
Aku bersyukur sekali dengan usaha aku yang sekarang ini, semakin hari semakin bertingkat pendapatannya. dengan usaha ini aku bisa membangun kontrak dan menghidupi Naura dengan jerih payah aku sendiri tidak di bantu sama ayah nya Naura.
Aku seneng sekali, bisa pisah dengan ayah nya Naura. hidup kami tenang tidak di kejar kejar lagi sama dia. semenjak aku pisah sama dia, hati aku sangat tenang dan bahagia.
untung aku pindah ke tempat ini, kalau aku tidak pindah pasti hidup aku bakalan ancur dan berantakan. terasa di buntuti terus dengan rasa takut, mungkin ini jalan aku harus menjalani hidup di sini.
Aku senang pindah ke sini, hidup aku terasa semangat lagi, karena aku bisa kumpul dengan Naura dan orang tua aku. selama hidup di sini kami terasa tenang dan selalu bahagia, tanpa di ganggu siapa pun.
Aku pindah ke sini enak sekali, karena kita punya tetangga dan masyarakat yang sangat peduli kepada semua orang. sampai sampai aku membangun kontrak juga tidak menyuruh tukang bangunan, melainkan membangunya secara gotong royong sama masyarakat setempat.
Jadi aku tidak usah mengeluarkan uang besar untuk membayar semua orang, hanya aku membayar uang kas aja, biar uang kas itu bisa di golangkan lagi untuk orang orang yang kurang mampu. aku hanya menyiapkan makan siang dan makan sore untuk tetangga yang membantu membangun kontrak ini, karena mereka tidak mau kalau di kasih uang, mereka iklas membantu keluarga aku atas kepedulian nya terhadap penduduk di sini.
Bahkan bukan aku aja yang di bantu, semua orang pun yang tinggal di sana selalu di bantu sama masyarakat setempat. siapa aja yang membutuhkan tenaga, semua masyarakat di sini siap untuk membantu secara bergotong royong.
Aku sangat senang tinggal di sini, karena masyarakat nya sangat baik dan ramah ramah. usaha aku pun sangat bagus, setiap hari jualan nya habis terus tidak ada yang sisa sedikit pun.
Bahkan Naura juga tidak rewel kalau di bawa ke warung, dia main dengan mainannya. karena dia
__ADS_1
sudah punya temen di tempat jualan aku, kalau rewel paling pingin makan dan minum susu.
Semenjak orang tua aku sibuk dengan pembangunan kontrak kan, aku yang selalu jaga Naura dan warung / jongko. orang tua aku fokus dengan pembangunan itu, kalau tidak di bagi tugas gitu kita tidak akan hidup seperti ini, kita selalu melengkapi dan selalu mengerti.
Walau kita hidup tidak di dampingi oleh seorang cowok, kita hidup tetep semangat dan berusaha terus hidup. karena kita bisa hidup tanpa cowok juga, karena kita sudah terbiasa hidup seperti ini dan tidak tergantung sama cowok. bahkan tanpa cowok kita bisa hidup bahagia dan kita makin mandiri.
Dari pada punya pasangan kita makin ribet dan banyak sakit hatinya, bahkan sering di bohongin sama cowok. lalu kita selalu berantem dengan hal yang sepele, terus terasa terikat kalau punya pasangan. mau apa apa selalu bingung dan banyak mikir.
Mending hidup seperti ini, tidak terikat sama siapa siapa. yang penting kita sehat ,rizky kita ngalir terus setiap harinya. mau ke mana mana bebas ga ada yang larang, sekarang mah tinggal memikirkan anak aku dan orang tua aku saja.
Sekarang makin besar Naura banyak sekali ke mauan nya dan makin banyak pengeluaran, apa lagi kalau nanti Naura sudah dewasa ke perluannya lebih banyak dari sekarang.
Di warung syukuran aku alhamdulillah banyak pelanggan nya, jadi setiap pagi banyak yang pesan sayuran ke jongko aku. sekarang buka warung sayuran nya tidak sampai sore, malah tutup nya lebih awal dari sebelum nya.
Jadi setelah tutup di warung sayuran, aku langsung pergi melihat bangunan dan mau lihat sudah sampai mana? sudah beres atau belum?.aku ke sana nya sambil bawa Naura, karena dia pingin ketemu sama nenek, dia kangen sama nenek nya.
