bermakna dan sangat bermanfaat semua itu.

__ADS_1


Akan aku jadikan momen yang paling indah buat kita berdua. walau kita hidup sederhana yang penting kita hidup sehat dan bahagia. ibu akan melakukan apa pun buat kamu, yang penting kamu bahagia hidup bersama ibu.



__ADS_2