
Elisa sudah mulai senang liat mamah sehat, mamah udah mulai bercerita ke pada Elisa.tadi di rumah sakit liat pengemis sedang bercerita kepada anak nya, mamah dengernya sangat sedih banget:
"Ada seorang anak yang hidupnya selalu mengeluh kepada kedua orang tuanya. “Ma, kenapa kita harus hidup seperti ini?” ucapan c anak,
"Ibunya berkata “kita harus bersyukur dengan kehidupan kita sekarang nak, banyak di luar sana yang hidupnya kurang beruntung dari kita"
padahal c ibu itu tinggal nya di pinggir jalan setiap harinya, tapi masih bisa bersyukur. apalagi kita harus lebih bersyukur, kita masih tinggal yang enak ga kepanasan ga kehujanan, makan juga enak. di banding sama mereka kita yang lebih bersyukur.
Elisa pun lari dari hadapan mamah sambil bilang, “tuhan Terima kasih,engkau telah memberi nikmat kepada kami dan doa doa kami selalu di kabulkan. hingga Elisa berhenti dan memeluk mamah nya. Disitu Elisa melihat mamah nya pun tersenyun dan meneteskan air mata sambil bilang " hanya Elisa yang bisa ngertiin mamah dan Elisa bikin mamah tersenyum.Elisa pun sedang berdiri di depan rumah langsung meluk mamah nya. Dari kejauhan terlihat mamah sudah mulai ceria.
mamah bersama Elisa pun ke keluar rumah mau ngejemur badan mamah. tak kelamaan ayah Elisa datang, lalu Elisa berkata “maungapain ayah kesini? Jangan sekali-kali ayah injakan kaki ayah di rumah ini lagi, pergi dari sini!” Elisa sampai saat ini masih belum maaf kan ayahnya dan ayah menangis sabil berkata “maafkan ayah Elisa, berikan kesempatan untuk ayah biar bisa menebus semua kesalahan ayah. tak ada yang menghiraukan tanggis ayah itu, Elisa berjalan mendekati mamah. bahkan mamah pun berkata “Elisa kenapa?” Ditatap wajah Elisa dengan penuh dengan rasa haru, seakan menggambarkan bahwa masih ada yang mau peduli sama Elisa,Dipeluknya tubuh Elisa sama mamah nya.Elisa pun berkata sama mamah nya:
“mah, Apakah Elisa salah mengusir ayah? Elisa belum bisa maafkan ayah
“Elisa tenang dulu” kemarin kata mamah Elisa harus maafkan ayah, mamah tau sakit hati Elisa gimana, tapi harus Elisa pikirkan, mau gimana pun itu ayah Elisa. Elisa harus bisa maafkan.
__ADS_1
Akhirnya Elisa pun lega mendengar omongan dari mamah nya.Elisa coba untuk bisa memaafkan ayah berlahan. ucapan Elisa
iya,mamah percaya pasti Elisa bisa memaafkan ayah walaupun dengan waktu yang lama. ucapan Elisa
Elisa sebentar lagi memberikan makan dan minum obat mamah. sekarang rasanya gimana? apa sudah aga mendingan? ucap Elisa ke mamah,mamah sudah aga lumayan sehat" ucapan mamah
Elisa melanjutkan beres beres rumahnya, kehidupan Elisa yang serba ada membuat Elisa seakan dimanjakan. hingga Elisa berpikir bahwa semua apa yang Elisa inginkan bisa Elisa beli dengan uang, begitupun untuk mendapatkan kasih sayang mamah,Elisa akan berusaha terus untuk membahagiakan mamah. hingga membuat Elisa menjadi anak yang baik lagi dari sebelum nya.Waktu itu mamah sedang tidur, ada ayah datang lagi. cuman Elisa mencoba untuk bisa ngobrol dan maafkan ayah. hari demi hari pasti Elisa bisa terbiasa dengan ayah nya itu.
