
Elisa pun sesampai di rumah orang tuanya, Elisa langsung masuk kamar. dia tidak berhenti menangis dan menangis,dia selalu menyalahkan dirinya sendiri padahal dia tidak salah.
Selama Elisa di rumah orang tuanya tidak pernah keluar kamar bahkan di suruh makan pun dia tidak mau. dia pingin menyendiri di kamar tidak mau di ganggu, dia ingin meluap kan ke kesalannya dengan mengurung di kamar. tanpa ada yang menggangu seorang pun.
orang tuanya Elisa pun sangat kuatir takut dia kenapa kenapa, hari demi hari di habiskan dengan mengurung diri di kamarnya.
Tak kelamaan ada temen nya Elisa menelpon ke orang tuanya, orang tua Elisa pun menjelaskan ke temanya. bahwa Elisa sudah ada di rumah sedang ngurung diri dan sedang bersedih. dan ga kelamaan temanya itu datang mau menghibur Elisa.
ternyata Elisa ada sedang menangis di kamar nya, temanya pun membawa makanan supaya Elisa makan biar bisa masuk makanan biar Elisa ga terlalu lemas dengan kondisinya itu.
temanya Elisa bertanya: kenapa ELISA? jangan sedih yah, kamu pasti kuat. aku selalu ada buat kamu Elisa. ucapan temanya.
Elisa pun memeluk temanya nya lalu bilang" kenapa sih gue selalu sedih dan sakit hati? kapan aku ga bisa bahagia lagi? kenapa aku selau sedih sedih dan sedih? apa aku tidak boleh bahagia? apa aku harus sedih terus? ucapan Elisa sambil menangis.
Semua temanya nya memberi semangat ke pada Elisa" mungkin ini ujian buat kamu Elisa, kamu harus kuat, aku yakin pasti kamu kuat, kamu bisa menyelesaikan masalah kamu dengan baik, kamu harus semangat demi keluarga kamu Elisa " ucapan temanya
Alhamdulillah Elisa bisa sedikit tenang, adanya kedatangan teman teman nya memberi semangat biar Elisa kuat dan bangkit lagi. supaya tidak terlalu di pikirkan oleh Elisa semua masalah nya.
Supaya Elisa tidak sedih lagi, semua temanya menyarankan kan Elisa suruh kerja lagi bareng teman temanya. di mana Elisa pernah kerja di toko baju.
__ADS_1
Akhirnya Elisa pun mau kerja lagi di toko bajunya lagi, biar masalah Elisa bisa sedikit hilang dan bisa bahagia lagi meskipun masih sakit.
Temanya Elisa pun bilang kepada bos nya, supaya Elisa bisa kerja lagi di toko bajunya itu. kebetulan tokonya lagi banyak barang dan sangat ramai, dan akhirnya Elisa bisa kerja lagi di tokonya.
Elisa pun di telpon sama temanya karana besok dia sudah mulai kerja lagi di toko bajunya. bos sudah mengijinkan kamu boleh kerja lagi di toko itu. Elisa pun tak lupa mengucapkan Terima kasih kepada teman temannya, karena mereka sangat baik sekali kepada Elisa.
Elisa pun bilang ke orang tuanya, bahwa besok Elisa mulai kerja lagi di tempat kerjanya dulu. mamah nya pun senang melihat anak nya semangat lagi, walau masalah nya belum beres.
Hari ini Elisa mulai masuk kerja. mamah nya Elisa sudah menyiapkan buat sarapan dan Elisa pun langsung sarapan bersama mamah nya. mamah nya berpesan sama Elisa " hati hati yah kerjanya jangan banyak ngelamun, semua masalah pasti ada jalan keluarnya, sekarang Elisa semangat yah, jangan sedih terus" ucapan mamah nya
Elisa pun menjawab " iya mah insa Alloh Elisa kuat semoga masalah ini cepat selesai dan mudah mudahan ini adalah pertanda Elisa mau bahagia" amin ucapan Elisa.
Elisa pun langsung pergi kerja, dia selalu di pasrah kan semua masalah nya ke pada Alloh. Elisa yakin kalau Allah memberi masalah dan coban ke pada Elisa terus menerus, Alloh Akan memberikan ke bahagian kepada Elisa. ucapan Elisa
Elisa di tempat kerja bisa ketawa ketiwi sama teman teman nya sambil menghilangkan keluh kesah dan kesal yang berada di hati Elisa.
Sekarang jam pulang kerja, Elisa di ajak nongkrong nongkrong dulu sama teman temanya Elisa cuman dia nya tidak mau. pingin langsung pulang pingin segera tidur karena dia sudah cape tadi seharian sudah bekerja.
Temanya pun membiarkan Elisa pulang, supaya dia bisa istirahat dan besok bisa kerja lagi seperti biasa. tak ke laman dari itu Elisa pun pulang.
__ADS_1
Sesampainya di rumah Elisa langsung ke kamar ganti baju terus makan dan habis makan Elisa langsung ke kamar lagi. tapi kalau inget dengan perkataan mertuanya Elisa selalu nangis karena perkatanya sangat menyakitkan.
Elisa pun memutar musik biar rasa kesal nya aga sedikit hilang, dan Elisa mencoba menulis dari buku lagi. dia pun curhat ke pada buku semua kekesalan dan amarah Elisa di tumpahkan kepada buku. supaya sedikit lega.
Tapi alhamdulillah aga lega. Elisa mulai bisa tenang dan menghadapi masalah nya dengan kepala dingin. Elisa sadar bahwa Elisa gini berarti dia masih banyak kekurangan dan masih banyak doa dosa yang Elisa lakukan.
Mulai lah Elisa solat, biar hati Elisa tenang dan supaya di beri kan jalan yang lebih baik untuk keluarganya.
dia pun tak henti hentinya berdoa dan berdoa supaya semua dos Elisa di maafkan dan di berikan kebahagian.
pagi pun Elisa sudah bangun mau nyiapin sarapan, dia sarapan bersama mamah nya dan setelah beres makan Dia langsung pergi ke tempat kerjanya.
Selama Elisa bekerja di sanah perasaan dia terobati dikit demi sedikit, karena di hibur sama teman temanya di sanah. dia selalu bersyukur mempunyai teman yang sangat baik dan pengertian terhadap dia.
Selama bekerja Elisa pikiran nya selau mikirin suaminya. mau telpon takut tidak di angkat lagi terus mau ke rumah mertuanya takut di suruh pergi lagi.
Elisa sedang mikirin suaminya, yang datang dan yang berdiri di samping nya malah Yana. lalu Yana memberikan selamat dan minta maaf waktu Elisa menikah Yana tidak datang ke acara pernikahannya.
Elisa pun menjawab dengan singkat, dan dia tidak mau dekat dekat lagi sama Yana, takut ada ke salah pahaman di antara dia dan istrinya nanti. bahkan sekarang Elisa sudah mempunyai suami.
__ADS_1
walaupun Elisa sedang ada masalah dia tidak mau mengkhianati suaminya. dia akan tetep menanti suaminya. apa pun masalahnya Elisa selalu mengharapkan suaminya dan akan memaafkan semua kesalahan nya.
Masalah yang kemarin akan Elisa jadiakan sebagai pelajaran saja, jadi kita bisa hidup yang lebih baik lagi dari pada sebelumnya. Elisa juga akan jadi istri ples ibu rumah tangga yang lebih baik lagi .