SEDIHNYA KEHIDUPANKU

SEDIHNYA KEHIDUPANKU
7.Bersyukur


__ADS_3

Suningsih dan Sobari, selalu bersyukur dengan apapun rezeki yang diberikan oleh Allah, sekecil apapun itu, sebesar apapun itu. Kita tidak pernah tahu lewat apa jalan rezeki kita.


Pagi ini Sobari bekerja, ia di tempatkan di bagian kantornya.ketika sampe di kantornya ia melihat di meja tempat kerjanya selalu ada kopi dan makanan semua aneka rupa makanan, sebagai kegiatan resmi di kantor. Sobari mempunyai teman baru. Dia teman yang pindah dari kantor Sobari kerja dulu.


Cerita tentang teman sobari, dia dulu kepala Manajemen sobari yang jadi teman kantornya dulu. dia pernah kemalingan.Kejadiannya sekitar enam bulan yang lalu. Ketika itu, si temanya itu hendak mengambil gaji tiga belas ( sekitar Tujuh juta rupiah) yang ada di rekening miliknya. Teller bank menjelaskan bahwa dia tidak dapat lagi menarik dana karena uang di rekeningnya tak ada yang tersisa selain saldo minimum. Sementara dia sama sekali belum pernah mengambil uang di bank,dia selalu menerima transferan ke rekeningnya. Sang teller menjelaskan bahwa dana tersebut ditarik melalui ATM di hari ketika ATM temanya itu diserahkan oleh pihak bank. Dia akhirnya bercerita kalau ternyata kartu ATM beserta amplop yang berisi PIN awal yang diberikan oleh bank telah hilang digondol maling ketika dia sedang dirawat di rumah sakit seminggu sebelumnya.


Teman nya itu mau ga mau keluar dari bank. Di depan bank dia bertemu dengan seorang Bapak bapak, Si bapak bapak itu menawarkan sebuah jam tangan yang katanya emas asli dan dicari-cari banyak orang. Harga awal tujuh juta tapi kemudian ditawar sama temanya sobari,dengan harga satu juta sesuai sisa uang yang dipegangnya saat itu.


Mungkin dasar rejekinya teman Sobari , bapak bapak itu akhirnya deal juga dengan harga satu juta itu. Kemudian temanya Sobari itu iseng-iseng dia menuju ke toko emas milik orang cina.pemilik toko emas si Cina, jam tangan itu ditawar seharga dua puluh juta. Mendengar harga yang sangat fantastis itu, dia jadi berpikir, pasti dia bisa mendapatkan harga yang lebih tinggi dari itu jika menjualnya di tempat lain.Meski dibujuk-bujuk, dia tetap pada keputusannya untuk mendapatkan harga yang lebih tinggi lagi. Ditinggalkannya toko emas milik cina itu, si pemilik toko bahkan berlari-lari kecil menyusulnya di luar toko dengan menaikkan harga sampai dua puluh tiga juta, namun temanya Sobari itu tetep tidak mau.

__ADS_1


Dia menuju ke kantor dan menceritakan kejadian tersebut kepada Sobari teman kantornya dulu. Maka hebohlah komentar Sobari dan teman temanya, ada yang menyesalkan tindakannya yang menolak rejeki dua puluh tiga juta itu, ada pula yang mendukung, malah ada yang lebih aneh, ada juga yang berencana meminjam uang hasil penjualan jam tangan yang diperkirakan sekitar tiga puluhan juta nanti. Dia akhirnya didorong-dorong untuk kembali menjual jam tangan itu ke toko emas yang lain.


Keesokan harinya, dengan penuh rasa penasaran, Sobari menunggu kedatangan temannya untuk mengetahui hasil penjualan jam itu. Tapi wajah kuyu yang ditampakkan temanya Sobari itu, sejak memasuki areal kantor membuat Sobari dan teman-teman jadi tanda tanya bahwa sesuatu yang tidak menyenangkan terjadi sama teman nya itu.


