SEDIHNYA KEHIDUPANKU

SEDIHNYA KEHIDUPANKU
57.Pembagian Warisan Dari peninggalan Nenek 2


__ADS_3

Ke esokan nya, kakak kakaknya datang ke Suningsih, mau meminta maaf . karena kesalahan mereka sangat besar, kami terlalu tergoda sama warisan ibu, jadi kami punya pikiran pingin menjual warisan peninggalan ibu. ucapan kakaknya Suningsih


Tadinya kami pingin punya kehidupan yang lebih baik dan lebih layak. jadi kami pingin menjual warisan peninggalan ibu, terus kami pindah ke kota. makanya kami nyuruh menjual harta peninggalan ibu itu. ucapan kakaknya Suningsih


Ke serakah aan nya kami bertiga, kami jadi hidup miskin.harta peninggalan ibu habis semua, karena kami hidup terlalu menghambur hambur kan uang. sehingga kami lupa diri sampai sampai harta habis tidak ada sisanya. ucapan kakaknya Suningsih


Kami kira, dengan hidup di kota akan bahagia dan akan sukses. ternyata hidup di kota sangat berat dan semua nya serba mahal. ucapan kakaknya Suningsih


Makanya kami sangat menyesal, kami mau tinggal lagi bersama kamu, itu juga kalau kamu mengijinkan kami tinggal di sini? ucapan kakaknya Suningsih


Suningsih / orang tua Elisa mengeluarkan unek unek nya ke pada kakak kakaknya:


"Sebenar nya aku marah, kesel sama kalian,bukanya aku tidak mau kakak di sini. cuman , aku menyesalkan warisan peninggalan ibu tidak ada hasilnya sama sekali. coba kalau nurut sama aku pasti kalian bakal seperti aku.kalau tidak di jual pasti kalian punya penghasilan tetap, tidak seperti ini".


"Aku sebagai adik bahagia melihat kakaknya datang, cuman aku sakit hati melihat kalian menjual semua peninggalan dari ibu. coba kalau di kelola bersama, tapi kalian tidak punya pikiran seperti aku. aku mau marah tidak bisa, karena kalian adalah kakak aku, aku hanya bisa meneteskan air mata atas kejadian ini."


"Sekarang datang lagi ke sini, mau mengelola sawah warisan dari ibu ,itu sudah hak milik aku. maaf kak, kakak tidak bisa merebut sawah bagian aku. kecuali kalau kakak mau kerja di aku silahkan, aku ijinkan ,tapi kalau mau ngelola sawah aku, aku tidak bisa .sekarang kakak tidak punya hak lagi di sini, aku takut kejadian kaya gini lagi, pas suatu saat nanti aku meninggal, ini semua peninggalan untuk anak aku dan sebagainya akan di bagikan ke panti asuhan, biar ibu tenang di sanah".

__ADS_1


" Seharusnya warisan itu milik aku semua, karena kakak tidak ada hak dalam warisan ini. kakak bukan anak angkat ibu, yang anak angkat ibu itu aku. coba lihat dari kartu keluarga ibu apakah ada kakak tercantum di sanah? terus dari hak waris, apakah ada tulisan nama kakak di sanah? yang ada cuman nama aku aja yang tercantum di sanah ".


"Walaupun aku cuman anak angkat dari ibu, aku sayang sama ibu. tadinya semua peninggalan ibu itu, tidak akan aku jual/ di bagikan. cuman kakak sudah memaksa dan sudah membagikan nya.walau bagian aku cuman sepetak sawah, sedangkan kalian lebih banyak dari aku,tapi aku Terima.aku janji tidak akan menjual nya,akan aku kelola dengan baik ,dan hasil nya akan aku tebus yang kalian di jual sama orang lain. "


"Karena aku sadar, aku bukan siapa-siapa nya ibu. terus kalau hasilnya lebih banyak lagi ,aku akan memberikan ke panti asuhan setiap bulannya, biar ibu di sanah senang".


