SEDIHNYA KEHIDUPANKU

SEDIHNYA KEHIDUPANKU
36.Kesidihan ku tidak ada hentinya


__ADS_3

Pada suatu hari Elisa duduk di meja kerjanya. Diam membisu seperti biasa. Menatap satu persatu teman yang sedang asyik ngobrol dengan tatapan sedih. Biasanya Elisa dan ina akan bercerita tentang hal-hal yang lucu, Tapi Elisa memilih diam. Menjadi pendengar yang baik untuk ina.


“Kamu ini kenapa sih Elisa?” tanya Ina yang duduk dimeja depan Elisa . Suaranya memecah suasana yang dari tadi ramai dan seakan tak peduli ke pada tempatnya.


“Mungkin galau karena Elisa sudah di tinggalkan sama Yana? Iya kan EL?” ucapan Ina. Mereka sambil memeluk Elisa. Bahagia sedangkan hati Elisa masih sedih.Kebiasaan Elisa di tempat kerjanya dia suka menghibur salah satu teman yang sedang bersedih.


“Kalian ini! Aku nggak mau diganggu!” ucapan Elisa


“Siapa juga yang mau ganggu kamu EL? Nggak usah mikirin si Yana lagi deh!” ucapan ina


“NGGAK BISA!” ucap Elisa sambil nangis. Elisa pun bernyanyi dan ina mau berusaha menghibur Elisa.


Meski dirimu bukan milikku, Namun hatiku tetap untukmu


Berjuta pilihan disisi aku, Takkan bisa menggantikanmu


Walau badai menerpa, Cinta Aku takkan ku lepas


Berikan kesempatan, Untuk membuktikan


Ku mampu jadi yang terbaik, dan masih jadi yang terbaik…Ucapan Elisa masih berharap


Aku akan menanti, Meski harus penantian panjang


AKu akan tetap setia menunggumu, AKu tahu kau hanya untuk aku


Biarlah waktu aku habis oleh penantian ini


Hingga kau percaya betapa besar, Cinta aku padamu


AKu tetap menanti..ucap nyanyian Elisa walaupun tidak tau siap penyanyi asli nya Elisa suka dengan lagu itu, karna ruriknya pas dengan kisah .


terasa, air mataku mengalir menetes ke wajah Elisa.

__ADS_1


Ina menatap Elisa sangat sedih. “Aku ingin melupakan dia dan aku nggak mau kepikiran terus.” ucap Elisa


Selalu saja itu yang terucap dari bibir Elisa, Aku benci sama dia. Sampai aku bosan mendengarnya. “Satu-satunya jalan yang bisa aku lakukan adalah, mencari orang yang bisa buat aku jatuh cinta!” ucapan Elisa.


Tapi aku nggak akan lakukan hal konyol lagi,Biar rasa sakit ini ku pendam dan rasakan sendiri. Toh yang sakit aku sendiri ? Bukan dia, ucapan Kekesalan Elisa kepada dirinya


Istirahat tiba. Ku habiskan waktu Elisa hanya di meja kerja Ditemani bayangan sedih dan kehampaan. Wajah Elisa basah karena air mata yang mengalir. Gara-gara masalah di tinggal nikah sama Yana, Elisa jadi cewek cengeng!bukan sifat kamu itu mh. kamu orang nya tegas. kamu selalu menjalani hidup yang ceria. ucapan ina


“Jangan sedih ya.” Ucapan ina.


aku tidak bisa menghilangkan rasa sakit ini.” apakah aku marahin semua teman temanya,atau aku harus mabuk mabukan lagi, atau harus teriak sekencengnya mungkin. biar Kesal, marah, dan kecewa bisa hilang? ucapan Elisa. “Ya EL, aku tahu itu. Sabar ya, bukankah itu resiko seorang wanita? Yang penting kamu EL sabar dan tabah.


Tiba saatnya, semua ini akan kembali seperti biasa dan Elisa pasti tahu kok.” ucapan ina .Elisa menyenderkan kepalanya ke bahu ina,Elisa sambil bilang makasih yah Na kamu adalah teman aku yang baik,ucapan Elisa. “Tetap semangat ya EL"ucap ina menyemangati Elisa.Jangan sedih terus dong. Jangan kau buat seperti itu dirimu EL. Nanti kau bisa tertekan, bahkan kau bisa Stress lagi kaya dulu.


Esoknya seperti biasa: Elisa duduk sambil melamun di meja kerjanya. Meratapi betapa pedihnya kehidupan aku😞, ucapan Elisa.Dulu SD, aku umur 6 tahun aku pernah sakit hati sama ayah ku sendiri sekarang aku sakit hati sama Yana” 😞. bahkan dia pernah berjanji pada aku dia tidak bisa hidup dari aku tapi sekarang kenyatan nya Yana bohong malah menikah dengan orang lain😭. masalah tidak henti hentinya ke pada aku, aku terus terus terusan sakit hati😭. Nggak hanya untuk menyelesaikan masalah tapi aku harus membahagiakan mamah dan harus membanggakan mamah. da, aku benci dengan semuanya ini. ucapan Elisa.


