
Suningsih nunggu suaminya belum datang juga. Suningsih sama kakak kakanya di pangil sama ibu nya, ibu nya mau berbicara sama mereka. suningsih sama kakak kakak nya datang menghampiri ibunya, ibu mau berbicara sama kalian ber tiga: apakah bener kalian mau tinggal di sini sama Suningsih dan ibu? lalu tak lama kemudian mereka menjawab iya bu. ibu nanya satu persatu kakak nya Suningsih, karna ibu tidak tau satu persatu namanya:
Ibu: Kalian siapa nama nya?
kakak ke 1 Suningsih namanya : ATING Bu.
Ibu: lalu yang ke 2 siapa?
kakak ke 2 Suningsih namanya : ATIM Bu
Ibu : lalu yang terakhir siapa?
kakak ke 3 suningsih namanya : IDA Bu
Sesudah itu ibu membagi tugas untuk mereka ,biar Suningsih ga terlalu cape karena ia lagi hamil muda.
Tidak lama kemudian suaminya Suningsih datang. Suningsih merasa binggung sama suaminya, karna sifat dan tingkah lakunya makin ga karuan. suaminya suningsih hampir tiap hari pulang malam dan selalu mabuk mabukan, Suningsih mau bertanya sama suaminya ,cuman Suningsih takut suaminya nya marah kepada dia.akhirnya Suningsih cuman bisa bersabar dan memperhatikan tingkah laku suaminya.
Lama kelamaan Suningsih tidak tahan dengan tingkah laku suaminya. Suningsih sudah cukup bersabar dengan semuanya ini, karna suaminya suningsih sudah berubah drastis. waktunya makan suaminya tidak pernah pulang, malahan Suningsih setiap hari makan berkumpul sama ibu dan kakak kakak nya tanpa di temani suami. bahkan ibu pernah tanya ke Suningsih: Suningsih kenapa sekarang suami kamu tidak pernah membantu kekebun sama kakak kakak kamu bahkan setip makan pun tidak pernah ada, apakah kalin sedang berantem/ gimana? jawab Suningsih : ga berantem Bu,maafin Sobari, Sobari lagi sibuk kerja di pabriknya .jadi ga bisa bantuin ibu dan kakak kakak di kebun. Suningsih menutupi ke jelekkan sifat suami.
__ADS_1
Malam pun sudah tiba, ATING sudah beres masak untuk menyiapkan makan malam. setiap makan harus kumpul di rumah ibu nya, ibu pun kaget setiap makn selalu tidak ada Sobari. mau makan pagi, mau makan siang dan mau makan malam setiap hari ibu tidak melihat suaminya Suningsih bergabung . ibu nya pun curiga ada apa dengan mereka? laku ibu cari tau masalah suaminya Suningsih.
pagi pun sudah tiba, suaminya Suningsih pergi pagi pagi sekali. di lanjut dengan tugas ATING, tugas ATING mencuci piring, mencuci baju, beres beres rumah dan masak. di sambung dengan tugas ATIM dan IDA, tugas mereka berdua adalah mengurus sawah, kebun, dan perternakn ayam. sedangkan Suningsih hanya di bagi tugas untuk mengambil uang kontrakan perbulan yang 29 kamar. sedangkan ibu menjahit kompeksi/ permak baju.
Setiap bulan ibu selalu membeli makanan dan minuman kepasar. ibu selalu pergi dan pulang ke rumah dengan jalan kaki tanpa pake motor dan mobil.karna ibu sudah kebiasan jalan kaki kalau mau ke mana mana, di tambah tambah kendara susah mencari nya kalau nunggu pun lama. tapi kalau cape ibu sekali kali suka naek becak.
IBu melihat ,suaminya Suningsih lagi kumpul kumpul bersama teman-teman nya. lalu ibu nyamperin suaminya Suningsih , ternyata ehhh ternyata dia sedang judi dengantemannya. ibu pun sepontan marahin suaminya Suningsih , karna suaminya bukan kerja tetapi lagi judi dan lagi mabuk mabukan.