Suningsih / orang tua Elisa, mengeluarkan kekesalannya pada kakaknya.mereka pun diam setelah Suningsih ngomong gitu kepada mereka.karena mereka menyadari nya, bahwa mereka memang salah.


Ke Tiga kakaknya menyadari, bahwa dia emang salah. mereka terlalu serakah dan mengambil kesimpulan begitu cepat dan akhir nya mereka jadi hidup miskin.


Selain mereka menyadari, mereka tidak jadi tinggal di rumah nya Suningsih. karena dia sudah tersinggung dengan kata kata adiknya itu,karena mereka merasa di salah kan dan di pojokan sama adiknya itu.


Mereka menjalani hidup dengan masing masing, sedangkan Suningsih dan anak nya mengelola sawah nya dengan baik. supaya mendapat kan penghasilan lebih bagus dan lebih banyak lagi.


ATING, ANING, IDA mereka berpisah, mereka mencari kontrakan . mereka mau mencari kehidupannya bersama keluarga nya masing-masing, tidak tergantung sama orang lain ataupun sama adiknya.


Kalau ATING tinggal di kampung giri mande, dia bekerja di kebun pak soleh. ATING setiap pagi pergi ke kebun pak soleh, untuk menanam semua sayuran dan buah buahan. πŸ†πŸŒπŸŠπŸŒΆπŸ…πŸ₯•πŸŒ½πŸ’πŸ₯”πŸ₯‘πŸ‰πŸ‡kalau sudah panen, ATING menjual hasil panen nya, lalu uangnya di kasih ke pak soleh. dia setiap bulan di upah sama pak soleh. walaupun gajinya tidak seberapa yang penting dia bisa menghidupi keluarga nya.

__ADS_1


Kalau ANING tinggal di Bandung, dia bekerja di perumahan sebagai ART.walaupun gajinya sedikit dia mencoba hidup sederhana, yang penting kita bisa hidup dan bisa makan.


Kalau IDA tinggal nya masih di padalarang, tapi aga jauh dari rumah Suningsih. dia bekerja di bangunan, dia di gajih seminggu sekali. kalau tidak bekerja nanti keluarga dia makan apa? jadi walaupun pun gajih nya tidak seberapa dia tetep semangat. untuk menghidupi keluarga nya.


Selama mereka hidup masing masing, mereka tidak pernah berkomunikasi dengan satu sama lainya. meraka mempunyai kesibukan masing masing dan malah tetep menyimpan dendam kepada adiknya itu.


Sedangkan orang tua Elisa tidak membenci kakak kakak nya, bahkan ia memaafkan ke salahkan mereka semua. karena ia sudah mengeluarkan semua rasa kesal nya pada mereka, ia mau mengumpulkan semua kakak kakaknya biar bisa kumpul dan silahturahmi secara biasa.


Orang tua Elisa, pingin mengajak tetangga dan pak ustadz untuk menyelesaikan masalah ini. supaya cepat beres dan bisa kumpul lagi. aku jauh sama kakak kakak ku itu gara gara peninggalan warisan dari ibu.


Mereka makin benci sama aku, karena melihat aku semakin maju mengelola sawah warisan dari ibu itu.apa lagi aku itu sudah membeli kebun dan rumah ibu lagi.mereka makin membenci aku sedangkan kehidupan mereka tidak ada kemajuan sama sekali .


Akibat permasalahan tersebut, hubungan persaudaraan menjadi renggang. Beruntung beberapa pihak dari kerabat dan tetangga dan pak ustadz mencoba memberikan solusi kepada mereka.


Mereka mendengarkan pepatah/ solusi dari pak ustadz:


"memang benar yah kalau harta akan membutakan kita semua, bahkan harta itu akan menjauhkan persaudaraan menjadi permusuhan. maka berhati hati lah pada harta yang bukan milik hak kita, kita jangan di buta kan sama harta, karena harta akan menjadikan persaudaraan jadi musuh".ucapan pak ustadz

__ADS_1


Alhamdulillah hingga akhirnya mereka akrab dan rukun kembali


__ADS_2