SEDIHNYA KEHIDUPANKU

SEDIHNYA KEHIDUPANKU
59.Menunggu si jabang bayi keluar


__ADS_3

Setelah beres 7 bulanan, Elisa membereskan baju bayi ke dalam tas. dan membereskan semua perlengkapan di dalam lemari sampai rapih.sambil nunggu kelahiran bayi/janin keluar.


Elisa juga tidak lupa menyiapkan nama buat anak nya itu.karena aku sudah menyiapkan dari jauh jauh hari nama buat anaknya pas nanti lahir.


Walaupun aku sedang sedih dengan suami aku, tapi aku ke hibur dengan tendangan dan gerakan di perut aku. aku selalu mengajak bicara, di elus elus perut aku. bahkan dia pun tau ke sepian aku, ia menggerakan perut aku seakan ia menjawab dan mengerti perkataan aku.


Kondisi perut aku sudah membesar, aku pingin sekali aja di perhatikan sama suami aku. dari semenjak aku hamil tidak pernah di perhatikan sama suami aku sendiri. seakan akan aku hidup sendiri tanpa di dampingi sama suami.


Untung nya mertua aku selalu mengerti dalam kondisi aku yang sekarang. kalau tidak ada orang tua aku ,aku selalu curhat pada mertua aku. kadang mertua aku suka malu dengan tingkah laku anak nya.


Termasuk aku juga malu dengan tingkah laku suami.semua perlengkapan bayi termasuk kemarin 7 bulanan itu ,uang nya dari orang tua aku semua.


Sedangkan suamiku malah angkat tangan dan tidak ada tanggung jawabnya sedikit pun kepada aku. kalau aku tidak punya orang tua, aku tidak kuat menjalani hidup ini dengan suamiku. 😢


Semakin membesar kehamilan aku dengan rasa tidak enak, karena perut aku menjadi besar. Pada bulan ke 8 aku merasakan pengalaman baru, yaitu tendangan bayi/janin di dalam perut.  Pengalaman yang tak pernah terlupakan adalah ketika tangan aku menempelkan ke perut aku, dan saat itu bayi/ janin aku menendang dengan kuat. Mungkin ia tahu sedang dekat dengan ibu nya.


Selama kehamilan aku, semuanya berjalan lancar. Bahkan aku tidak mengalami mual-mual lagi di pagi hari. Terkadang aku mengalami kram, namun dapat di atasi dengan cara yang diajarkan sama orang tua aku. Namun semua wanita akan mengalami seperti itu, dengan ke hamilaan yang membesar ini, aku senang sekali karena ada yang bergerak gerak di perut aku.

__ADS_1


Walaupun ke hamilaan besar aku tetep membantu orang tua aku ,membawakan makan siang untuk mamah dan paman ke kebun dan ke sawah.


Kadang aku sedih, apa apa serba sendiri.kadang kalau melihat orang lain mesra dan selalu di antar dengan suaminya.aku suka iri😢, aku pernah berpikir "kapan aku di perhatikan seperti itu sama suami aku" 😢ucap Elisa sambil meneteskan air mata. aku pengen di perhatikan sama suami aku, jalan jalan setiap pagi dalam ke hamilaan besar seperti ini, pingin di temani sama suami. ini mah bro bro nemenin istri nya, punya pikiran untuk menyenangkan istri pun kaya nya tidak ada.sedih banget ke hidupaan aku, kapan ngertinya suami aku.


Kadang aku berhayal:


"Pingin di Peluk, belai, cium, dan pingin di temani sama suami aku sendiri. Perhatian-perhatian tersebut akan membantu menenangkan aku ,serta membuat aku merasa dicintai dan diperhatikan sama suami . Mau mendengarkan setiap keluhan dari aku ,dalam bentuk perhatian suami yang sangat berarti untuk aku, karena akan banyak tantangan dan ketidaknyamanan yang akan dirasakan selama masa kehamilan aku. Sebagai calon ayah juga diharapkan dapat memberi perhatian kepada bayi / janin yang ada di perut aku. Mengelus-elus perut aku dan mengajak berbicara bayi/ janin dapat menumbuhkan ikatan bayi/ janin dengan ayahnya"itu cuman hayalaan aku saja😢.


Kenyatannya, aku makin membenci suami aku, dia malah kumpul kumpul sama teman teman nya yang tidak penting, dia lebih mementingkan temanya di bandingkan aku. bukannya cari kerja yang bener, bersifat yang baik malah setiap di tanyakan masalah kerjaan dia selalu marah, dia pingin enak sendiri. kaya tidak punya beban sedikit pun.😡


Aku bisa bertahan karena mamah dan ke hamilan yang membuat aku semangat. aku akan coba kuat menjalani ke hidupan seperti ini. kalau menuruti ego aku, aku pingin marah setiap melihat suami aku pulang ke rumah, pulang ke rumah bukanya ngasih uang sama istri/ aku ,ini bisanya cuman minta dan minta tiap hari. cuman aku tetep bersabar dan bersabar menghadapi sikap suami seperti itu.


Walau aku sedang sedih, tidak lupa setiap bulanya memeriksakan kandungnya, biar bayinya bertumbuh sehat. aku pun selalu makan buah buatan, sayuran yang banyak dan selalu minum susu 🥛ibu hamil.


Orang tua aku selalu mengingatkan aku terus, kalau lagi hamil besar jangan banyak tidur harus banyak gerak. biar bayi yang di kandungnya bertumbuh bagus dan sehat.


Ga tau kenapa, aku bawan nya ngantuk terus. setiap liat bantal guling kepengen nya tuh meluk terus bantal guling, mata aku tidak bisa di buka kalau sudah meluk bantal guling.

__ADS_1


Kadang aku suka heran, atau bawan bayi yang berada di kandungan gitu. kalau di mana mana liat bantal guling udah aja bawanya ngantuk.


Kadang setiap malam aku selalu berdoa,mendengar kan musik dan membaca cerita cerita yang lucu. aku mencari kesibukan sendiri, karena setiap malam aku tidak bisa tidur. dengan ke hamilan aku semakin besar, aku tidak bisa bergerak dengan bebas.


Setiap malam aku tidak bisa tidur,dari pada aku harus ngelamun mending aku berdoa sambil ngelus ngelus perut.seandanya suami ku pengertian aku sudah bahagia.


Aku setiap malam selalu berdoa,


ya Alloh :


"Jika suami aku tidak bisa menjadi suami yang sempurna dengan segala kelebihan, setidaknya jadilah dia seorang ayah yang baik dengan menjaga kepercayaan nya untuk aku dan anak ku".😢


"Aku hanya bisa berdoa ke pada mu ya Alloh, semoga ada mujizat yang baik ke pada suami aku. aku serah kan kepadamu, hanya engkau yang maha mengetahui".


semoga doa aku di kabulkan semua. karena aku pingin punya keluarga yang harmonis. amin


Itu lah keluh kesah yang di rasakan sama Elisa selama ini ke pada suaminya.janji suaminya kepada Elisa tidak bisa di buktikan, karena suaminya semakin kesini semakin tidak ada tanggung jawab sama Elisa sama sekali.

__ADS_1


Padahal Elisa sudah berkali kali bilang sama suaminya, suruh cari kerja,kalau tidak mau mencari kerja,bantu paman dan orang tua aku di kebun dan di sawah. cuman dia tidak mau menerima dan tidak mau dengarkan perkataan Elisa. apakah Elisa masih mau bertahan sama suaminya,setelah Elisa melahirkan?


__ADS_2