IBu nya langsung bilang ke Suningsih, sun ibu mau berbicara, apakah kamu ada masalah dengan suamimu? Suningsih menjawab tidak ada Bu (walau pun ada ia ga mau bicara tentang Sobari kepada ibunya). Suningsih naya ke pada ibunya:emang kenapa Bu, ko ibu nanya Sobari terus. ibu pun menjawab pertanyaan Suningsih, semua perlakuan suaminya di bilangin ke Suningsih, bahwa suaminya tidak kerja selama ini suami kamu bukan kerja tapi malah asik asikan mainkan judi, minum minum, kumpul kumpul sama teman teman dan main gila sama cewe cewe yang lain.
Suningsih tidak percaya dengan omongan ibu, karna Suaminya bilang mau pergi kerja. kalau masalah minum Suningsih sudah tau tapi kalau main judi, sama main gila sama cwe Suningsih tidak tau. Suningsih semakin penasaran dengan tingkah laku suaminya itu.lalu Suningsih mengikuti suaminya itu, sesampe nya di sanah Suningsih sangat kaget sekali melihat suaminya kaya gitu.ternyata bener yang ibu bilang, Suningsih nangis sepanjang jalan karna sakit hati sama suaminya,kenapa yah Sobari makin tidak karuan sifatnya.
Suningsih tiap harinya nangis dan nangis terus, bahkan ia berfikir kenapa hidupku tidak bahagia kaya orang lain. Suningsih sama suaminya belum baikan, malah mau berpisah setelah anak nya keluar. Suningsih dan suaminya di pangil sama ibunya. suningsih dan suaminya menghampiri ibunya.tanpa basa basi ibu langsung bicara sama Sobari suaminya Suningsih;
Ibu : Sobari kenapa bisa keluar dari pabrik?
Sobari : pabriknya bangkrut Bu
ibu :kalau tidak kerja kenapa setiap pagi pergi?
__ADS_1
Sobari: males di rumah Bu, malas pergi kekebun
Ibu: oh gitu, bagus atuh punya niat gitu mh. pantesan kamu di luar sanah hidup kamu tidak karuan,dari pada kekebun bantuin istri sama kakak kaka kamu mening mabuk,main judi dan main gila sama cewe lain.
Setelah di tanya suaminya, lanjut ke Suningsih:
Ibu : Suningsih sekarang mau nya gimna, karna kamu sudah tau tingkah lakunya suami kamu?
Suningsih : ke inginkan saya sesudah melahirkan ,saya mau berpisah dengan Sobari.
Ibu : ya sudah kalau ke inginkan kamu begitu ibu tidak bisa bicara apa apa lagi di karna kan suami kamu yang salah.
Suningsih dan suaminya masih serumah, mereka nunggu anak nya lahir. sedangkan ia sedang mengandung 7 bulan, Suningsih hanya bisa meneteskan air mata dan air mata. Suningsih berpikir ya Alloh kenapa hidup aku sangat buruk sekali, tidak bahagia seperti orang lain. YA Allah kuatkan lah hati hamba dan berikan lah kebahagian kepada kami. Amin YRA😇
Tidak lama kelamaan suaminya ngomong kepada Suningsih, Sun keputusan tadi pikir pikir lagi yah, kita kan mau punya anak, Sun... Sun... Sun... jawab dong jangan marah. istrinya tidak jawab pertanyaan suaminya sama sekalih, malah mengeluarkan air mata.
besok nya suami Suningsih ngomong lagi kepada Suningsih, tetep tidak di jawab sama sekalih sama Suningsih. dengan singkat cerita Suningsih ke hamilanya sudah mau ke 8 bualan
Kandungan Suningsih semakin besar semakin tidak bisa ngapa ngapain, makin sini kesini suaminya makin baik, sifatnya sudah kembalik baik lagi. tapi Suningsih tetep marah pada suaminya ,karna Suningsih sudah di bohongin sama suaminya secara mentah mentah.
__ADS_1