Temanya Sobari akhirnya bercerita bahwa jam tangan emasnya hanya laku terjual seharga satu juta lima ratus ribu rupiah.pemilik toko emas juga, yang terbuat dari emas hanya penutup yang terletak di bawah jam tangannya saja, bukan di semua bagian jam tangan seperti yang dikatakan toko emas si Cina kemarin. Lalu kemana emas yang lain?? apakah telah terjadi kesalahan penilaian kemarin? Rasanya tidak mungkin, karena si pemilik toko emas itu bukan orang bodoh, yang baru berbisnis dalam satu sampai dua minggu saja, melainkan telah terkenal bertahun-tahun di kota kami.bahkan toko emas yang kemarin tak mau lagi membayar seperti tawarannya kemarin. toko emas yang kemarin berkata kalau jam tangan itu entah bagaimana bisa harganya murah.jam tangan emas , mungkin kadar emasnya telah turun. Ramailah komentar teman-teman sekantornya, menyalahkan, menyayangkan, menyabarkan, menyesal kan dan sebagainya,tapi temanya Sobari tetep bersyukur masih bisa jadi uang dan masih ada lebihnya ( lima ratus ribu) dari jam tangan itu.teman Sobari itu berpikir bagaimana bisa kadar emasnya jadi berkurang begitu..?dia selalu bertanya tanya terus, cuman temanya Sobari itu sadar, mungkin kemarin belum rezekinya dia,dia juga tetep bersyukur ada lebih nya ( lima ratus ribu) dari jam tangan itu.


Aku sepakat dengan pendapat temanku ini, terlepas dari kejadian hilangnya kadar emas yang tiba-tiba itu, bukankah Allah punya banyak cara untuk menunjukkan kuasaNya?! Dan yang pasti selalu ada yang bisa diambil hikmah dari kejadian-kejadian yang di alami sama teman nya Sobari kemarin. Bahwa rezeki apapun itu, yang diberikan oleh Sang Pemberi Rezeki, apalagi untuk rezeki yang arahnya tidak disangka-sangka itu, hendaknya tidak disikapi dengan sikap yang serakah, ingin lebih banyak lagi. Selalulah untuk mensyukuri nikmat yang Allah berikan.


Temanya Sobari pun berterima kasih ke pada sobari, bahwa ia telah menyadarkan temanya dari keserakahan dan tidak pernah bersyukur. temanya pun mentraktir sobari sebagai ucapan Terimakasih bahwa ia mau jadi teman yang baik.

__ADS_1


Sobari pun bersyukur, ke Allah telah memberikan begitu banyak nikmat dan karunia kepada kita dalam kehidupan ini. Sobari dan suningsih tidak lupa bersyukur atas di beri Nikmat tersebut seperti nikmat hidup, nikmat kesehatan, dan kami telah di kasih ke turunan lagi dan di percaya untuk menjadi orang tuanya kelak .


Bahkan kadang Sobari masih mengeluh dan merasa tidak cukup dengan banyaknya nikmat yang sudah diberikan kepada kita. tapi Sobari tetep bersyukur dalam segala halal, kami telah di kasih keturunan lagi, Sobari telah punya pekerjaan yang tetep, suningsih pun terlihat bahagia . mulai sekrang Suningsih dan Sobari fokus menjaga kandungan nya supaya kandungan nya tetep kuat dan sehat.


Tak beda dengan IBu, ATING, ANING, IDA, jiga sangat bersyukur melihat Sobari dan Suningsih semakin bahagia. bahkan Suningsih pun mengelola usha kompeksi/ permak baju ke punyaan ibunya sangat maju sekalih sampe sampe Suningsih mempunyai 4 orang pegawe untuk membantu Suningsih di kompeksi. semenjak kompeksi/ permak baju di ambil alih sama Suningsih, ibu pun tidak pernah ke sanah.


Ibu hanya mengurus perkebunan, sawah dan perternakan di bantu dengan kakak kakanya Suningsih.


semua keluarganya bersyukur, semenjak Suningsih hamil keuangan mereka sangat bagus dan Keluarga mereka usahanya bertingkat terus dari hari ke hari. bahkan Suningsih dan Sobari pun tidak ada masalah lagi.semoga mereka bahagia terus, amin

__ADS_1


__ADS_2