Ternyata bangunan nya itu belum beres, masih memasang batak. aku lihat tetangga sangat senang sekali, karena mereka masih semangat bekerja nya. mereka benar benar bergotong royong. aku salut sama mereka, karena membantu nya dengan sungguh sungguh tidak ada pamrih sedikit pun.
__ADS_1
Sebelum pulang mereka makan bareng lagi, karena orang tua aku sudah menyiapkan makanan nya buat mereka. jadi pulang ke rumah nya masing-masing nya tidak makan lagi, karena sudah makan di rumah aku.
Ya Alloh semoga kebaikan nya mereka di balas dengan setimpal, karena mereka orang orang yang sangat baik sekali. mau menolong sama tetangga yang dekat mau pun jauh, aku sangat bangga sama mereka.
Hidup di sini selalu mengajarkan kita tentang arti kekeluargaan dan kebersamaan. Interaksi sosial antar warga penduduk masih terjalin dengan baik. Setiap ada warga penduduk atau tetangga yang mempunyai hajatan pasti saling membantu. Hal tersebut juga terjadi ketika terdapat warga penduduk yang ingin membangun atau memperbaiki rumah. Istilah ini sering disebut dengan "kegiatan gotong royong antar penduduk". Di sini sudah terbiasa tradisi turun temurun atau kegiatan gotong royong yang sering terjadi di pedesaan yang biasa dilakukan ketika ada warga sekitar yang membangun atau memperbaiki rumah. gotong royong ini dilakukan oleh bapak-bapak, sedangkan ibu-ibu membantu memasak dan menyiapkan makanan.
Jika terdapat salah satu warga yang ingin mendirikan atau memperbaiki rumah, pemilik rumah akan meminta bantuan kepada para tetangga dengan mendatangi langsung dari rumah ke rumah. Hal tersebut sebagai sopan santun sekaligus sebagai bentuk rasa menghormati tetangga yang dimintai bantuan. Proses pembongkaran dan pendirian rumah yang dilakukan secara gotong royong oleh warga menunjukkan semangat kekeluargaan dan kebersamaan, pekerjaan berat sekalipun jika dilakukan bersama-sama maka akan terasa ringan. Satu hal yang menjadi ciri khas utama gotong royong adalah mereka tidak dibayar sama sekali, yang dilakukan warga hanyalah untuk menjaga kerukunan dan kepedulian sosial kepada tetangganya. Hal ini sudah menjadi tradisi dan warisan secara turun temurun
Pengabdian kepada masyarakat yang saya lakukan di penduduk yaitu dengan membantu ibu-ibu memasak dan menyiapkan makanan untuk warga penduduk yang melakukan gotong royong membikin rumah kontrak.
proses pembongkaran rumah sampai dengan pembangunan kembali rumah warga penduduk berjalan dengan lancar. Untuk mempersiapkan makanan yang disajikan untuk selamatan, ibu-ibu sudah mulai membantu memasak sejak pukul 11.00 pagi sampai selesai.
Jiwa kekeluargaan yang tertanam pada warga penduduk memang sangatlah tinggi. Mereka rela meluangkan waktu dan tenaganya untuk membantu sesama tanpa mengharap upah maupun imbalan.
Dikarenakan banyak warga yang membantu dan saling gotong royong, pembangunan kontrak ini lebih cepat terselesaikan.Ibu-ibu terus memasak dan mempersiapkan makanan untuk makan siang dan makanan sore yang akan dibagikan nanti. Menu makan siang yang disajikan yaitu soto ayam,tempe, tahu,kerupuk, sambal dan lain-lain.aku juga turut membantu membagikan makanan dari rumah ke rumah warga penduduk ini yang ikut bergotong royong.
Sungguh pengalaman yang luar biasa, banyak sekali pengalaman yang dapat diambil dari kegiatan ini. Meskipun tidak dibayar, warga penduduk baik bapak-bapak maupun ibu-ibu tetap ikhlas membantu tetangganya. Suatu hal yang sulit untuk dijumpai di daerah perkotaan. Dengan adanya tradisi gotong royong ini maka beban semua masyarakat menjadi berkurang, dan tentunya pekerjaan lebih cepat terselesaikan.
__ADS_1
Tradisi gotong royong yang telah turun temurun ini tetap harus dilestarikan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga sekitarnya. Karena kita pastinya juga akan membutuhkan bantuan tetangga apabila sedang mempunyai hajatan seperti halnya dengan pembangunan rumah dan lain-lain nya warga penduduk ini siap membantu nya.