Jadi Elisa harus berbuat apa? dulu aku pernah membenci ayah ku sendiri, apakah sekarang aku harus membenci Yana? baru juga aku sembuh dan baru bangkit dari kesedihan sekarang aku harus mengalami lagi. Termasuk aku sendiri akan berencana berhenti dari kerjanya. mau fokus menjaga mamah aku di rumah. Karena aku udah capek di sakit sama orang. Ucapan Elisa.


bahkan Elisa sudah sering mengalami gangguan mental. dari masalah dulu dengan ayahnya Elisa menjadi masalah terakhir yang Elisa rasakan. Semakin lama Elisa malah jadi cewek yang begitu cengeng. Padahal Elisa nggak pernah nangis karena hal yang nggak jelas kayak gini. apa lagi Nggak jelas? aku sedih liat Elisa seperti itu, ucapan ina


“Kamu kok ginj lagi EL?”


“Kok jadi pemurung?”


“Kenapa kamu nggak kayak kemarin kemarin EL?”


“Kamu jadi pendam gini sih?”


“Kenapa kamu nangis terus sih?”


“Kok juga cuek sama mamah? ”


Dan begitu banyak pertanyaan yang terlontar dari mamah nya untuk Elisa.

__ADS_1


Kesedihan Elisa tak berhenti dan Terus menerus datang silih berganti. Air mata Elisa juga tak henti-hentinya menetes ke wajah nya dari matanya😭.Elisa Cuma bisa menuliskan kesedihan ini didalam sebuah buku.Karena tak mungkin ada seseorang yang mengerti. Jadi lebih baik Elisa menulisnya di dalam buku. Biarlah, aku melumpahkan semua segala isi ke buku ini biar aku merasa lega dan tenang. Elisa emang nggak berani langsung ngomong sama mamahnya?” Ya Allah. Kalau dibilang kurang kerjaan, iya emng aku kurang kerjanya dengan ini aku meluapkan hati dan perasan aku je buku ini. ucapan Elisa.


Percuma aja kalau Elisa ngejelasin masalahnya setinggi himalaya dan selebar jagad raya atau apapun itu nggak bakal dia ngerti. Dipendam saja Itu lebih baik, Mungkin itu sedikit menyakitkan hati? Tapi hanya itu yang bisa Elisa lakukan.


Elisa berjalan tepat didepan ina,sebenarnya Elisa pun tak menyadari. Elisa membawa sebuah piring kaca yang akan ina bawa ke meja. Tapi sebuah hal yang tak kusangka..


BRUKK!!!


BRUKK!!!


BRUKK!!


Ina menyenggol tubuh mmungil Elisa dengan keras dan akhirnya Elisa jatuh terpeleset sekaligus piring kaca yang Ina bawa mengenai lengan Elisa. Luka sobek yang lumayan besar dan mengeluarkan banyak darah.Ina seketika datang dan menolongku untuk berdiri.


“Astaghfirullah Elisa! Kau tak apa kan? Ayo segera aku antar ke rumah sakit? ucapan Ina.


“Ada apa ini?” tanya bos nya Elisa, kenapa kamu Elisa?“Tadi Ina membawa piring dan disenggol oleh temanya kena ke Elisa pak. . Dan salah satu pecahan piring itu mengenai lengannya Elisa pak” INa menjelaskan kan ke bos nya.


“Ya Allah, lebar sekali lukanya. Segera kita bawa ke dokter.” ucapan bos nya Elisa.


Akhirnya, Elisa pun dibawa ke dokter, Pecahan piring itu dibersihkan oleh dokter Sementara Elisa, hanya cuek dan menatap ina dengan muka sedih😞.


Elisa pun menatap luka jahitan yang dibalut perban putih. Sakit sih. Namun sakitnya nggak sesakit kesedihan Elisa 😞. Walau Elisa luka seperti apapun, cacat seperti apapun, tapi semua itu nggak sesakit rasa sedih yang Elisa alami hari ini. Elisa nggak tahu pecahan piring itu dari manan, bahkan tidak nanya ke ina.ina pun tak henti-hentinya menanyakan keadaan Elisa terus menerus, ina takut Elisa kesakitan.


“Eh Elisa, kamu emang nggak ngerasa luka sebesar itu dari tangan kamu?“Kamu nggak perih atau kesakitan di tangan kamu? ucapan ina


“Elisa? Penting kah? Emang aku harus merasakan gitu, sedangkan sakit hati aku juga sudah parah?" ucapan Elisa


“Dasar! Kamu emang cewe yang lemah"


“Cukup ina ! Cukup!” aku memotong perkataan mu . “Aku terluka karena kecerobohan kamu semata! Ini murni karena kecerobohan mu Nggak usah kamu hubung-hubungkan sama masalah dengan aku rasakan Sebaiknya kita pergi dari sini!” ucapan Elisa .


“Kamu ini kenapa sih? Aku belain kamu buat di bawa ke dokter ke bos, kamu malah gini ke aku. Aku belain kamu biar kamu sadar kamu malah nggak mau. Kamu juga kalau biasanya lihat darah bakal kesakitan bahkan kamu teriak teriak . Kenapa kamu jadi gini?” ayo lah lupakan Yana kamu cari kebahagian kamu lagi".ucapan ina

__ADS_1


“ina ngebantu Elisa tapi nggak kayak gini caranya. Elisa malah makin salah faham. Udahlah, lupakan cowo itu EL.” ucapan ina.


Elisa malah berteriak sudah ku bilang aku TiDAK bisa melupakan, semakin aku inget semakin aku sakit lebih dalam lagi. 😭😭😭😭


__ADS_2