Terus, apakah Elisa bisa memaafkan?bismilah semoga bisa.mudah Mudahan Elisa tidak kesal sama ayah, dengan cara memaafkan Elisa bisa sembuh. Elisa peluk tubuh ayah sambil berkata “terima kasih ayah sudah mau peluk Elisa. Elisa merindukan pelukan ayah dari dulu. mudah mudah an ayah bisa menyayangi Elisa secara adil.
Di saat melihat perjuangan kerja keras dari ayah untuk membahagiakan Elisa ,akhirnya membuat Elisa berhenti untuk menghayalkan hal-hal yang sulit untuk menjadi kenyataan seperti itu. Karena kenyataannya adalah Elisa terlahir dari keluarga yang sederha
Orang tua Elisa juga tidak kaya, tidak memiliki harta yang melimpah dan tidak memiliki mobil mewah. Apapun yang Elisa minta pun tidak pernah orang tuaku berikan. Tapi Elisa sadar, itu semua bukan karena orang tua tidak menyayangi Elisa,akan tetapi mereka memang tidak memiliki banyak uang untuk memberikan apa yang Elisa minta.
Walaupun hidup penuh dengan kesederhanaan, nyatanya Elisa, ayah, mamah dan adik adik masih bisa menciptakan kebahagiaan di keluarga dengan kebersamaan.Sekarang Elisa sadar ternyata kebahagiaan memang tidak selalu dengan harta atau mobil mewah, akan tetapi dengan kebersamaan pun Elisa masih bisa merasa bahagia. Karena tidak ada yang lebih indah di bandingkan dengan berkumpul bersama keluarga, baik suka maupun duka
__ADS_1
Sebagai contoh yang pertama,makan bersama dengan keluarga meski hanya lauk seadanya, tapi berasa makan di restoran bintang lima. Ya itu semua hanya bisa Elisa rasakan di rumah.
Contoh yang kedua, berkumpul, bercanda dan tertawa bersama ayah,ibu dan adik adik setelah seharian bekerja,membuat rasa lelah dan letih tidak terasa. Ya itu semua karena kebersamaan antara Elisa,adik adik, mamah dan ayah. Jadi Elisa bersyukur karena telah terlahir di dunia dengan kelurga yang sederhana tapi bisa memberikan Elisa kebahagiaan yang sempurna.
Elisa baru mengerti, hidup dalam kesederhanaan ternyata tidak seburuk yang Elisa bayangkan.
Ternyata dari keluarga yang sederhana inilah Elisa mendapatkan kasih sayang yang begitu luar biasa dari orang tua Elisa. walaupun ayah dan mamah tidak bisa bersatu lagi.
Ayah, mamah maafkan Elisa yang dulu pernah membayangkan hal-hal yang mungkin akan menyakiti hati mamah dan ayah.
Kini Elisa sudah menyadari semua, ternyata kalian berdua lah orang tua idaman Elisa dari dulu. Orang tua yang rela melakukan apa saja demi kebahagiaan anak-anaknya. Orang tua yang mengajari kesabaran dan kesederhanaan dalam menjalani kehidupan. Terima kasih ayah ,mamah atas kasih sayang telah kalian berikan.
Karena inti dari kebahagiaan adalah kebersamaan. Bersama dalam suka maupun duka. Jadi Elisa akan selalu bersyukur, meski terlahir di keluarga yang sederhana. ini yang di inginkan Elisa dari dulu.
nyatanya Elisa bahagia bahkan sangat bahagia meski Elisa terlahir di keluarga terpisah.Karena dari sinilah Elisa bisa mengerti arti dari kebahagiaan yang sesungguhnya. Itu semua karena kebersamaan yang tercipta antara Elisa, adik adik, ayah dan mamah.Terima kasih ku ucapkan kepada kalian ayah,mamah dan juga adik adik Elisa sayang kalian semua.
__ADS_1
Elisa bersyukur kepada Allah, karena Elisa melihat mamah sudah sembuh sehat kembali dan Elisa sudah bisa memaafkan ayah. kebahagiaan Elisa bertambah, ini yang Elisa tungu tunggu dari dulu.